PENGAKUAN SANTRI AL ZAYTUN

April 17, 2009 at 3:29 am 51 komentar

Memang benar banyak kejanggalan-kejanggalan di Al Zaytun, tapi Alhamudulillah saya sudah bisa keluar dari tempat itu, walau dengan segala perjuangan pikiran, tenaga, dan uang yang tidak sedikit. Sekarang saya sekolah di Timur Tengah dan bisa dihubungi di nomer HP +96 655 3135 745 (sms/telp). Ttd Atikah.

Iklan

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

NASEHAT MANTAN NII KW 9 JERITAN ALUMNI AL ZAYTUN

51 Komentar Add your own

  • 1. Grunk  |  Mei 2, 2009 pukul 4:51 am

    Kejanggalan apanya? Bikin rusuh aja nih pengakuan! Ane alumni tapi ane nggak ngerasain kejanggalan” tuh.

  • 2. Farrah Rahmi Yokohana  |  Mei 2, 2009 pukul 6:33 am

    Alhamdulilah. Tadinya saya mau memasukkan salah satu keponakan saya untuk belajar agama di Al Zaytun. Tapi setelah membaca berita di internet, saya menjadi ragu.

    Sebenarnya apa yang mereka lakukan terhadap adik Atikah? Apa benar mereka benar mem-brainwash kalian? Mohon informasi, karena dengan begitu saya menjadi yakin untuk tidak memasukkan keponakan saya ke sana.

    Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.

  • 3. NeWbIe  |  Mei 10, 2009 pukul 4:26 am

    Grunk… grunk….. Sukses yah pejabat-pejabat sana nipu santri2nya, makannya melek… jangan cuma belajar apa yang dikasih aja

  • 4. mos  |  Mei 14, 2009 pukul 6:24 am

    oi..uda ada pengakuan ko dari guru gua!..emg yang namanya KW 9 itu yang parah . DUIT yang ada diotaknya!! dan tujuannya emang duit!!

    klo N11 kw 1 itu masi lebih mentingin jihad dan berani mati bukan pake duit dan meras!!

    dan gedung Al-zaytun itu sendiri ya didapet dari hasil meras anggota anggotanya isinya ya orang orang Nii kw 9!

    Nii kw 9 pun orang”nya udah jelas pernah nyulikin orang buat diperas uangnya!! apanya yang jalan ALLAH??!!

    semua salah Abu Toto pemimpin kw 9!

    jadi kalo ada yang salah persepsi sama NII , cuma KW 9 YANG MARKASNYA DI AL-ZAYTUN AJA YANG BENAR” SESAT!!

  • 5. brishtonn  |  Mei 16, 2009 pukul 6:12 pm

    zaytun gila,,,,,,,,, zaytun gendeng,,,,,,,,, zaytun sinting,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, uwek!!!!!!!!

  • 6. brishtonn  |  Mei 16, 2009 pukul 6:14 pm

    zaytun gila, apalagi pendirinya malah sarap pantesny d masokn rsj j kli ya,,,,,,,,,,,,,,,,,,

  • 7. seyulieang  |  Mei 24, 2009 pukul 2:27 pm

    Terus terang aku senang pabila dapat kabar ada warga niikw9-alzaytun yang keluar karena sadar dengan kekeliruannya, aku mengharapkan sesuatu dengan kejadian itu. Yaitu ketemunya Sdr-ku kembali pada Agama Islam sebagaimana mestinya.
    Tentunya yang masih niikw9-alzaytun kecewa dengan kejadian itu, karena ada harapan2 yang terlepas di dalamnya. Yaitu hilangnya setoran setiap harinya
    Demikian sebaliknya…………
    Ada sesuatu yang sama2 di-suka oleh aku dan warga niikw9-alzaytun, Apa itu?? Yaitu tegaknya Agama Islam di Indonesia yang sesuai dengan Ajaran Al Qur’an dan Sunah Muhammad SAW.
    Benar begitu?? Ternyata masih tidak…,masih belum….!!!
    Kenapa begitu………………………..
    Karena aku beragama Islam sebagaimana mestinya.
    Sedangkan mereka beragama AlZaytun NIIKW9.
    Jauh berbeda……….
    Karena itu,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
    Kembalilah, berkumpul bersama dalam silaturahmi yang tidak tergoyahkan, membangun kejayaan Islam sebagaimana mestinya. Tidak lebih,,,,Tidak kurang,,,,,,,, L U R U S.

  • 8. ghaziya  |  Mei 25, 2009 pukul 6:48 am

    sepakat bung!! sudah saatnya kita (islam) bangkit…dah ga jamannya lagi tuh nyetor-nyetor uang truz bisa masuk syurga. kita masuk surga kalo pake cara yang bener…ibadah yang bener…jihad yang bener…ayo..bareng-bareng jihad…capai kejayaan islam…biar musuh-musuh islam ga semena-mena sama islam. hidup islam!! AllohuAkbar!!!

  • 9. kareem abd labbar  |  Juni 14, 2009 pukul 3:19 am

    melihat ,mendengar negatif /positif al zaytun hati ini tetap meyakini proses perjuangan alzaytun . perjuangan bukan mencari kemenangan tapi melaksanakan proses yang smakin hari smakin sulit hingga kita dapatkan ide terbaik atau ciptakan sesuatu. perjuangan berefek 200 tahun kedepan.itu yang ada dalam hati ini.

  • 10. seyulieang.  |  Juni 19, 2009 pukul 11:10 am

    bagaimana proses dijalankan sedangkan idenya belum kepegang. belum ada ide tapi berefek 200 tahun kemudian… Kadang angan2 ini jauh kedepan, sedang yang selangkah didepan saja belum terpikir. lebih baik kerjakan yang sudah karuan. yaitu beribadah dengan ide dan pedoman yang diakui kebenarannya. Qur’an dan Hadist SAW. perjuangan menghidupi diri sendiri, keluarga, mendidik anak, cari ilmu, infaq, sodakoh, zakat, naik haji, mbangun masjid, sholat yg tidak lalai, dst, dst… adalah bagian dari ide pedoman itu, dan efeknya berserah kepada Allah SWT. 200 tahun atau 1000 tahun ke depan Tuhan yang atur. Bila diciptakan ide sesuatu yang dianggap terbaik oleh manusia bagi manusia, maka dapatkah diharapkan efek yang terbaik, untuk jangka waktu 30 tahun kedepan??? Barangkali yang didapat adalah malapetaka.

    Kita berjuang bukan untuk membesarkan nama Tuhan, tapi berjuang di bawah kebesaran Tuhan. Berjuang atau tidak berjuang, tidak terkurangi atau tertambahi kebesaran Allah SWT. Dibangun pesantren yang terbesar di jagat ini, tidaklah dapat menambah kebesaran Tuhan. Bahkan kita menghamba dengan patuh sebagaimana pedoman yang diberikan.
    Janganlah di-otak-atik pedoman Tuhan, karena beralasan ingin membesarkan nama Tuhan. Tapi pakailah Qur’an sebagaimana tafsirnya yaitu hadist SAW. Janganlah dustai dirimu sendiri, apalagi dustai Allah SWT dengan otak-atik Al-Qur’an untuk ciptakan sesuatu yang terlebih baik lagi.

  • 11. rayanz  |  Juli 14, 2009 pukul 4:41 pm

    astagfirullah hal’adzim… anda ini orang2 yang blum tau apa2 tapi sudah nyrocos yang tidak2 ttg alzaytun, saya sebagai alumni syah alzaytun.
    saya akan menegaskan apa2 yang saya tketahui tentang alzaytun. selama 6 tahun saya mengenyam pendidikan di alzaytun. saya tidak pernah mendengar gerakan NII apapun didalam sana, adanya juga gerakan pandu setiap kamis sore yang bikin murid2nya ketar-ketir, atau gerakan sweeping hp, sweeping barang elektronik dll…
    klo masalah uang2 yang banyak.. sebaiknya anda berpikir secara jernih. penghuni alzaytun itu lebih dari 6000 orang. (santri, guru, muadzof/pekerja, karyawan dan keluarganya.) blum lagi murid2 Ibtida’i. biaya masuk alzaytun hanya -+3000 dolar untuk 6 tahun. 30 juta untuk makan, air, penginapan, pembelajaran, fasilitas yang sera bagus.. apakah cukup??? tidak… jadi sudah sewajarnya jika banyak shodaqah yang dikeluarkan untuk kehidupan para penghuninya.. dan segala shadaqah (pembayaran) yang di lakukan itu jelas asal usulnya dari loket pembayaran 2005 dengan rincian yang jelas. contoh, pembayaran ujian, dll..
    bukannya untuk kw9, kw 8, dkk… entah apa itu kw2 saya juga baru dengar di forum ini.. di alzaytun pendidikan yang diberikan sangat bagus, guru selalu standby 24 jam jika di perlukan. segala macam ilmu dapat diperoleh dengan biaya yang terjangkau. contoh untuk kursus komputer, bahasa, matematika, dll telah dibentuk istilahnya tempat untuk lesnyalah, jika diluar anda2 membayar hingga ratusan ribu untuk 1 bulan kursus. di alzaytun 1 bulan tidak akan lebih dari 50rb rupiah.. ilmu yang didapat juga lebih banyak karena di luar forum pun pembinanya akan dengan senang hati membantu.
    menurut saya al zaytun itu tidak seburuk yang anda2 pikirkan. adapun yang membuatnya menjadi buruk yakni oknum-oknum yang memang tidak senang dengan alzaytun.
    sebagai contoh saya akan bertanya pada pembuat pengakuan ini. mengapa anda keluar al-zaytun?? pasti karena tidak betah, mengapa tidak betah? karena tidak sanggup mengikuti tata tertib yang diberikan, atau tidak punya teman, kurang pandai bergaull, punya permasalahan dengan kawan atau guru, karena tidak sanggup mengikuti pelajaran, bukan karena di cuci otak..
    klo di cuci otaknya mengapa hingga saat ini universitas2 besar di indonesia seperti UGM,UI,ITB,IPB,dlll baik swasta maupun negri selalu memiliki mahasiswa alumni alzaytun, dan rata2 mereka berprestasi. masak iya dicuci otak langsung pintar.. kan ga logis.. lagipula setelah 6 tahun itu kami tidak terikat apa2 lagi dengan alzayytun…

    Intinya sebelum anda2 berfikir terlalu jauh tentang alzaytun, silahkan anda memastikan sendiri dengan datang ke alzaytun lalu bertanya pada murid2 yang sedang belajar disana, atau alumni yang benar2 lulus (dan setahu saya alumni yang lulus resmi lebih banyak daripada yang kluar di tengah jalan)
    jangan hanya percaya pada yang baru setengah jalan keluar.. istilah kasarnya PERCAYA KOK SAMA PENGHIANAT, bukan menghianati alzaytun.. mereka(al-zaytun.red) tidak akan peduli oleh yang keluar2.. tapi mereka menghianati orang tua mereka sendiri. Sudah dibayari sekolah mahal2.. malah ga beres skolahnya, habis itu pake jelek2in sekolah lagi… istilah kasarnya (klo jelek jelek sendiri aja ga usah bawa-bawa yang lain, ga usah mengkambing hitamkan ztun klo emang ga bisa mengikuti arus).. mungkin hanya ini masukan dan penjelasan saya, jika ada pihak yang kurang berkenan saya mohon maaf. saya hanya ingin mengungkapkan hal yang saya pahami. trima kasih

    wasalamualaikum wr.wb

  • 12. seyulieang  |  Juli 28, 2009 pukul 10:30 am

    Memang benar, masih ada yang memahami bahwa MAZ adalah sebagaimana simbol kemegahannya. Namun masih ada saja yang pura2 tidak tahu. Sambil membersihkan kotorannya pura2 terperanjat, ter-kaget2.

    Informasi telah terkembang sepesat ini, sehingga tak ada kesulitan memahami berita2. Apalagi sekelas alumni MAZ, kalo namanya internet sudah makanannya se-hari2.
    Kalo sampe tak tahu hubungannya NIIKW9 dg NIIZ dg MAZ, kelihatan banget pura2nya.
    Memang tulisan bersih2 itu tujuannya untuk anak2 MAZ yang masih ijo, supaya tetap bau kencurnya.

  • 13. NeoN  |  Oktober 1, 2009 pukul 1:24 pm

    cuy ada guru zaytun yg namax pak chaerul shaleh dalam otakx cmn ada duit doank…… emang bangsat tuh guru sok baek ma muridx… udah dech ……

  • 14. NeoN  |  Oktober 1, 2009 pukul 1:27 pm

    oh ya pak subai jg ya jgn lupa sama” bejat jg….

  • 15. ivak  |  November 16, 2009 pukul 2:49 am

    demi qJJ y………………..

    gw bukan nya pnengen ngejelek2in…..
    tp gw jg alumni zytun…..

    rupa nya banyak gerakan yang kalian sendiri tdk menyadarinya,
    kalo zaytun tu sangat serius untuk menjadikan diri nya negara islam di indonesia…

  • 16. Halfi  |  November 19, 2009 pukul 6:26 am

    duch pd ngosip,dah ga jaman skrang ngosip tuch……
    gw sebagai alumni al zytun angkatan 2 dah skrng mndingan pikirina aj diri sendiri jngn mkirin dri orang lain,lom tentu orang len mkiri kita…….!!!!!!!!
    semua pada bego tolol…..

  • 17. Halfi  |  November 19, 2009 pukul 6:30 am

    loe masih penasaran gw cp hubungin aj gw,,,,,,
    ni no tlp 02667131961

  • 18. Anonim  |  November 19, 2009 pukul 8:20 am

    zaytun tu bgs cuma anak2nya aja yg bandel………….
    gw alumni zaytun jg tp gw bangga sama zaytun………
    terima kasih zaytun terima kasih syeh dan semua ustad yg ada di al zaytun……
    terus berjuang al zaytun……….
    zaytun emang bagus buat bangsa ini

  • 19. meow  |  November 19, 2009 pukul 9:00 am

    saya alumi Al Zaytun asal Malaysia.
    Dalam belajar,harus lah kita tekuni dgn sepenuh hati.
    Rasa ingin tahu yg besar,bkn hanya sebatas kewajiban sahaja.Dan rasa takut untuk mengetahui karna terlalu byk memikirkan pendapat orang lain.kenapa mundur sebelum berjuang(belajar) hanya karna takut akan omongan org lain ?
    Karna dari situ lah tlah mmbentuk hati dan penguasaan ilmu pemikiran kita.
    Disini kita dpt melihat bahwa siapa yg bisa menerapkan jg menekuni apa yg tlah disampaikan kpd kita( kpd alumi Al-Zaytun).
    siapa yg mencari ilmu,dan siapa yg hany menadah tangan menuggu utk diajak belajar.tentu ada perbedaan kwalitas dan kwantitas iilmu pengetahuannya.
    Juga beda cara berpendapat kepada ssuatu hal.

    “Belajar dan Berkarya semata -mata Allah SWT “

  • 20. Goel  |  November 20, 2009 pukul 1:38 pm

    Saya alumni al-zaytun juga berdomisili deket malaysia
    Bagi para kontra Al-Zaytun:
    kalian tau kekurangan manusia?
    salah satunya tidak mau mengakui kelebihan orang lain, intensitas kekuatan mental dan pikiran manusia berbeda-beda, hal itulah yang membuat perbedaan dalam berpendapat.
    Pengilustrasian -10+7=-3
    Maksud saya -10 dsana mewakili pahit-pahitnya pandangan jelek kalian mengenai AZ, yang inilah yang itulah. Sedangkan +7 merupakan perwakilan pandangan positif kalian mengenai AZ, baik dari segi DILARANG MEROKOK, KEBERSIHAN, KEDISPLINAN dll. Walaupun pada kenyataan hasil -10+7=-3 tapi setidaknya dalam menyampaikan sebuah pandangan, kalian harus objektif, yaitu dengan cara menyampaikan pandangan dari sisi negatif(-10) dan positifnya(+7) juga, sehingga orang lain tidak terjerat didalam prasangka dan praduga, ambil jalur tengah sebelum mengetahui jalur yang pasti.

    Pendapat saya:
    Gini, Al-Zaytun, sebuah nama yang kan selalu membuat hati saya bergetar, dari segi apapun pembahasannya. Mungkin memang betul banyak kekurangan yang dapat dilihat secara langsung, dari berbagai sumber. Namun saya tidak dapat memungkiri ada suatu cita-cita yang besar dari dalam diri AZ, cita-cita yang mungkin belum dapat sampai disemua “kepala”.

    Disana terlihat perbedaan dari niat mengajar/ mentransferkan ilmu dari seorang guru kepada murid yang begitu tulus, tidak seperti dluar AZ.

    Untuk mengetahu sebuah rumah bagus atau tidaknya, masukkalah ke rumah tersebut terlebih dahulu, maka begitu juga dengan AZ, untuk mengetahu bagus tidaknya AZ berkunjunglah kesana terlebih dahulu. Jika setelah memasuki rumah masih menemukan kekurangan, maka sebaiknya jangan diperbesar karena pada hakikatnya niat pembangunan AZ berdasarkan kelurusan berfikir.

    Dan coba renungkan prinsip mendidik yang sering dijumpai di AZ, yaitu :
    MENDIDIK DAN MEMBANGUN SEMATA-MATA HANYA UNTUK BERIBADAH KEPADA ALLAH
    kurang bersih apa lagi dari kata” itu???
    dari contoh kecil itu saja kita sudah bisa niat dan ketulusan yang besar dari sebuah pusat pendidikan. Munkin sepele, cuma cukup pantas untuk direnungkan dengan hati, bukan dengan otak, karena otak cenderung negatif(hawanafsu).

  • 21. Reefz  |  November 20, 2009 pukul 5:09 pm

    hahahaha…..
    yang ngomong, bacot, trus jelek2in zaytun tuh cuma orang sok kritis, mental bego, mau kemakan isu gak jelas asalnya….
    dan satu lagi…..
    HANYA MENDENGAR TAPI BELUM PERNAH MEMBUKTIKAN…

    apa yang terdengar dan fakta tuh jauh…. kalau g percaya… bisa dibuktikan kesana…. tar aja pas muharom tanggal 18 desember…
    hehehe….

    tapi emang ada ustad yang ngeselin macem chairul saleh (CS)…
    nyita HP gue…. hehehe….

  • 22. seyulieang  |  November 20, 2009 pukul 9:36 pm

    Sekelompok anak yang di-isolasi dari dunia sekitarnya
    Dididik dalam gemerlap bangunan dan kata-kata pujangga MAZ
    Ketika dikabarkan bahwa di punggungnya ada noda lumpur hitam NII-Z
    Serta-merta marah luar-biasa
    Mengapa tidak berbuat yang mudah saja
    mengambil cermin dunia informasi yang telah berkembang sepesat ini
    tampaklah noda hitam itu
    dan kita-kita bantu bersihkan serta membuang aib yang melekat itu

    Janganlah dekati hijrah dan baiat versi NII-Z
    Hormatilah dan jagalah silaturahmi dengan orang-tuamu
    Tetaplah menjaga shalat, puasa, dlsb… rukun Islam, rukun Iman
    Kebaikan-mu dimanfaatkan oleh aktivis NII-Z di punggung-mu
    Menggalang dana dengan merusak syariat Islam di belakangmu
    atas nama menegakkan hukum Allah, membangun negara Islam
    menggunakan issu korupsi dan keterpurukan NKRI
    yang sedang giat-giatnya dibrantas.
    Bukannya membantu, malahan menjerumuskan dan mengolok-olok

    Ambilah cermin pembanding di banyak situs serupa, misalnya
    http://niikw9.blogspot.com/2009_10_01_archive.html
    tidak saja Sdr bilang ada apa???
    Tetapi anda akan bilang, mengapa???

  • 23. nissa  |  November 23, 2009 pukul 10:16 pm

    Saya juga alumni al zaytun yg ingin kuliah di malaysia, tapi kenapa ijazah saya tidak di akui padahal saya ingin sekali kuliah di malaysia. berarti sia sia dong usaha saya sekolah di alzaytun.

  • 24. seyulieang  |  November 24, 2009 pukul 4:46 pm

    Sekelompok anak yang di-isolasi dari dunia sekitarnya
    Dididik dalam gemerlap bangunan dan kata-kata pujangga MAZ
    Ketika dikabarkan bahwa di punggungnya ada noda lumpur hitam NII-Z
    Serta-merta marah luar-biasa
    Mengapa tidak berbuat yang mudah saja
    mengambil cermin dunia informasi yang telah berkembang sepesat ini
    tampaklah noda hitam itu
    dan kita-kita bantu bersihkan serta membuang aib yang melekat itu

    Janganlah dekati hijrah dan baiat versi NII-Z
    Hormatilah dan jagalah silaturahmi dengan orang-tuamu
    Tetaplah menjaga shalat, puasa, dlsb… rukun Islam, rukun Iman
    Kebaikan-mu dimanfaatkan oleh aktivis NII-Z di punggung-mu
    Menggalang dana dengan merusak syariat Islam di belakangmu
    atas nama menegakkan hukum Allah, membangun negara Islam
    menggunakan issu korupsi dan keterpurukan NKRI
    yang sedang giat-giatnya dibrantas.
    Bukannya membantu, malahan menjerumuskan dan meng-olok2

    Ambilah cermin pembanding di banyak situs serupa, misalnya
    http://niikw9.blogspot.com/2009_10_01_archive.html
    tidak saja Sdr bilang ada apa?
    Tetapi anda akan bilang, mengapa?

  • 25. meow  |  November 25, 2009 pukul 8:54 pm

    saya alumi Al Zaytun asal Malaysia.
    Dalam belajar,harus lah kita tekuni dgn sepenuh hati.
    Rasa ingin tahu yg besar,bkn hanya sebatas kewajiban sahaja.Dan rasa takut untuk mengetahui karna terlalu byk memikirkan pendapat orang lain.kenapa mundur sebelum berjuang(belajar) hanya karna takut akan omongan org lain ?
    Karna dari situ lah tlah mmbentuk hati dan penguasaan ilmu pemikiran kita.
    Disini kita dpt melihat bahwa siapa yg bisa menerapkan jg menekuni apa yg tlah disampaikan kpd kita( kpd alumi Al-Zaytun).
    siapa yg mencari ilmu,dan siapa yg hany menadah tangan menuggu utk diajak belajar.tentu ada perbedaan kwalitas dan kwantitas iilmu pengetahuannya.
    Juga beda cara berpendapat kepada ssuatu hal.

    “Belajar dan Berkarya semata -mata Allah SWT “

  • 26. meow  |  November 25, 2009 pukul 8:55 pm

    saya alumi Al Zaytun asal Malaysia.
    Dalam belajar,harus lah kita tekuni dgn sepenuh hati.
    Rasa ingin tahu yg besar,bkn hanya sebatas kewajiban sahaja.Dan rasa takut untuk mengetahui karna terlalu byk memikirkan pendapat orang lain.kenapa mundur sebelum berjuang(belajar) hanya karna takut akan omongan org lain ?
    Karna dari situ lah tlah mmbentuk hati dan penguasaan ilmu pemikiran kita.
    Disini kita dpt melihat bahwa siapa yg bisa menerapkan jg menekuni apa yg tlah disampaikan kpd kita( kpd alumi Al-Zaytun).
    siapa yg mencari ilmu,dan siapa yg hany menadah tangan menuggu utk diajak belajar.tentu ada perbedaan kwalitas dan kwantitas iilmu pengetahuannya.
    Juga beda cara berpendapat kepada ssuatu hal.

    Belajar dan Berkarya semata -mata Allah SWT

  • 27. mangku negoro  |  November 26, 2009 pukul 2:47 pm

    di dl dalam bermsyarakat, dan bernegara semua nya boleh aja, dan ga ada yang ngelarang, jika benar Al Zaytun adalah NII ya berarti itu tidak apa2 dan proklamasi nya pun ada kalian yang menjelakan itu kalaian yang tidak punya karya, yang menjelek kan itu bodoh masih dalam kejahiliahan, apa lagi Alumni nya yang sampai menjelakan sungguh bodoh aku alumi STM Budi Utomo yang terkenal dengan Tawuran nya juga aku bangga

  • 28. prasasty  |  November 28, 2009 pukul 2:08 am

    woy…. saya juga alumni al-zaytun….
    sebejat-bejatnya alumni al-zaytun itu bakalan makin lama makin saling menghormati dan makin cinta dech ma indonesia….

    saya juga heran…. itu yang ngaku2 alumni itu yakin dech….
    ALUMNI GADUNGAN…. ahahaha….

    ingat…..!!!!

    SEKALI MENCOBA LEBIH BAIK DARIPADA SERIBU KALI MENDENGAR……

    COBA BUKTIKAN DENGAN DATANG SENDIRI KE AL-ZAYTUN….

  • 29. seeyou  |  November 30, 2009 pukul 12:46 pm

    u sbagai alumni zaytun, sudah hijrah blom??? menjadi warga nii kw9. Klo blom tentu gak memahami hubungan diantaranya.
    Informasi telah sedemikian meluas. Apakah masih juga belom ngerti hubungannya azaytun dan niikw9???
    misalkan: niikw9 itu serigalanya, maka az itu bulu dombanya.
    Sudah tahu tho??? Serigala berbulu domba. Itu misalnya!!!

  • 30. Khansa  |  Desember 8, 2009 pukul 8:58 am

    bukan perjuangan tanpa pengorbanan,zaman ini al-zaytun sedang dalam publikasi mudah2an dengan banyaknya pendapat2 negatif makin banyak umat yg penasaran untuk lebih mengenalnya lebih dekat,jangan dulu bilang yg lain2 sebelum tahu lebih dekat pastikan dulu kebenarannya.apapun anggapan umat,yg pasti tujuan berdirinya negara islam cuma satu tegakan syariat islah secara khafah.dirikan tempat supaya khusyu menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah Swt.

  • 31. seyulieang  |  Desember 17, 2009 pukul 3:54 pm

    untuk mencapai tujuan mulia, orang perlu berjuang. Untuk mencapai tujuan bejad, orang perlu berjuang. Bejat atau mulia suatu perjuangan butuh pengorbanan. Sudah maklum tho!!!

    Tetapi yang NIIZ ini, membutuhkan orang-orang untuk mengeluarkan pengorbanan. Men-siasat-i semangat juang untuk mengumpulkan iuran pengorbanan. Agar nilai pengorbanan yang disetorkan semaksimal mungkin maka dibuatlah bayangan fatamorgana ber-perjuangan. Bagi anak-anak yang berlatar Islam, cantik, cakep, anak orang kaya maka diberdirikan impian palsu tentang perjuangan menegakkan syariat Islam yang kaffah. Dengan begitu……………… mengalirlah pengorbanan. Ternyata tujuan NII-ZAITON hanyalah mengumpulkan terkumpulnya setoran (pengorbanan).

    Berawal dari penyakit “setan doyan duit” maka lahirlah pengikut setan yang menginjak-injak syariat Islam sambil bilang “marilah kita tegakkan syariat Islam yang kaffah”. Hanya zaiton yang gemar berjuang untuk memperoleh keuntungan dari rusaknya syariat Islam.

  • 32. irsyad  |  Januari 3, 2010 pukul 8:39 am

    smua g bnar . sya yg sdah mrasakan sklah di alzaytun 5th , sya rasa dsni lah psat pndidikan yg bgus & dsni lah kta mendapat pngalaman untk mmbngn indonesia ke dpan . dgn prdamaian & toleransi yg telah di ajarkn di alzaytuh .

  • 33. seyulieang  |  Januari 5, 2010 pukul 10:27 pm

    smua g bnar. Dan yg bilang adalah anak yg terkungkung selama 5 th, di tempat yg sengaja dibuat untuk menutupi kegiatan niizaytun.

    Benar nak!!! di maz kamu2 hanya menyaksikan slogan membangun dan mendidik demi Allah semata. Tapi apakah kamu telah menyaksikan anak2 yang lain yg dijebak uangnya atas nama infaq yg tdk islami. Sudahkah kamu hijrah dari mekah indon menuju medinah indramayu?? Sudahkah kamu2 dibaiat untuk taat kepada ajaran NIIZaytun.
    Pura2 gak tahu ya???

    Memang benar bahwa sebagian tumbal kesesatan malahan bangga dengan status yg diembannya. Dikiranya dirinya mendapat keuntungannya sebagai subyek, malahan dirinya dikorbankan sebagai obyek. Wong sebagai obyek lha koq bersorak-sorak. Wong tersesat koq memberi petunjuk. Namanya petunjuk kesesatan.
    Hai NIIZ!! untuk menjadi seperti kamu2, berapakah beaya yg kamu keluarkan??? Berapakah dana yg dibutuhkan untuk mencapai penyesatan yg setara dengan iblis. Berat ya cobaannya untuk menjadi iblis.

  • 34. afwan  |  Januari 28, 2010 pukul 8:57 am

    PREEEEEETTTTTTTT……. bau ah….

  • 35. nazib  |  April 19, 2010 pukul 10:37 am

    saya sebagai alumni al zaytun sangat bangga kpd AZ,segala ucapan kontroversial baiknya tidak usah dipercaya,bahkan rasullulah sekalipun dalam menyebarkan islam mendapat cacian keras dri orang2 dan bahkan dari saudara beliau sendiri…
    AZ maju trus…

  • 36. seyulieang  |  April 20, 2010 pukul 9:41 am

    Nabi Muhammad dicerca karena menyebarkan kebenaran. Karena yang demikian itu tidak membikin suka para musuh Rasullullah. Amat beda dengan kegiatan NIIz, kegiatan kejahatan dibungkus kebaikan. Yang demikian itu membuat para pejuang Islam tidak suka. Sehingga NIIz dicerca, ditunjukkan kesalahannya. Dasar pembungkus dusta, kejadiannya diibaratkan sebagai Nabi Muhammad. Keliru kamu ngambil contohnya, sama-sama dicerca NIIz itu dicontohkan sebagai Abu Lahab (AQ.111:1-5). NIIz dicerca oleh umat Islam yang menjunjung Islam sebagaimana ajaran Rasulullah.

  • 37. uwong  |  Mei 1, 2010 pukul 10:02 am

    woi bro…..
    lw siapa….?????
    angkatan berapa….???????
    mana poto asli loe….??????
    jangan pake poto orang…
    itu poto artis…..
    kalo potonya aja bohong…..
    apalagi beritanya….
    wassalam

  • 38. HEND  |  Mei 17, 2010 pukul 7:42 am

    jngn pd berantem dong, kaji dulu apa masalahnya, lalu cari solusinya

  • 39. seyulieang  |  Mei 18, 2010 pukul 6:14 am

    Masalahnya pendustaan mengatasnamakan Agama Islam. Syariat Islam dolecehkan, dan akhlak mulia Islam dijungkirbalikkan. Yaitu orangtua dikafirkan hanya karena merasa berpahala ketika menipunya.
    Solusinya:
    Dibeberkan ke masyarakat luas agar tipu dusta dapat diketahui secara umum, dan dusta tak memakan korban lagi.

  • 40. radit  |  Mei 20, 2010 pukul 3:57 pm

    hidup itu memang keras….
    kalu mau cari sensasi atau numpang tenar plus cari duit jangan ngejelekin skolah w,,,,,
    klo lu butuh duit,,,kerja di kantor w….

    gw slama 6 tahun hidup di zaytun engga ada kejanggalan,,,malahan zaytun bisa membawa gw perubahan,,,,,
    NGERTI GAK LU.

  • 41. seyulieang  |  Mei 23, 2010 pukul 10:59 am

    Kita tidak menjelekkan sekolahan kamu. Tapi membeberkan kedustaan yang didalangi oleh orang-orang yang mengatasnamakan kemegahan kamu punya lembaga. Karena itu kamu diharap melarang mereka yang mendalangi dusta itu. Kalau tak tahu dusta yang terjadi, maka carilah dengar. Kalau kamu tahu dusta yang terjadi ikutilah langkah-langkah kami. Beberkan dan terhentilah langkah pendustaan yang merugikan kamu punya sekolahan. Gampang tho..??
    Lain waktu mampir di http://niikw9.blogspot.com/2010/05/lima-program-nii-kw-9-al-kahfi.html

  • 42. aida  |  Juni 13, 2010 pukul 8:50 am

    buka mata buka hati…
    coba analisa kembali….
    dahulu ketika rasul memperjuangkan kebenaran maka banyak cobaan dan ujian…
    begitujuga dengan al-zaytun…
    demi memperjuangkan kebenaran maka banyak juga cobaan dan ujian yang di lalui…
    tapi saya yakin bahwa tuhan pasti akan memberi yang terbaik..amin…dan terbukti sampai hari ini al-zaytun tetap masih berdiri kokoh sebagai tempat pendidikan….
    saya sebagai alumni al-zaytun sangat bersyukur coz di indonesia ini belum pernah saya menemukan tempat yang senyaman al-zaytun….tempat yang tenang…damai…dan manusia2 yang penuh toleransi di dalamnya….
    jika kalian semua hanya berdebat di situs ini itu hanya sia2 yang anda dapatkan…
    coz al-zaytun tetap berdiri kokoh sampay hari ini…

  • 43. idjoer  |  Juni 18, 2010 pukul 3:53 pm

    tak ada fakta yang bisa dipertanggungjawabkan untuk mengatakan alzaytun itu NII, tidak ada kejanggalan yang diajarkan di Alzaytun, tidak ada kesesatan dalam alzaytun, tidak menistakan agama, karena Alzaytun mengajarkan apa yang diperinahkan agama, spt shalat 5 waktu, zakat, puasa dll,

    jgn saling menjelek2kn, siapa tau anda yg menjelek2kn tidak lebih baik…

  • 44. bahtiar  |  Juni 20, 2010 pukul 12:01 am

    Terima kasih Saudara Idjoer yang di-Rahmati Allah SWT.

    Kami sangat menghargai Hak Anda untuk menutup mata dan menutup telinga tentang hubungannya Az Zaytun dengan NII maupun KW 9. Masyarakat kita sangat cerdas untuk menerima berita-berita tersebut. Cukup membuka http://www.google.com dan memasukkan kata pencarian AL Zaytun, Az Zaytun, NII, dan KW 9, sudah didapat banyak berita untuk ditelaah.

    Salam,
    http://niikw9.wordpress.com/2010/04/21/alumni-zaytun-nyaris-masuk-nii/
    atau
    http://niikw9.wordpress.com/2010/05/15/negara-islam-indonesia-dan-al-zaytun/

  • 45. abe  |  Juli 7, 2010 pukul 6:15 am

    buat seyulieang wow anda benar2 keki banget ya sama az sampe segitu nya , masyaALLAH , kalo boleh tau anda dulu mungkin pernah masuk nii yah , kacaw mungkin orang2 sebangsa kamu kaya bahtiar dll bisa menjawab pertanyaan saya , saya sangat berterimakasih : pertanyaan ke
    1.dengan menjelek jelekan nii sekaligus az apakah itu jihad kalian , kalau memang itu jihad apa yang kalian hasilkan dari perbuatan yang kalian katakan jihad itu ??? apakah nii atau mahad az akan bubar ??? tidak nyata nya az makin hari makin besar perkembangan nya
    2.dengan gerakan menjelek2an az dan nii apakah bisa membuat bangun negri kita tercinta ini bangun atau minimal busa2 yang keluar dari liur mulut karena pernyataan itu bisa buat bayar utang negri ini ???
    3.apakah kalian ini iri atau punya dendam kepada seseorang yang terkait dengan nii atau az , saran saya dendam itu ga baik mas mba ,lebih baik hilangkan dendam masalah mungkin kamu pernah merasa di peras karena anda ga ikhlas , bagi orang2 yang ikhlas mereka ga merasa di peras ko , namanya juga infaq shodakoh zakat mah tangan kiri aja jangan sampe tau ibarat nya , kalau memang iya nii dan az itu ada conection nya seharus nya anda (kalau pernah jadi nii ) bangga dan ikhlas dong wah ternyata zakat saya selama ini ada hasil nya tuuh segede itu jadi nya ngomong2 emang berapa sih duit yang anda keluarkan nyampe 100 juta 200 jutaan ?? yah paling banter 1 milyard kali yaa , kalaulah toh segitu apa cukup untuk membangun mahad sebesar itu ? seharus nya anda bangga kalau anda ikhlas dengan uang segitu anda sudah punya andil.
    3.yang terakhir saya mau tanya apakah dulu sewaktu ROSULLULAH NABI MUHAMAD SAW , berjuang menegakkan islam para sahabat seperti sayidina usman , umar , abu bakar , ali , atau bahkan bunda siti khadijah istri rosul pernah merasa di peras atau di tipu padahal tidak sedikit pengorbanan yang mereka lakukan untuk membela ajaran rosul saat itu.
    nah ini sekedar info agar hati kalian tenang dalam menjawab pertanyaan saya dan menjawab dengan hati dendam , karena dendam apapun itu nama nya tetap lah ajaran nya syaitan , walaupun di bungkus dengan alasan dawah atau menolong lah atas nama agamalah dsb dsb. dulu saya pun pernah tergabung dalam gerakan n11 kw9 saya pun banyak mengeluarkan uang saya ga bisa ngitung berapa jumlahnya yaaah mungkin ga sebanyak uang yang pernah anda berikan kali nyampe 1 milyar . tapi saya ikhlas biar hanya ALLAH yang tau niat saya untuk apa uang itu bukankah ‘inna amalu bi ni’ah ” segala amal dan pebuatan itu tergantung niat nya , toh sama saj saya masuk gerakan cinta islam lain nya pun hal hal serupa pun ada , boleh lah anda coba di hizbut tahrir , nu , muhadiyah , ataupun mazlis2 ta’lim pun pasti ada yang namanya gerakan pengumpulan dana seperti itu , tapi itu lebih baik kan dari pada jadi pejabat korup .dan isyu2 kalau keluar dari gerakan n11 itu bakal di ancam di bunuh lah di kejar kejar lah , buktinya ALHAMDULLILAH sampai sekarang saya sehat2 saja karena saya sudah keluar lama sekali dan saya sekarang lebih sering dekat dengan para habaib dan ALHAMDULLILAH setelah keluar dari n11 saya lebih cinta dengan ROSUL dan juga para cucu2 serta keturunan beliau , kalau ketemu dengan teman2 yang masih eksis kita masih bisa ngobrol dengan baik merka paling cuma nanya kenapa ga eksis lagi kita kan jadi kehilangan teman , saya hanya jawab kamu ga kehilangan kawan ko saya masih kawan kalian hanya saja beda pola dalam menjalani kehidupan jangankan dengan kalian dg orang pergerakan lain nya seperti LDII , HIZBUT TAHRIR , NU , MUHAMADIYAH , PERSIS , ISLAM WAL JAMA’AH pun mereka saya anggap saudara walaupun ada perbedaan dalam berikhtiar namun kan syahadat nya tetap sama , dan saya saat ini ingin belajar tentang kehidupan di tempat yang berbeda saja untuk memperkaya pribadi saya , yang jelas saya ga pernah merasa di peras , karena saya meyakini rezki itu ADALAH ALLAH yang mengaturnya dan semata mata saya lakukan itu atas dasar segala sesuatu datang nya dari ALLAH dan kembali kepada ALLAH lewat jalan yang penuh mysteri , ALHAMDULLILAH ALLAH pun masih tetap memberi rizki nya pada saya dan saya tidak merasa menjadi korban , seandai nya saya tidak keikhlasan mungkin saat ini pun saya akan seperti anda merasa pernah jadi korban , dan terus menjelek2an n11 dan AZ , setidak nya saya pernah berbuat dan berkarya bersama , mereka hanya buah dari kekecewaan terhadap pemerintahan RI yang korup dan penuh dengan oknum aparat yang berotak maksiat , sama dengan para mahasiswa yang telah menghasilkan reformasi dengan demo2 nya yang terkadang anarkhis dan berujung pada kerusuhan sosial yang pernah terjadi , mereka juga sama dengan para buruh dan para pedagang asongan kakilima yang kecewa karena tida ada yang memperjuangkan hak2 nya dalam mencari nafkah , namun saya saluut berangkat dari kekecewaan itu mereka menghasilkan mahakarya yang luar biasa .
    buat para santri AZ dan para alumnus nya teruslah menuntut ilmu jangan terpengaruh oleh isyu2 yang berkembang ,kalau memang betul AZ adalah karya N11 kw9 tapi saya yakin mereka tidak ingin kalian jadi seperti mereka tapi yang mereka inginkan dari kalian adlah kalian menjadi insan yang berakhlak dan berilmu agar bisa membangun indonesia tercinta dari keterpurukan dengan akhlaq dan keilmuan kalian…pissss

  • 46. Hamba Allah  |  Januari 11, 2011 pukul 9:23 am

    saya tidak tahu mana yg benar dan mana yg salah…hanya Allah yg Maha Tahu, tapi gundah dan rasa khawatir yg sy rasakan saat ini bkn rekayasa semata, sejak ka2 sy aktif mnjdi distributor Al-Zaytun dan brgabung dialiran NKA/Kw 9 bnyk skali prubahan yg tmpk jls trlihat dlm diri ka2 sy, tentunya lbh bnyk sisi negatif ktimbang positifnya, Mohon doanya agar sy dibri ptunjuk utk membuktikan kbenarannya…..

  • 47. Anonim  |  Oktober 24, 2012 pukul 5:52 pm

    menurut sya al zyitun bner2 bersih,klo cma mslh uang tu hak yg wajar , tanpa uang pa pembangunan bisa kelar ? . .
    Nii jga hal yg wajar jika smua pengikutx d peres untuk dpt uang , toh uangx bkn untuk jln2 toh untuk pembangunan islam , toh klo tda sneng ga usah menghujat lihat mesjid rahmatan lil alamin apa mampuh indonesia membangun semegah itu , toh klo ada yg menghujat nii jlas dia ga tau nii * sya bsa buktikn itu

  • 48. destani  |  Oktober 25, 2012 pukul 2:02 am

    jelasin donk, apa yang disebut-sebut nii tu
    agar kami para santri tidak dibuat bingung …

  • 49. Panji Al Fathoni  |  November 2, 2012 pukul 11:09 am

    ini adik2 alumni zaytun kok pada bantah2an gini sih, kasar2 kalimatnya.. coba saya pengen tahu deh.. siapa sekarang Ustadz atau Alumni yang sdh berkarya jadi pengajar / mengabdi dimasyarakat ?
    Ustadz siapa namanya ?
    Mengajar di mana ??….
    Smp sekarang saya belum pernah denger Ustadz lulusan Zaytun yg jadi Da’i atau memang asih malu-malu mengaku lulusan zaytun ??

  • 50. thereaper  |  November 28, 2012 pukul 3:58 am

    pada ribut dana…uang..

    ya haruslah,.
    skrg zaman modern, nilai tukar uang pun dipelajari,,disekolahpun ekonomi dipelajari yg memerlukan nlai tukar brupa uang…jadi uang memang sangat perlu lah..
    skrg aja zakat masih 3 stengah liteeee..err aja..
    padahal nilai tukar uang zaman sekarang kan beda dng zaman rosul dulu..

    kalian yg masih ribut2 uang, mungkin yg masih zakat 3 liter stengah kali…

    DALAM SETAHUN PULA …

  • 51. Anonim  |  Mei 15, 2015 pukul 8:20 am

    1pondok sedunia paling sesat,pekok,adalah al zaytun ,kyai ne koyok ngono opo meneh santrine,pondok itu wajib di bom sampai habis,…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 561,486 hits
April 2009
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Flickr Photos


%d blogger menyukai ini: