Pengalaman Anggota Keluarga NII KW 9

Oktober 15, 2008 at 2:16 pm 10 komentar

Semasa kuliah aku sudah berjihad ke NII (Negara Islam Indonesia) kemudian aku bertemu dengan seorang gadis yang juga berjihad ke NII, beberapa waktu kemudian kami menikah dibawah tangan dengan aturan NII. Menurut ajaran NII “jika isteri belum hijrah ke NII, maka ia dianggap kafir”. Bukan isteri saja bahkan siapapun yang belum hijrah ke NII maka mereka dianggap Kafir. Ajaran/tuntutan hijrah ini berkembang cepat, sehingga keseharianku hanya konsentrasi dari kampus ke kampus untuk mencari TARGET yang dihijrahkan ke NII plus setoran uang yang tidak sedikit.

Tahun berganti tahun kehidupan rumah tanggapun berantakan harta benda habis hanya untuk setoran ke NII. Kuliahku putus, demikian pula dengan istriku, karena uang ujian aku gunakan untuk setor ke NII, hidupku tidak ada arah, semakin membabi buta aku mencari target-target baru, dan masalahku semakin rumit’
“Aku hidup dalam pengawasan untuk memperoleh target yang dapat dihijrahkan ke Organisasi NII, yang diikuti dengan uang setoran yang tidak sedikit”.

Aku telah menelantarkan isteri dan anakku, karena aku berjihad total ke NII, aku menjabat sebagai pimpinan setingkat kepala desa. Pada saat itu isteriku mulai bekerja.
Melihat betapa kusutnya permasalahan rumah tangga kami, pimpinan kantor isteriku menyarankan agar aku menemui bapak Antono guna membantu menyelesaikan masalah-masalah yang melilit keluargaku.
Disisi lain isteriku sudah mencapai titik klimaks, ia “TRAUMA dengan NII”, maka ia bersama anak-anakku lari dari rumah meninggalkan aku sendirian.

Bersama pa Antono aku mendapat bimbingan dalam menyelesaikan persoalanku, dan memang persoalanku satu-persatu selesai, namun aku masih menyembunyikan identitasku sebagai Pimpinan Desa NII.
Dengan terselesaikan persoalan demi persoalanku , seharusnya aku berterima kasih kepada Bapak Antono dan Bosnya isteriku, namun aku punya niat lain yaitu: “Aku ingin menghijrahkan Bapak Antono dan Bos Isteriku ke Organisasi NII”.

Suatu hari aku berdiskusi dengan Bapak Antono bersama jemaah lainnya tetang masalah kehidupan kedepan, disini aku terpancing oleh Pak Antono tentang NII, saat itu Pak Antono kaget yang dikiranya negara Islam itu masih dalam wacana, ternyata menurut keteranganku bahwa NII sudah berdiri dan saya punya jabatan di NII sebagai pimpinan setingkat kepala desa, akhirnya identitasku “TERBONGKAR” juga, termasuk Pucuk Pimpinan NII, sampai tujuan yang tersembunyipun terlacak habis. Disini niatku “GAGAL TOTAL”.

Pada waktu itu dengan ijin Allah SWT, Bapak Antono menghadirkan (secara Ghoib) rohani Pucuk Pimpinan NII yaitu AS PANDJI GUMILANG melalui seorang mediator beliau. TERNYATA Pimpinan NII tersebut mengakui bahwa Ajaran NII ini adalah ajaran sesat dan tidak di ridhoi oleh Allah SWT serta semata-mata hanya bertujuan keduniawian saja. Organisasi ini secara financial memang kuat karena mendapat support dari Petinggi di negeri ini, belum dari setoran-setoran dari hasil hijrah, juga setoran wajib dari desa sampai propinsi.

Dengan terdeteksinya tentang dan bagaimana NII, aku merasa shock, gregetan, marah, sedih….dan pada saat itu juga aku merasa baru menyadari bahwa JIHADKU selama ini adalah sia-sia dan PETAKA.

Saat itu pula aku bertekad bulat untuk hengkang dari NII dan mengikuti Pengajian yang lurus yaitu Pengajian yang dipimpin oleh Bapak Antono. Alhamdullilah aku masih diberi kesempatan untuk kembali ke jalan yang benar. Sekarang aku sudah menikah lagi, kehidupan rumah tanggaku hari demi hari makin bahagia dan harmonis.

Melalui media masa ini (website) saya menghimbau dan mengajak rekan-rekan yang masih berjihad di NII, sadarlah bahwa kalian tersesat dan segeralah kembali kejalan yang lurus yang di ridhoi Allah SWT, mumpung masih ada waktu dan kesempatan sebelum terlambat…..!!!!
Ciri NII itu sesat adalah dapat terbukti:

1. Pernahkah Rasulullah mengajak orang untuk hijrah, jihad ke Islam harus dengan memakai mahar atau setor uang..???
2. Jika NII itu ajaran yang benar, kenapa tidak terbuka untuk si’ar Islam? Kenapa mesti gerilya/sembunyi-sembunyi untuk mencari target Hijrah..???
3. Mestinya sesama muslim terjalin rasa bersaudara, rasa saling sayang menyayangi, yang kuat membantu yang lemah, kenapa di NII tidak ada rasa itu…?? bahkan anak dengan seenaknya menuduh orang tuanya sebagai “KAFIR” jika tidak hijrah ke NII.
4. Berapa besar dosa yang ditanggung karena telah menyengsarakan orang yang dihijrahkan dengan setor uang..?

Selebihnya silahkan rekan-rekanku yang masih berjihad dapat menelaah sendiri dan berpikir jernih dalam menyingkapi dari ciri kesesatan tersebut diatas dan segera sadarlah, bahwa kalian ada dalam PETAKA..!! dan perlu saya sampaikan, bahwa sampai kapanpun tak akan pernah terwujud yang namanya negara Islam di negara Republik tercinta ini.

Firman Allah : QS 4 : 100

?????? ????????? ??? ??????? ??????? ?????? ??? ????????? ????????? ???????? ??????? ??????? ???????? ???? ???????? ?????????? ????? ??????? ??????????? ????? ?????????? ????????? ?????? ?????? ???????? ????? ??????? ??????? ??????? ???????? ????????

Barangsiapa berhijrah di jalan Allah , niscaya mereka mendapati di muka bumi Ini tempat hijrah yang luas dan rezki yang banyak.

Segera hubungi saya jika ingin pembuktian:

PANJI KOKO

Perumahan Taman Ciruas Permai,

Block C.1/48 Ciruas – Serang – Banten

Hp: 0815-84246299, 081399222271, 0813-77792294

“BERSAMA PENGAJIAN RIDHO ALLAH HIDUP LEBIH TENANG DAN NYAMAN”

sumber : http://gerakankahfi.blogspot.com/2008/10/hijrah-jihad-di-nii-lebih-dari-amwal.html

Iklan

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

HEBATNYA NII KW 9 AL ZAYTUN NII KW 9 Mangkal di ATM-ATM

10 Komentar Add your own

  • 1. NeWbIe  |  Oktober 20, 2008 pukul 2:09 pm

    mo coba jawab ah…..
    1. Tidaaaak…….
    2. kan kahfi mas…… kahfi ala dia loh, bukan rasulullah
    3. Betuulll……….. jadi makin jelas disini yang kafir siapa…
    4. Ngga tauuuu…. tanya aja abu toto….. dia kan nabi katanya… hahaha nabi… hahaha… kok bisa ya ????

  • 2. Johan  |  November 17, 2008 pukul 5:09 am

    Tentu saja NII itu ga benar mas.Tapi NII itu hanya puncaknya gunung es dari carut marutnya wajah Islam abad kini.

  • 3. enon  |  November 20, 2008 pukul 8:46 am

    SETUJUUU….!!!!!
    tp saya butuh bgt sarannya… Bgmn menyadarkan org yg sdh”hijrah” / tersesat??? Terus terang itu terjadi pd “tmn dekat” saya, dan krn itu hub saya dgn dia jd berantakan. Perlu diketahui sekitar 5/6 thn yg lalu dia sdh prnah “tersesat” bahkan jg sdh jd kepala desa seperti crta mas diatas, dan kemudian insaf tp sdh kira3 3 mingguan ini “tersesat” lagi. Memang byk kasus yg sperti itu?? Tp anehnya dia tdk mau mengajak saya utk hijrah. Dan Alhamdulillah smp kpn pun sy tdk akan pernah mau.

    Mohon sarannya…

  • 4. NeWbIe  |  November 20, 2008 pukul 2:05 pm

    laaaaahhhhh…….. masih ada aja orang yang mao jatoh ke lobang yang sama…….. Gokil…….

  • 5. enon  |  November 21, 2008 pukul 3:08 am

    itu dia sy jg heran. Pdhl selama dia insaf dia crt ke sy dgn sesadar2nya bhw dia “cape” tiap hr hrs rekrut org krn uang setoran wajib yg dibebankan dia, hrs trs menerus bikin crt bohong ketika dia “berkhotbah” utk bawahan2nya (krn dia kepala desa). Dia jg bersumpah ga bakaln masuk/ikut lagi. Tp knp ya…sy tdk hbs pikir dia bisa terhipnotis lg oleh omongan2 “sayap kanan”. Krn mrk tdk pnah gentar utk trs melacak keberadaan mantan anggotanya. Dan awalnya dr menelepon (dr tlp umum, tkt kelacak identitasnya), lsg lanjut dgn sesering mgkn bertemu dan tentunya tiap saat tiap wkt trs menerus tlp utk mendoktrin. Itu yg trjd sm dia.
    Gmn cr menghilangkan pengaruh2/doktrin2 mrk yaa???? HELP

  • 6. amel  |  November 22, 2008 pukul 11:02 pm

    gimana caranya keluar nih??
    tolongin donk.tapi klo keluar nanti dapet azab dari allah

  • 7. NeWbIe  |  Desember 5, 2008 pukul 1:36 am

    Azab apaan ???? azabnya panji gumilang ???
    non klo mo ngelepasin orang dari NII mang ga gampang, butuh kerja sama dari teman2, orang terdekat, orang tua, kerabat, wah semua dah…… dan selama dia masih kontak ama ntu orang2 NII bakal ribet urusannya. Tapi percaya dah, selama dia ngerti gimana sih Islam yang sebenarnya ??? pasti dia bakal punya benteng yang kuat. Banyak juga belajar dari kesalahan. Satu yang harus lo pegang, NII KW 9 itu bukan islam, mereka cuma orang2 politik yang mengatasnamakan Islam.

  • 8. ir.agus fatoni  |  Mei 20, 2009 pukul 4:39 pm

    nii sadarlah cambuk malaikat itu pedih,klu diantara saudaraku yg saat ini masih di nii besok tidak sadar hati – hati adzab alloh dan kecelakan menantimu esok hari

  • 9. Ramadhan  |  Agustus 30, 2009 pukul 4:40 am

    MasyaAllah jadi bingung nih. Sebenernya NII itu apa si?. dan apa tujuannya? kalo menurut saya tujuan NII mungkin baik, tetapi memang ada juga si sebagian ajaranya yang mungkin sesat. tetapi kenapa si tidak ada penindak lanjutannya yang lebih tegas dari pihak pemerintah RI? kan kasian yang sudah ter jerumus.

  • 10. Abqari  |  Agustus 30, 2009 pukul 5:17 am

    Benar ga si katanya dana infak yang kita kasih untuk pembangunan NII (yayasan Mahad Al-Zaytun di Indarmayu, Jawa Barat) yang di anggap sebagai Ibu Kota NII ?
    Sebenarnya apa si hubungannya NII dengan Mahad Al-Zaytun ?
    Kenapa si kalo ajaran ini sesat masih ada aja yang mau masuk ke dalam anggotanya ?
    Dan kenapa juga tidak ada sikap yang lebih tegas dari pemerintah RI pada hal kalo dipikir-pikir jika NII sesat dan memiliki anggota LEBIH BANYAK DARI MASYARAKAT RI bangsa RI pun kan akan hancur.
    Coba Donk Lebih Tegas lagi.
    Dan Publikasikan ke masyarakat apa saja yang di anggap sesat pada NII ? mungkin lewat TV, Radio dan lain-lain.
    Dan untuk anggota NII sendiri kenapa si tidak mempublikasikan ajarannya bila kalian tau ajaran kalian benar?
    Dan kenapa juga NII tidak memberika sikap jika tau banyak yang mem-fitnah kalian. Pada hal jika tidak ada fitnah kalian kan yang untung. Kalian dapat menambah lebih banyak anggota tanpa ada penghalang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 559,184 hits
Oktober 2008
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Flickr Photos


%d blogger menyukai ini: