MENGAPA WALI SANTRI MUNDUR DARI ZAYTUN ?

Juni 1, 2012 at 9:24 am 7 komentar

Panji Gumilang, Diakah Presiden NII!

Sungguh luar biasa kokohnya sosok Panji Gumilang yang diduga kuat sebagai pemimpin NII KW9 yang masih sangat aktif dan agresif. Panji Gumilang adalah pimpinan tertinggi Ponpes Al Zaytun yang kini menjadi institusi pendidikan yang sangat misterius, kontroversial dan fenomenal.

Ponpes Al Zaytun adalah institusi pendidikan Islam yang sangat megah dan mewah  bangunan fisiknya yang pendiriannya  diresmikan oleh Presiden RI ke 3  Bapak BJ. Habibie.  Karena kemewahan dan kemegahannya, banyak orang terkagum-kagum  sehingga para  pejabat negara yang berbondong-bondong  bersilaturahim (sowan) kepada pimpinan tertinggi Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang.

Setelah “geger” dengan keberadaan NII maka   nama Panji Gumilang dan Al Zaytun kembali  mencuat  ke permukaan dan menjadi buah bibir masyarakat. Banyaknya kasus orang hilang, penipuan dan pencucian otak yang sering terjadi akhir-akhir ini dikaitkan dengan gerakan NII dalam rangka memperkuat eksistensinya, khususnya dalam merekrut kader dan memaksimalkan kekuatan logistiknya (modal gerakannnya).

Berdasarkan berbagi testimoni yang diungkapkan para mantan aktivis (pejabat) NII yang sudah sangat gamblang  dibeber media massa  menunjukkan bahwa Panji Gumilang dan Al Zaytun adalah tokoh dan institusi yang sangat dekat terkait dengan aktivitas NII KW9 yang paling aktif dan progresif  dengan wilayah  operasional kekuasaannya di Jawa. Testimoni yang dimunculkan di publik ini telah menjadi misteri dan meresahkan publik karena sangat berkorelasi dengan berbagai kasus yang akhir-akhir ini terjadi seperti banyaknya orang hilang, pencucian otak dan berbagai bentuk penipuan.

Namun sungguh aneh dan  mencurigakan ketika berbagai testimoni yang diungkapkan oleh mantan anak buah Panji Gumilang  serta berbagai kejadian yang saat ini sangat meresahkan masyarakat justru ditangapi dingin oleh pemerintah. Pemerintah, lewat Menkopolhukam justru menyatakan bahwa gerakan NII tersebut belum pada taraf membahayakan sehingga tidak perlu dilakukan tindakn khusus.

Statemen seperti itu patut dikritisi dan dipertanyakan   motivasinya karena keberadaan NII secara substansial adalah bertentangn dengan konsep NKRI yang berfalsafah Pancasila danb Bhineka Tunggal Ika. Karena itu sangat perlu dikritisi  mengapa pemerintahan SBY  begitu terkesan sangat lunak, membiarkan dan bersikap ramah terhadap gerakan bawah tanah untuk menyempal dari keutuhan NKRI.

Mengapa pemerintah juga masih diam ketika muncul protes dari umat Islam yang menggugat NII yang hanya  menjadikan Islam sebagai alat eksploitasi politik dan ekonomi semata sehingga merendahkan martabat dan kesucian agama Islam. Mengapa  pemerintah begitu terkesan sangat lamban dan tidak bertindak terhadap gejolak publik yang mendesak untuk segera turun dan membereskan keberadaan NII yang sudah sangat jelas pimpinan dan markas besarnya.

Semua itu terjadi karena secara faktual banyak pejabat tinggi negara  yang berkunjung atau sowan kepada  Panji Gumilang sebagai Pimpinan  tertinggi Al Zaytun.  Sowannya para pejabat negara dan elit politik  itu tentu dengan diikuti  pemberian “sumbangan” yang jumlahnya pasti sangat besar. Tersiar kabar pula bahwa banyak pejabat negara dan politisi yang menjadikan Pani Gumilang sebagai guru spiritual dan politik  sehingga ada saja para politisi yang datang untuk meminta restu menjelang digelarnya pesta pertarungan politik di pusat maupun daerah.

Jika pemerintah memiliki  komitmen menuntaskan kasus ini, beranikah melansir pejabat-pejabat penting negara di pusat dan daerah yang sering sowan ke Al Zaytun serta sekaligus  menelusuri aliran dana       yang masuk ke yayasan ini sehingga bisa menjadi sangat mewah dan megah. Semua ini dilakukan karena ada dugaan bahwa penghimpunan dana untuk kepentingan NII dilakukan dengan cara-cara ilegal (menghalakan berbagai cara).

Karena hubungan dan faktor itu maka keberadaan Al Zaytun dan Panji Gumilang menjadi sosok yang sangat berpengaruh dan kharismatik sehingga pemerintah terlihat enggan untuk  menjamahnya. Jika Keberadaan Al Zaytun dan Paniji Gumilang ini  dibongkar secara tuntas dan transparan pastilah banyak rahasia besar dan sangat penting yang terbongkar, terutama rahasai-rahasia yang dimiliki para pejabat negara dan elit politik.

Dalam kondisi seperti itu mestinya Presiden SBY  berani tegas menginstruksikan untuk membongkar kaitan NII  dengan Al zaytun serta Panji Gumilang  sebagai tokohnya. Hal ini untuk membuktikan adanya dugaan bahwa  NII bermarkasi di Al Zaytun dan banyak pejabat negara yang ikut memberi sumbangan  bagi eksistensinya.

Langkah ini ditempuh demi menerangkan masalah yang sesungguhnya,  jika memang tidak terkaitdengan NII  maka nama tokoh dan institusi tersebut harus dikembalikan secara adil dan bermartabat, tetapi jika terbukti maka tindakan tegas harus diberlakukan. Untuk menghadapi  kasus  ini maka SBY harus turun tangan sendiri jika tidak ingin dituding “ewuh pakewuh” terhadap tokoh kharismatik Al Zaytun Panji Gumilang.

Ditengah keengganan pemerintah untuk menyentuh Al Zaytun dan Pani Gumilang, kini justru kencang terhembus kabar bahwa Panji Gumilang adalah pimpinan tertinggi dan menjadi Presiden NII. Jika hal ini benar, maka kita tanpa sadar telah bertetangga dengan NII yang menjadikan Al Zaytun sebagai Istananya, Indramayu sebagai Ibukotanya  dan Panji Gumilang Presidennya.  Demikian juga para pejabat yang datang ke sana sama juga dalam rangka melakukan misi diplomatik   dengan menghormati dan mengakui keberadaan NII.

Itulah kesesatan   sangat nyata yang kini terjadi  dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan membiarkan dan mendiamkan keberadaan gerakan yang memiliki misi disintegrasi dan  berusaha menyempal dari NKRI yang telah dibangun dengan nyawa dan darah para pahlawan bangsa.Karena dikawatirkan akan membawa dampak sangat besar jika keberadaan NII, Al Zaytun dan Panji Gumilang jika dibongkar  maka Presiden SBY  wajib  turun tangan untuk melawan virus yang sangat berbahaya berupa  gerakan yang bermisi disintegrasi bangsa.

Presiden SBY hendaknya  sadar bahwa kini telah berdiri negara dalam negara yang memiliki pemimpin, istana dan ibukota tersendiri. SBY harus bisa membongkar gerakan ini sampai tuntas jika  tidak ingin di masa depan muncul Presiden kembar yaitu Presiden RI dan Presiden NII yang memiliki wilayah dan kekuasaan yang sama. Jika ini sampai terjadi maka nasib dan masa depan bangsa Indonesia menjadi sangat dipertaruhkan dan menjadi bentuk pengkhinatan nyata terhadap konstitusi negara.

Persolan yang mendasar wajib dibongkar adalah benarkah NII masih eksis dan melakukan gerakan bawah tanah, terus melakukan pengkaderan dan menggalang dana, bermarkas di Al Zaytun dan menjadikan Panji Gumilang Presidennya. Jika Ya, maka tidak ada kata kompromi harus segara ditindak dengan tegas dan keras   demi perdamaian bermasyarakat dan keselamatan NKRI.

Reff : http://politik.kompasiana.com/2011/05/02/panji-gumilang-diakah-presiden-nii/

Iklan

Entry filed under: Uncategorized.

biasa campur laki & perempuan MENGAPA WALI SANTRI MUNDUR DARI ZAYTUN ?

7 Komentar Add your own

  • 1. Wisnu Irma  |  Juni 2, 2012 pukul 12:13 am

    saya bangga jadi NII

  • 2. Santriwati  |  Juni 4, 2012 pukul 2:33 am

    Cerita dong Kakak, pengalamannya jadi NII

  • 3. Anonim  |  Juni 4, 2012 pukul 9:41 am

    hidup NII…….,

  • 4. Anonim  |  Juli 19, 2012 pukul 12:49 am

    boleh bangga jadi nii asal akhlaknya sesuai Quran dan sunah Rosul.tapi bila tidak ,kalian adalah korban dajjal

  • 5. Zaki Aja  |  Agustus 7, 2012 pukul 9:13 am

    hahahahahahahahhahaha
    berita konyol…
    buang2 duit aja…
    kalo emang gak ada, apa yg mau dibongkar??
    KEBODOHAN YANG DITULIS DAN DI UPLOAD

    hahahahaha

  • 6. Pratama Sukem  |  April 5, 2013 pukul 3:35 am

    Allahu a’lam bisshowaabb..
    tpi sesungguhnya Allah akan menunjukkan kebenaran..
    seandainya Zaytun memang bg2..maka maaff semua yang berada didalmnya segeralah bertobat

  • 7. The ariz  |  Mei 1, 2013 pukul 2:44 am

    Saya wrga jahiliyah pingin suatu perubahan hukum yg sudah tidak adil ini,klo emng NII solusinya cepatlah muncul dan berkibar agar kesejahteraan dan keselamatan berkibar dinegri ini aminnnnn….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 557,478 hits
Juni 2012
S S R K J S M
« Jan   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Flickr Photos


%d blogger menyukai ini: