Nabi & Rosul Palsu, Produk NII KW 9 AL Zaytun

November 5, 2008 at 5:10 am Tinggalkan komentar

Saat ini media massa sedang asyik membahas fenomena al-Qiyadah al-Islamiyah, yang dituding sesat karena pimpinannya mengaku sebagai Rasul. Berita semacam ini sebenarnya biasa-biasa saja, tapi yang membuat saya terkejut yakni ketika mengetahui bahwa “Rasul” yang dimaksud adalah seorang yang dulu dikenal sebagai “Hilmi Mubasyir”. Nama itu sebenarnya nama samaran yang bersangkutan sebagai orang pergerakan bawah tanah sayap kanan.

Namun, fakta ini membuat teka-teki ini perlahan terkuak.

Pertama, Hilmi Mubasyir sejak awal merupakan seorang revolusioner, yang tidak nyaman dengan kondisi status quo. Sejak masih aktif dalam gerakan bawah tanah NII (yang kemudian dikenal sebagai NII KW-IX), Hilmi Mubasyir dikenal sebagai pribadi yang berani mengambil langkah tidak populer; termasuk ketika ia menentang Panglima KW IX dan akhirnya terlempar dari struktur.

Kedua, konsep “ke-Rasulan” dalam NII merupakan konsep yang multidimensional. Dalam kalangan NII, Rasul merupakan sebuah penisbatan baik kepada seseorang maupun lembaga yang membawa misi Ilahi di atas muka bumi. Alhasil, di era 1980-1990-an pernah dikenal istilah “Lembaga Kerasulan”. Sepertinya, Hilmi Mubasyir melakukan elaborasi terhadap konsep kerasulan yang pernah terdoktrin dalam dirinya selama masih menjadi jajaran pimpinan NII.

Ketiga, secara psikologis, jangan-jangan Hilmi Mubasyir selalu ingin merasa berada dalam posisi “as a leader” (sebagai pemimpin). Setelah kehilangan massa solid sebagai elit teritorial NII di masa itu, muncul perasaan the syndrom of power atas dirinya. Jadi, ia membangun sebuah “kerajaan” sendiri.

Keempat, sebagai seorang yang pernah memegang jabatan pemimpin dalam sebuah kelompok pergerakan yang solid semacam NII, Hilmi tentunya memiliki beberapa teman setia yang akhirnya bersepaham dengan dirinya untuk mengembangkan sebuah “sekte” baru dalam khasanah dunia Islam di Indonesia. Selain itu, kemampuan manajerialnya dalam melakukan perekrutan jamaah selama di NII (yang terkenal “luar biasa”) juga menjadi modal dalam menjalankan roda organisasi “sekte” bentukannya.

sumber : http://mataharitimoer.multiply.com/

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Kakak Korban NII KW 9 Doktrin Tdk Sholat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 538,906 hits
November 2008
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Flickr Photos

Social IS Me 2016

Social IS Me 2016

Social IS Me 2016

Social IS Me 2016

Social IS Me 2016

Studi Banding USIM ke Pesantren Darul Falah

Bersilaturahmi ke Pesantren Darul Hijrah di kantornya Jl. Cindai Alus Martapura Kalsel pada Jumat (22/7). Pengasuh Pesantren Darul Hijrah KH. Zarkasyih menerima langsung saya dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua Umum PPP  dan Rombongan DPP PPP dalam suasan

Bersilaturahmi ke Pesantren Darul Hijrah di kantornya Jl. Cindai Alus Martapura Kalsel pada Jumat (22/7). Pengasuh Pesantren Darul Hijrah KH. Zarkasyih menerima langsung saya dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua Umum PPP  dan Rombongan DPP PPP dalam suasan

Bersilaturahmi ke Pesantren Darul Hijrah di kantornya Jl. Cindai Alus Martapura Kalsel pada Jumat (22/7). Pengasuh Pesantren Darul Hijrah KH. Zarkasyih menerima langsung saya dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua Umum PPP  dan Rombongan DPP PPP dalam suasan

Bersilaturahmi ke Pesantren Darul Hijrah di kantornya Jl. Cindai Alus Martapura Kalsel pada Jumat (22/7). Pengasuh Pesantren Darul Hijrah KH. Zarkasyih menerima langsung saya dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua Umum PPP  dan Rombongan DPP PPP dalam suasan

Lebih Banyak Foto

%d blogger menyukai ini: