Mantan santri alzaytun bicara NII

ASSALAMUALAIKUM WR WB Ane mau share pengalaman ane 3 tahun di Al-zaytun… Ane mantan santri Al-zaytun gan…. ane kaget denger brita di media massa yg mengatas namakan Alzaytun sebagai NII gan, ane bener bener g percaya. Sekolah yg slama ini ane banggain ternyata mengecawakan ane…. Sekarang ane akuin berita2 yg beredat di media massa tuh bener. ane aja baru nyadar sekarang. Al-zaytun emang NII. selalu ngambil uang2 santri. bayangin aja gan -pendaftaran baya (ane lupa berapa gan) -menjadi santri 3500 dollar (klo g salah dulu 35jt) -klo liburan bayar administrasi (klo g bayar g boleh liburan gan). -klo ada masalah dikit2 sodaqoh. (bayar lagi ) -klo hari raya kurban di suruh bayar kurban (nominal di tetapkan gan, bayangin aja klo ada santri yg g mampu) -belum lagi para pejabat2 yg nyumbang mpe puluhan juta. ud brp banyak dia mendapatkan uang. Emang bener klo Alzaytun pengen buat negara sendiri -Al-zaytun punya lagu Mars Al-zaytun (ibarat Indonesia Raya) -Al-zaytun punya bendera sendiri. -Alzaytun banyak menguasai teknologi. -banyak orang2 pinter di dalamnya. -AS panji Gumilang pernah bilang gini di depan semua santri : KLO NEGARA KITA GOYANG / HANCUR , KENAPA KITA TIDAK MEMBANGUN NEGARA YANG LEBIH BAIK? nih gan cerita ane selama di sana….. ane punya banyak crita selama di sana gan…. – dulu ane pernah nyolong mangga, trus ketauan gan…ane ama temen2 di bawa ke kantor asrama. yg piket di kantor bilang ke ane petugas :”kamu tau brp hrg mangga di luar??.. ane : “ga tau pak”… petugas :”harga mangga tuh 25rb (satu mangga gan)”…ya ud kamu sodaqoh aja,, ane : “brp pak??”.. petugas : ya kamu itung aja 25rbX10 ane : 250rb pak??? petugas : ya iya lah…. ane : klo segitu saya g ada uang pak.. petugas : y kamu pinjem kek ma temen kamu.. ane langsung pinjem k temen ane gan…. trus crita ane satu lagi nih gan…. waktu itu ane kagak sholat subuh gan…ane tidur aja tuh di kamar… eeeeeee g tau nya ane ketangkep ma petugas piket…. lagi2 ane di bawa ke kantor asrama…. ane di sidang tuh….. petugas : kenapa kamu g sholat??? ane : ngantuk pak…. petugas : ya kamu sodaqoh aja buat nembus dosa kamu…. ane : brp pak??? petugas : 15 rb…. ya udah ,ane langsung bayar gan…. yg paling kasian mah temen ane gan…. dia di zaytun kakak adik…. klo yg laen pada pulang liburan di pasti g pulang gan…karena g bisa bayar administrasi, sodaqoh kurban, dan utang2 yg lain…. g tau gmn nasib nya sekarang…. yg jelas klo g bisa bayar g bakal bisa kluar dri zaytun….. sekian gan cerita dr ane selama di sana,,sebenernya banyak crita ane di sana, berhubung ud 2 taun ebih ane diluar jd ane ud pada lupa gan…..

Juli 23, 2012 at 3:58 am 2 komentar

KEJAYAAN NII ZAYTUN PANJI GUMILANG

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Juni 29, 2012 at 8:08 am 1 komentar

BILA ZAYTUN DIGRATISKAN ?

 

Sumber : Baron Xmild

Baron Xmild > apa sih mas bedanya ajaran nii zaytun itu sama yg lain…mohon jlaskan saya krang ngerti…

> Ajaran NII Zaytun mengajak ber-Islam dengan menggunakan kata-kata kasar Ajaran Nabi Muhammad SAW, mengajak ber-Islam dengan kata-kata yang santun

Baron Xmild owh.. ketuanya panji gumilang ya..?

> kok tau ! pasti nyontek yaa waktu ujian ūüôā

Baron Xmild hahaha..tau lah dari dulu..si panji gumilang yg katanya tukang memeras muridnya itu kan…kata tmen ku yg pernah blajar di sana..xixix

> temenmu itu belajar di sana sampai tamat ?

Baron Xmild oh tdk pak..dia keluar karna merasa sering di peras…katanya sih..aku kurang tau sih

>Baron punya adik, nggak ? kalau adik baron ditawari sekolah di sana gratis, mau gak ūüôā

Baron Xmild adik banyak ada 4 yg masih sekolah pak..walaupun gratis saya tdk mau..karna katanya di sana ajarannya sedikit melenceng/ogah ah….

> jarang loo, ada sekolah gratis … megah dan mewah lagi ūüôā

Baron Xmild enggak ah…..makasih..hehe 5 menit yang lalu ¬∑

Sumber : Baron Xmild

Juni 26, 2012 at 4:33 am Tinggalkan komentar

BILA ZAYTUN DIGRATISKAN ?

Sumber : Baron Xmild Baron Xmild > apa sih mas bedanya ajaran nii zaytun itu sama yg lain…mohon jlaskan saya krang ngerti… > Ajaran NII Zaytun mengajak ber-Islam dengan menggunakan kata-kata kasar Ajaran Nabi Muhammad SAW, mengajak ber-Islam dengan kata-kata yang santun Baron Xmild owh.. ketuanya panji gumilang ya..? > kok tau ! pasti nyontek yaa waktu ujian ūüôā Baron Xmild hahaha..tau lah dari dulu..si panji gumilang yg katanya tukang memeras muridnya itu kan…kata tmen ku yg pernah blajar di sana..xixix > temenmu itu belajar di sana sampai tamat ? Baron Xmild oh tdk pak..dia keluar karna merasa sering di peras…katanya sih..aku kurang tau sih >Baron punya adik, nggak ? kalau adik baron ditawari sekolah di sana gratis, mau gak ūüôā Baron Xmild adik banyak ada 4 yg masih sekolah pak..walaupun gratis saya tdk mau..karna katanya di sana ajarannya sedikit melenceng/ogah ah…. > jarang loo, ada sekolah gratis … megah dan mewah lagi ūüôā Baron Xmild enggak ah…..makasih..hehe 5 menit yang lalu ¬∑ Sumber : Baron Xmild

Juni 26, 2012 at 4:14 am Tinggalkan komentar

MENGAPA WALI SANTRI MUNDUR DARI ZAYTUN ?

Panji Gumilang, Diakah Presiden NII! Sungguh luar biasa kokohnya sosok Panji Gumilang yang diduga kuat sebagai pemimpin NII KW9 yang masih sangat aktif dan agresif. Panji Gumilang adalah pimpinan tertinggi Ponpes Al Zaytun yang kini menjadi institusi pendidikan yang sangat misterius, kontroversial dan fenomenal. Ponpes Al Zaytun adalah institusi pendidikan Islam yang sangat megah dan mewah bangunan fisiknya yang pendiriannya diresmikan oleh Presiden RI ke 3 Bapak BJ. Habibie. Karena kemewahan dan kemegahannya, banyak orang terkagum-kagum sehingga para pejabat negara yang berbondong-bondong bersilaturahim (sowan) kepada pimpinan tertinggi Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang. Setelah ‚Äúgeger‚ÄĚ dengan keberadaan NII maka nama Panji Gumilang dan Al Zaytun kembali mencuat ke permukaan dan menjadi buah bibir masyarakat. Banyaknya kasus orang hilang, penipuan dan pencucian otak yang sering terjadi akhir-akhir ini dikaitkan dengan gerakan NII dalam rangka memperkuat eksistensinya, khususnya dalam merekrut kader dan memaksimalkan kekuatan logistiknya (modal gerakannnya). Berdasarkan berbagi testimoni yang diungkapkan para mantan aktivis (pejabat) NII yang sudah sangat gamblang dibeber media massa menunjukkan bahwa Panji Gumilang dan Al Zaytun adalah tokoh dan institusi yang sangat dekat terkait dengan aktivitas NII KW9 yang paling aktif dan progresif dengan wilayah operasional kekuasaannya di Jawa. Testimoni yang dimunculkan di publik ini telah menjadi misteri dan meresahkan publik karena sangat berkorelasi dengan berbagai kasus yang akhir-akhir ini terjadi seperti banyaknya orang hilang, pencucian otak dan berbagai bentuk penipuan. Namun sungguh aneh dan mencurigakan ketika berbagai testimoni yang diungkapkan oleh mantan anak buah Panji Gumilang serta berbagai kejadian yang saat ini sangat meresahkan masyarakat justru ditangapi dingin oleh pemerintah. Pemerintah, lewat Menkopolhukam justru menyatakan bahwa gerakan NII tersebut belum pada taraf membahayakan sehingga tidak perlu dilakukan tindakn khusus. Statemen seperti itu patut dikritisi dan dipertanyakan motivasinya karena keberadaan NII secara substansial adalah bertentangn dengan konsep NKRI yang berfalsafah Pancasila danb Bhineka Tunggal Ika. Karena itu sangat perlu dikritisi mengapa pemerintahan SBY begitu terkesan sangat lunak, membiarkan dan bersikap ramah terhadap gerakan bawah tanah untuk menyempal dari keutuhan NKRI. Mengapa pemerintah juga masih diam ketika muncul protes dari umat Islam yang menggugat NII yang hanya menjadikan Islam sebagai alat eksploitasi politik dan ekonomi semata sehingga merendahkan martabat dan kesucian agama Islam. Mengapa pemerintah begitu terkesan sangat lamban dan tidak bertindak terhadap gejolak publik yang mendesak untuk segera turun dan membereskan keberadaan NII yang sudah sangat jelas pimpinan dan markas besarnya. Semua itu terjadi karena secara faktual banyak pejabat tinggi negara yang berkunjung atau sowan kepada Panji Gumilang sebagai Pimpinan tertinggi Al Zaytun. Sowannya para pejabat negara dan elit politik itu tentu dengan diikuti pemberian ‚Äúsumbangan‚ÄĚ yang jumlahnya pasti sangat besar. Tersiar kabar pula bahwa banyak pejabat negara dan politisi yang menjadikan Pani Gumilang sebagai guru spiritual dan politik sehingga ada saja para politisi yang datang untuk meminta restu menjelang digelarnya pesta pertarungan politik di pusat maupun daerah. Jika pemerintah memiliki komitmen menuntaskan kasus ini, beranikah melansir pejabat-pejabat penting negara di pusat dan daerah yang sering sowan ke Al Zaytun serta sekaligus menelusuri aliran dana yang masuk ke yayasan ini sehingga bisa menjadi sangat mewah dan megah. Semua ini dilakukan karena ada dugaan bahwa penghimpunan dana untuk kepentingan NII dilakukan dengan cara-cara ilegal (menghalakan berbagai cara). Karena hubungan dan faktor itu maka keberadaan Al Zaytun dan Panji Gumilang menjadi sosok yang sangat berpengaruh dan kharismatik sehingga pemerintah terlihat enggan untuk menjamahnya. Jika Keberadaan Al Zaytun dan Paniji Gumilang ini dibongkar secara tuntas dan transparan pastilah banyak rahasia besar dan sangat penting yang terbongkar, terutama rahasai-rahasia yang dimiliki para pejabat negara dan elit politik. Dalam kondisi seperti itu mestinya Presiden SBY berani tegas menginstruksikan untuk membongkar kaitan NII dengan Al zaytun serta Panji Gumilang sebagai tokohnya. Hal ini untuk membuktikan adanya dugaan bahwa NII bermarkasi di Al Zaytun dan banyak pejabat negara yang ikut memberi sumbangan bagi eksistensinya. Langkah ini ditempuh demi menerangkan masalah yang sesungguhnya, jika memang tidak terkaitdengan NII maka nama tokoh dan institusi tersebut harus dikembalikan secara adil dan bermartabat, tetapi jika terbukti maka tindakan tegas harus diberlakukan. Untuk menghadapi kasus ini maka SBY harus turun tangan sendiri jika tidak ingin dituding ‚Äúewuh pakewuh‚ÄĚ terhadap tokoh kharismatik Al Zaytun Panji Gumilang. Ditengah keengganan pemerintah untuk menyentuh Al Zaytun dan Pani Gumilang, kini justru kencang terhembus kabar bahwa Panji Gumilang adalah pimpinan tertinggi dan menjadi Presiden NII. Jika hal ini benar, maka kita tanpa sadar telah bertetangga dengan NII yang menjadikan Al Zaytun sebagai Istananya, Indramayu sebagai Ibukotanya dan Panji Gumilang Presidennya. Demikian juga para pejabat yang datang ke sana sama juga dalam rangka melakukan misi diplomatik dengan menghormati dan mengakui keberadaan NII. Itulah kesesatan sangat nyata yang kini terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan membiarkan dan mendiamkan keberadaan gerakan yang memiliki misi disintegrasi dan berusaha menyempal dari NKRI yang telah dibangun dengan nyawa dan darah para pahlawan bangsa.Karena dikawatirkan akan membawa dampak sangat besar jika keberadaan NII, Al Zaytun dan Panji Gumilang jika dibongkar maka Presiden SBY wajib turun tangan untuk melawan virus yang sangat berbahaya berupa gerakan yang bermisi disintegrasi bangsa. Presiden SBY hendaknya sadar bahwa kini telah berdiri negara dalam negara yang memiliki pemimpin, istana dan ibukota tersendiri. SBY harus bisa membongkar gerakan ini sampai tuntas jika tidak ingin di masa depan muncul Presiden kembar yaitu Presiden RI dan Presiden NII yang memiliki wilayah dan kekuasaan yang sama. Jika ini sampai terjadi maka nasib dan masa depan bangsa Indonesia menjadi sangat dipertaruhkan dan menjadi bentuk pengkhinatan nyata terhadap konstitusi negara. Persolan yang mendasar wajib dibongkar adalah benarkah NII masih eksis dan melakukan gerakan bawah tanah, terus melakukan pengkaderan dan menggalang dana, bermarkas di Al Zaytun dan menjadikan Panji Gumilang Presidennya. Jika Ya, maka tidak ada kata kompromi harus segara ditindak dengan tegas dan keras demi perdamaian bermasyarakat dan keselamatan NKRI. Reff : http://politik.kompasiana.com/2011/05/02/panji-gumilang-diakah-presiden-nii/

Juni 1, 2012 at 9:31 am Tinggalkan komentar

MENGAPA WALI SANTRI MUNDUR DARI ZAYTUN ?

Panji Gumilang, Diakah Presiden NII!

Sungguh luar biasa kokohnya sosok Panji Gumilang yang diduga kuat sebagai pemimpin NII KW9 yang masih sangat aktif dan agresif. Panji Gumilang adalah pimpinan tertinggi Ponpes Al Zaytun yang kini menjadi institusi pendidikan yang sangat misterius, kontroversial dan fenomenal.

Ponpes Al Zaytun adalah institusi pendidikan Islam yang sangat megah dan mewah  bangunan fisiknya yang pendiriannya  diresmikan oleh Presiden RI ke 3  Bapak BJ. Habibie.  Karena kemewahan dan kemegahannya, banyak orang terkagum-kagum  sehingga para  pejabat negara yang berbondong-bondong  bersilaturahim (sowan) kepada pimpinan tertinggi Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang.

Setelah ‚Äúgeger‚ÄĚ dengan keberadaan NII maka¬†¬† nama Panji Gumilang dan Al Zaytun kembali¬† mencuat¬† ke permukaan dan menjadi buah bibir masyarakat. Banyaknya kasus orang hilang, penipuan dan pencucian otak yang sering terjadi akhir-akhir ini dikaitkan dengan gerakan NII dalam rangka memperkuat eksistensinya, khususnya dalam merekrut kader dan memaksimalkan kekuatan logistiknya (modal gerakannnya).

Berdasarkan berbagi testimoni yang diungkapkan para mantan aktivis (pejabat) NII yang sudah sangat gamblang  dibeber media massa  menunjukkan bahwa Panji Gumilang dan Al Zaytun adalah tokoh dan institusi yang sangat dekat terkait dengan aktivitas NII KW9 yang paling aktif dan progresif  dengan wilayah  operasional kekuasaannya di Jawa. Testimoni yang dimunculkan di publik ini telah menjadi misteri dan meresahkan publik karena sangat berkorelasi dengan berbagai kasus yang akhir-akhir ini terjadi seperti banyaknya orang hilang, pencucian otak dan berbagai bentuk penipuan.

Namun sungguh aneh dan  mencurigakan ketika berbagai testimoni yang diungkapkan oleh mantan anak buah Panji Gumilang  serta berbagai kejadian yang saat ini sangat meresahkan masyarakat justru ditangapi dingin oleh pemerintah. Pemerintah, lewat Menkopolhukam justru menyatakan bahwa gerakan NII tersebut belum pada taraf membahayakan sehingga tidak perlu dilakukan tindakn khusus.

Statemen seperti itu patut dikritisi dan dipertanyakan   motivasinya karena keberadaan NII secara substansial adalah bertentangn dengan konsep NKRI yang berfalsafah Pancasila danb Bhineka Tunggal Ika. Karena itu sangat perlu dikritisi  mengapa pemerintahan SBY  begitu terkesan sangat lunak, membiarkan dan bersikap ramah terhadap gerakan bawah tanah untuk menyempal dari keutuhan NKRI.

Mengapa pemerintah juga masih diam ketika muncul protes dari umat Islam yang menggugat NII yang hanya  menjadikan Islam sebagai alat eksploitasi politik dan ekonomi semata sehingga merendahkan martabat dan kesucian agama Islam. Mengapa  pemerintah begitu terkesan sangat lamban dan tidak bertindak terhadap gejolak publik yang mendesak untuk segera turun dan membereskan keberadaan NII yang sudah sangat jelas pimpinan dan markas besarnya.

Semua itu terjadi karena secara faktual banyak pejabat tinggi negara¬† yang berkunjung atau sowan kepada¬† Panji Gumilang sebagai Pimpinan¬† tertinggi Al Zaytun.¬† Sowannya para pejabat negara dan elit politik¬† itu tentu dengan diikuti¬† pemberian ‚Äúsumbangan‚ÄĚ yang jumlahnya pasti sangat besar. Tersiar kabar pula bahwa banyak pejabat negara dan politisi yang menjadikan Pani Gumilang sebagai guru spiritual dan politik¬† sehingga ada saja para politisi yang datang untuk meminta restu menjelang digelarnya pesta pertarungan politik di pusat maupun daerah.

Jika pemerintah memiliki  komitmen menuntaskan kasus ini, beranikah melansir pejabat-pejabat penting negara di pusat dan daerah yang sering sowan ke Al Zaytun serta sekaligus  menelusuri aliran dana       yang masuk ke yayasan ini sehingga bisa menjadi sangat mewah dan megah. Semua ini dilakukan karena ada dugaan bahwa penghimpunan dana untuk kepentingan NII dilakukan dengan cara-cara ilegal (menghalakan berbagai cara).

Karena hubungan dan faktor itu maka keberadaan Al Zaytun dan Panji Gumilang menjadi sosok yang sangat berpengaruh dan kharismatik sehingga pemerintah terlihat enggan untuk  menjamahnya. Jika Keberadaan Al Zaytun dan Paniji Gumilang ini  dibongkar secara tuntas dan transparan pastilah banyak rahasia besar dan sangat penting yang terbongkar, terutama rahasai-rahasia yang dimiliki para pejabat negara dan elit politik.

Dalam kondisi seperti itu mestinya Presiden SBY  berani tegas menginstruksikan untuk membongkar kaitan NII  dengan Al zaytun serta Panji Gumilang  sebagai tokohnya. Hal ini untuk membuktikan adanya dugaan bahwa  NII bermarkasi di Al Zaytun dan banyak pejabat negara yang ikut memberi sumbangan  bagi eksistensinya.

Langkah ini ditempuh demi menerangkan masalah yang sesungguhnya,¬† jika memang tidak terkaitdengan NII¬† maka nama tokoh dan institusi tersebut harus dikembalikan secara adil dan bermartabat, tetapi jika terbukti maka tindakan tegas harus diberlakukan. Untuk menghadapi¬† kasus¬† ini maka SBY harus turun tangan sendiri jika tidak ingin dituding ‚Äúewuh pakewuh‚ÄĚ terhadap tokoh kharismatik Al Zaytun Panji Gumilang.

Ditengah keengganan pemerintah untuk menyentuh Al Zaytun dan Pani Gumilang, kini justru kencang terhembus kabar bahwa Panji Gumilang adalah pimpinan tertinggi dan menjadi Presiden NII. Jika hal ini benar, maka kita tanpa sadar telah bertetangga dengan NII yang menjadikan Al Zaytun sebagai Istananya, Indramayu sebagai Ibukotanya  dan Panji Gumilang Presidennya.  Demikian juga para pejabat yang datang ke sana sama juga dalam rangka melakukan misi diplomatik   dengan menghormati dan mengakui keberadaan NII.

Itulah kesesatan   sangat nyata yang kini terjadi  dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan membiarkan dan mendiamkan keberadaan gerakan yang memiliki misi disintegrasi dan  berusaha menyempal dari NKRI yang telah dibangun dengan nyawa dan darah para pahlawan bangsa.Karena dikawatirkan akan membawa dampak sangat besar jika keberadaan NII, Al Zaytun dan Panji Gumilang jika dibongkar  maka Presiden SBY  wajib  turun tangan untuk melawan virus yang sangat berbahaya berupa  gerakan yang bermisi disintegrasi bangsa.

Presiden SBY hendaknya  sadar bahwa kini telah berdiri negara dalam negara yang memiliki pemimpin, istana dan ibukota tersendiri. SBY harus bisa membongkar gerakan ini sampai tuntas jika  tidak ingin di masa depan muncul Presiden kembar yaitu Presiden RI dan Presiden NII yang memiliki wilayah dan kekuasaan yang sama. Jika ini sampai terjadi maka nasib dan masa depan bangsa Indonesia menjadi sangat dipertaruhkan dan menjadi bentuk pengkhinatan nyata terhadap konstitusi negara.

Persolan yang mendasar wajib dibongkar adalah benarkah NII masih eksis dan melakukan gerakan bawah tanah, terus melakukan pengkaderan dan menggalang dana, bermarkas di Al Zaytun dan menjadikan Panji Gumilang Presidennya. Jika Ya, maka tidak ada kata kompromi harus segara ditindak dengan tegas dan keras   demi perdamaian bermasyarakat dan keselamatan NKRI.

Reff : http://politik.kompasiana.com/2011/05/02/panji-gumilang-diakah-presiden-nii/

Juni 1, 2012 at 9:24 am 7 komentar

biasa campur laki & perempuan

sumber : http://munieef.wordpress.com/

Januari 4, 2010 at 11:21 pm 29 komentar

Pos-pos Lebih Lama Pos-pos Lebih Baru


Blog Stats

  • 550,417 hits
Mei 2017
S S R K J S M
« Mei    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Flickr Photos

USAID Indonesia helps improve water supply, sanitation and hygiene at Pondok Pesantren Ngalah, East Java. The project emphasizes collaboration with local stakeholders to achieve the largest impact.

Students at Pondok Pesantren Ngalah enjoy better water supply and sanitation. USAID helps increase access to clean water and sanitation for targeted communities and Islamic boarding schools in Pasuruan District and City.

PESANTREN

Social IS Me 2016

Social IS Me 2016

Social IS Me 2016

Social IS Me 2016

Studi Banding USIM ke Pesantren Darul Falah

Bersilaturahmi ke Pesantren Darul Hijrah di kantornya Jl. Cindai Alus Martapura Kalsel pada Jumat (22/7). Pengasuh Pesantren Darul Hijrah KH. Zarkasyih menerima langsung saya dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua Umum PPP  dan Rombongan DPP PPP dalam suasan

Bersilaturahmi ke Pesantren Darul Hijrah di kantornya Jl. Cindai Alus Martapura Kalsel pada Jumat (22/7). Pengasuh Pesantren Darul Hijrah KH. Zarkasyih menerima langsung saya dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua Umum PPP  dan Rombongan DPP PPP dalam suasan

Lebih Banyak Foto