AL ZAYTUN : TIDAK ADA KESESATAN ?

Maret 10, 2008 at 12:32 am 35 komentar

Siapa pun yang berkunjung ke Ma’had Al-Zaytun akan merasa kegum. Kegum melihat bangunannya yang menjulang tinggi dan kedisiplinannya yang luar biasa. Pelajar dan guru bahkan pengunjung tidak boleh merokok. “Kawasan ini benar-benar wilayah bebas rokok,” ucap Abdullah, salah seorang pengunjung Ma’had Al-Zaytun. Di sepanjang kompleks pondok pesantren bertaraf internasional itu juga dilarang mengendarai mobil atau sepeda motor, kecuali ada izin dari pimpinan Ma’had. Alasannya, “polusi”. Sebagai gantinya, para pekerja maupun guru menggunakan sepeda. Sepeda memiliki fungsi ganda, selain ekonomis (tanpa bahan bakar) juga sebagai alat olahraga.

Di dalam lingkungan bebas rokok, tentunya kompleks Al-Zaytun memiliki udara bersih dan nyaman. Di sepanjang sisi kiri dan kanan jalan terlihat pohon-pohon bermanfaat (pohon jati emas, zaitun, tiin, kurma dan lain-lain) dan gedung mewah seperti hotel berbintang.

Inilah sebenarnya pesantren yang sejak diresmikan oleh Prof Dr BJ Habibie (Presiden RI waktu itu) tidak henti-hentinya dikunjungi orang dari berbagai pelosok. Bukan hanya dari Indonesia, tetapi juga dari 102 negara di dunia. Tidak terbatas hanya untuk umat Islam saja, tetapi juga pemeluk agama lain (Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha dan lainnya). Semuanya diperlakukan dan dihormati dengan baik, sebagaimana Nabi Muhammad SAW menghormati tamunya meskipun berlainan agama, baik Nasrani maupun Yahudi.

Perlakuan yang sama terhadap pemeluk agama lain — khususnya di negara Indonesia yang kerap muncul konflik berbau SARA — terkandung makna yang sangat dalam dan penuh arti. Sehingga misi yang dirajut Pondok Pesantren ini, yakni mengembangkan budaya toleransi semakin bertambah nyata. Sesuai selogan yang terpampang di ruang penerima tamu, “Ma’had Al-Zaytun Pusat Pendidikan dan Pengembangan Budaya Toleransi serta Pengembangan Budaya Perdamaian”.

Tak Ditemukan Kesesatan Pada Mahad Al Zaytun

Ketua Tim Peneliti Ma’had Al Zaytun yang juga Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin mengatakan tidak ditemukan kesesatan pembelajaran di Ma’had Al-Zaytun. Namun pada aspek manajemen dan kepemimpinan Pondok Pesantren tersebut perlu dibenahi lebih baik lagi.

“Secara rinci tim peneliti MUI untuk Al Zaytun tidak menemukan sesuatu yang menjadi wacana yang mengatakan adanya kesesatan dalam ponpes tersebut mengenai aspek pembelajaran di lapangan,” tutur Ma’ruf Amin kepada Pelita, Rabu (11/9).

Menurut Ma’ruf Amin, pihaknya tidak menemukan kejanggalan-kejanggalan yang terjadi di dalam ponpes tersebut tentang kesesatan dalam pembelajaran. “Yang ditemukan justru adanya kejanggalan dalam hal aspek manajemen ataupun kepemimpinan dalam ponpes itu. Sejauh ini tim peneliti tidak menemukan adanya tindakan mendoktrinasi para pelajar atau santri untuk masuk paham tertentu.”

Ma’ruf Amin mengimbau kepada pengurus Ma’had Al Zaytun menyelesaikan aspek kepemimpinan dan manajemen agar pondok pesantren yang akhir-akhir menjadi pembicaraan masyarakat tetap eksis dan menjadi lembaga pendidikan Islam terbesar di Indonesia bahkan di dunia.

“Al Zaytun sepanjang tidak memiliki masalah yang substansial yang menyangkut ajaran Islam, maka keberadaan lembaga tersebut di Indonesia sah-sah saja,” ucapnya lagi.

Adanya wacana tentang permasalahan keberadaan Al Zaytun, lanjut Ma’ruf Amin, terletak pada orang yang mengelola lembaga tersebut dan bukan terletak pada pembelajaran yang menyebutkan adanya aliran yang sesat dalam ponpes tersebut.

“Wajar jika ada orang tua yang khawatir anak mereka belajar di Al Zaytun, tetapi untuk mengembalikan citra Al Zaytun sebagai lembaga pendidikan Islam, maka pihak MUI dalam waktu dekat akan merekomendasikan kepada pihak Al Zaytun tentang sterilisasi Al Zaytun, sehingga orang tua tidak perlu mengkhawatirkan anak mereka untuk belajar di sana,” papar Ma’ruf Amin.

www.mui.com

Iklan

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

al_yu_jadid@yahoo.com AL ZAYTUN KELILING JAWA

35 Komentar Add your own

  • 1. Ariestides Dwi Anjari  |  Maret 26, 2008 pukul 7:07 am

    Saya mempunyai seorang kakak & seorang adik yg bersekolah di Mahad AL-ZAYTUN. Saya akui sblm mrkamasuk ke ponpes ini kemampuan mrk dlm menguasai mata pelajaran umum bs dibilang kurang, ttp stlh menjadi santri di MAZ, mereka, terutama kakak perempuan saya mempunyai prestasi yg sangat memuaskan. Ya walaupun hanya mendapat ranking 10 besar dikelas & 30 besar dari seluruh jumlah santri yg ada di MAZ. Pokoknya the best dech. .

  • 2. MM ARI W  |  Mei 17, 2008 pukul 7:49 pm

    JANGAN PERNAH MELIHAT APA YG HILANG DARI DIRI KM,,TAPI LIHAT LAH PA YANG MASIH TERSISA PDA DIRI KM,,KM AKAN BISA BERTAHAN N MAJU KE DEPAN,,

  • 3. wilda ajrina  |  Mei 19, 2008 pukul 2:14 am

    kata siapa al zaytun itu sesat?
    justru di sinilah kita melihat bagaimana ada satu tempat
    terlihat seperti surga dunia.
    haha,,jangan jauh-jauh deh,buat yang ingin masuk surga,,
    jangan jauh-jauh dulu mikirin surga setelah kita mati,,
    yang sekarang saja dulu..

    nah,,,setelah saia melihat dengan mata saya sendiri,,
    bagaimana situasi disana??

    lingkungannya teratur,,
    bersih,,
    sejuk..
    adem..
    gag ada deh puntung rokok,atau asap rokok sedikitpun,,
    pasti gag ada deh yang sakit,,,

    belum lagi disana masjidnya BESAR-BESAR
    ada RAHMATAN LIL ALAMIN,,terus banyak lah,,
    lapangannya juga LUAAAAAAAAAASSSSSSSSS sekali,,,

    pokonya T.O.P B.G.T.S.K.L
    lah,,,

    saia harap juga,,
    tahun ini saia bisa kuliah disana,,,

    hehe*
    amin,

  • 4. Bal Angktan 4  |  September 7, 2008 pukul 11:43 pm

    kontol buat zytun..

    pepek buat zytun..
    ustadz n ustazah yg gk beragama..
    pikiran otak kau tu Duet aja..
    masak sedekah di tentuin..
    sedekah itu kan se ikhlas nya..!!
    NAWAWI PUKIMAK..
    SARJU CEBOL..
    ARIF BABI..

    al zytun gk sesat..
    tapi MERUGIKAN..

    KONTOL BUAT ZYTUN,,

    buat syeh..
    perot ko BESARI Lgi..
    biar macam BABI BUNTENG kau..

  • 5. tove  |  September 13, 2008 pukul 2:28 am

    Bal
    dah tau di paksa ngapain lo mau bayar,dasar goblok lo,
    sejelek” sekolah lo dy yang bkin lo ngerti mna yang salah N mana yang bener,malu tu ma angkatn lo

  • 6. dwiagus  |  September 22, 2008 pukul 5:41 am

    memandang mahad alzaytun secara objective
    bila kita memandang negatif apakah kita bisa berbuat seperti alzaytun dalam membangun dunia pendidikan
    bila kita memandang positif apakah
    kita bisa melihat manfaat buat generasi muda

    berkaitan tentang rumor negatif, jangan al zaytun. Nabi Muhammad saja yang sudah jelas kebaikannya juga banyak yang memusuhi bahkan Tuhan pun demikian ada yang tidak mengakui kebaikan Tuhan seperti Komunis

  • 7. adi  |  Oktober 12, 2008 pukul 2:27 am

    alhamdulillah

  • 8. habib akbar bin nazaruddin al-habsyi  |  Oktober 12, 2008 pukul 2:31 am

    yang diatas jgn mengolok-olok ma`had dilarang keras sebab ma`had tempat menuntut ilmu.khairul anta wakadzalika minasyaithonirrajim.

  • 9. tyas  |  November 23, 2008 pukul 5:28 am

    alzaytun itu sekolah yang bikin kta jd orang2 yang berguna,orang yang bilang al zaytun sesat tuh bodoooooooh banget.orang itu biasanya orang yang hidupnya ga punya aturan yang hidupnya merugikan orang lain.
    dan yang pastinya orang yang bermasalah di alzaytun.AL-ZAYTUN IS THE BEST

  • 10. lila  |  November 23, 2008 pukul 5:31 am

    I LIKE AL-ZAYTUN, ALLWAYS BE THE BEST FOR AL-ZAYTUN

  • 11. naya  |  Desember 12, 2008 pukul 4:51 am

    Hati2 dalam berbicara…berarti loe sama ja kaya’ kacang lupa kulitnya.

  • 12. Fadli  |  Desember 29, 2008 pukul 4:11 pm

    Yg ngomong jorok, hanya dapat menunjukkan watak/akhlaqnya, tapi walaupun mengaku pernah di MAZ, Sunnahtullahnya juga “Iblis” laknatullah juga jebolan Al-Jannah (syurga), Karena tidak mau ta’at dengan perintah Allah Yang ganjil (ta’at kepada Adam =junior). Hawa nafsu membuat dia keluar dari Syurga, Yang keluar dari MAZ, lihat saja dari bahasanya (pantas yang kotor keluar dari tubuh manusia). . Saya dukung MAZ, bila memang ada yang belum sempurna yang berikan masukan, itulah orang-orang yang positif.. Allahu Akbar!

  • 13. Indah  |  Januari 19, 2009 pukul 1:25 pm

    Aq dkg MAZ,,
    krna d snalah aq dpt ngrSain pa yg lum q rSain slma bbrP thn,,
    bwat MAZ,,mju trS pntg mNdR,,
    MAZ IS the BEsT sChOoL,,I LOVE u ZaEtuN,,LUPH U JG PUNK5

  • 14. prima  |  Januari 26, 2009 pukul 3:07 am

    kalau anda ingin tahu rasanya masakan itu enak atau tidak, jangan pernah komentar sebelum anda merasakannya. so, jangan pernah berkomentar tentang al zaitu, positif maupun negatif, jika anda belum pernah masuk dan ikut serta dengan mereka.

  • 15. Anonymous  |  Mei 2, 2009 pukul 4:42 am

    Saya setuju sama Mas/Bpk. Dwi Agus… Chayo Al-Zaytun!! Sesat ndak sesat itu kan yang nentuin cuma manusia..

  • 16. Roli gangga  |  Agustus 26, 2009 pukul 7:46 am

    wah al-zaytun mmg hebat…
    ku kangen sama org2 zaytun yg ramah2…
    dan semua teman2 angkatan 3,,i luv u all friends…
    teman segalanya di zae…
    kpn ya ada reuni akbar di zae,,pngen ktemu ma teman2 di sna..^_^

  • 17. dedi  |  Januari 11, 2010 pukul 7:20 am

    ah……….. nii sesat,bawa2 alqur’an ge

    bisa nya morotin ank org za,gak punya duit disuruh bo”ng

  • 18. seyulieang  |  Januari 12, 2010 pukul 9:44 pm

    orang tersesat itu bawaannya, kalo diingatkan gak mau terima karena yang dirasakan dihatinya adalah kebenaran. Namanya tersesat. Beda lagi dengan sang penyesat. Kalo ini adalah sengaja menuntun orang untuk jadi tersesat. Setelah tersesat agak bingung terus diporoti uangnya. Disuruh nipu sana sini. Manakala Sdr2 (NIIZ) masih pada taraf disuruh-suruh, itu artinya Sdr masih sebagai tersesat. Lain lagi kalo peringkat Sdr sudah di bagian menyuruh-nyuruh, itu artinya peringkat Sdr sudah di bagian penyesat.

    Kalo ada yang bilang: NIIZ, tidak ada kesesatan!! Maka dari mana sumber bilang itu. Kalo sumber dari yang tersesat, pantas aja dianya tak tersadar. Kalo sumber dari sang penyesat artinya pura2 tidak tahu. Agar supaya dapat lagi mangsa terjerat. Pura2 santun, bawa2 AQuran, ngaji sana-sini, untuk membekali diri dengan kepintaran mengibuli orang2 yang santri.

  • 19. Akhmad Mujahid  |  Januari 26, 2010 pukul 7:20 pm

    Hei..,seyuileang!!!! kamu siapa emangnya? berlagak yang paling tahu dan yang paling benar aja. paling agamanya baru seupil ngomongnya udah segede gajah. ngaca lo?

  • 20. Enung  |  Januari 27, 2010 pukul 8:42 pm

    Saya setuju dengan SEYUILEANG.
    “Sebarkanlah kebohongan itu beribu-ribu kali. Niscaya suatu waktu orang akan menganggapnya sebagai suatu kebenaran. Dan ini adalah konsep syetan yang diadopsi oleh NII dan MAZ, terutama oleh BOS-nya yaitu si PANJUL.

  • 21. seyulieang  |  Januari 28, 2010 pukul 1:28 pm

    Hei Akhmad Mujahat!!! betul pengetahuan aku baru se upil. Tapi aku jaga betul agar yang seupil ini tidak meleset dari ajaran Rasul SAW. Sedikit tapi manfaat. Pro Sdr Enung, mari gabung bersama untuk membeber kebusukan teman2 si Akhmad Mujahat. Kkayaknya geram dia, terbuka aurat kebohongannya.

  • 22. Buat Sdr. Enung  |  Januari 29, 2010 pukul 4:21 am

    Punya pengalaman tersesat di NII kah ?
    Mari berkunjung ke http://niikw9.wordpress.com
    Walau pengalaman hanya se-upil, Insya Allah bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang pernah terjebak dan terjerat didalamnya.

    Salam,
    Bahtiar
    Mantan NII
    Hp. 08132 8484 289
    Email : bahtiar@gmail.com

  • 23. seyulieang  |  Januari 30, 2010 pukul 2:52 am

    mohon maaf, karena galat terjadi pada sesi aslinya, maka komen ini saya postingkan disini, lengkap dengan copy komen yang melatar-i.
    • fathan kasiro mengatakan: (copy)
    Januari 20, 2010 pukul 7:53 am
    dari bicaramu seyulieang, tdk mencerminkan bahwa kamu berbudi pekerti luhur dan berakhlakul karimah yg baik dan benar, dihatimu telah tertanam kebencian yg mendalam terhadap sebuah kealfaan terhadap perbuatan kamu sendiri dimasa lalu, berkatalah yg santun dan sofan, insya Allah mereka akan mendengarkanmu!……..
    mau mereka futuh atau tdk, terserah mereka karena mereka yg menjalani, kita sebagai penonton, hanya berdo’a agar yg mereka lakukan pada arah yg terbaik untuk bangsa ini dan umat islam khususnya, jangan dilihat perjuangannya sekarang lihatlah suatu saat pada hasilnya yg dicapai, karena pada sekarang ini mereka terus berkorba tak kenal lelah, hanya untuk membangun sebuah kemajuan kemasa hadapan yg labih baik, adapun hasilnya kita tunggu saja, apakah islam akan lebih maju atau sama saja seperti sekarang.
    kalau kita ingin merubah keburukannya dari mereka, kita berikan contoh yg lebih baik dari mereka.
    • Huzaifah mengatakan: (copy)
    Januari 21, 2010 pukul 7:14 pm
    Kalau memang anda orang-orang yang katanya “melek” lebih baik dari orang-orang yang katanya tertidur buktikan saja dengan hasil kerja nyata dan karya untuk kemajuan Islam berdasarkan cara anda.
    Karena sampai sekarang belum jelas aktifitas dari orang orang yang katanya “melek”, apalagi hasil kerja nyata maupun karyanya untuk kemajuan Islam.

    seyulieang MENGATAKAN:

    sukuran mendapat damprat dari orang yang mengaku dirinya sebagai hamba Allah padahal sejatinya memusuhi ajaranNya. Selama ini aku rindu mendapat cacian setan. Sebaliknya barangsiapa yang me-rindu-kan pujian setan maka sudah jelas bahwa mereka adalah setan adanya.

    Tidak sulit mendapatkan rahasia dibalik ilmu ajaran NIIZaytun yang sebagian besar anggotanya diantaranya bersembunyi dibalik kos-kosan. Yaitu ilmu MAABADI’U SALASA. Menurut sumber yang tidak mau disebut namanya, bahwa ilmu itu adalah ,,taktik dan strategi diatas tiga ke-pura2an dalam tiga sisi,,. Diawali dengan langkah meninabobokkan sasaran agar menggigau dalam mimpinya. Lupa diri, lupa agama, lupa ibu, lupa bapak, lupa anak, lupa teman, lupa tetangga, lupa semuanya. Sebaliknya yang diingat adalah tanggungjawab mencari setoran uang.

    Beda tho yang tertidur dan ngelindur dibandingkan yang melek. Sadar/melek bahwa kewajiban umat adalah meneruskan langkah yang telah dibangun oleh beliau Rasul SAW. Gak usah neko-neko, ikut saja dibelakang Rasul SAW. Gak usah ikutan membandingkan hasil usaha Setan-Pelawak-Agama dengan keberhasilan alat pengagumnya. Kamu itu sedang menggigau (tidak sadar) bahwa usahamu adalah usaha yang merusak agama. Bangunan fatamorgana-mu hanya bermanfaat untuk mengelabuhi orang-orang yang lupa diri. Intisari perjuangan Rasul SAW adalah akhlak mulia. Waspada-lah haii orang-orang yang tertidur!!! Lupa diri, lupa agama!!! Cubitlah jidatmu!!! Sadar-lah. Marilah kembali kepada ajaran Rasul SAW. Hidup rukun dengan sesama se-agama dan sesama bukan se-agama-pun. Jangan melanjutkan penipuan-penipuan, yang akan melahirkan pendustaan-pendustaan baru. Ingat-lah bahwa semua itu dipertanggung-jawabkan di hadapan manusia dan di hadapan Tuhan.

    Futuh atau tidak memang bukan harapan kami para anti NIIZ. Bahkan telah menganggapnya sebagai lawakan agama yang terbesar sejak agama Islam ini. Telah menjadi bukti dan melengkapi fakta, bahwa futuh adalah bagian dari kebohongan yang dibangun untuk menggiring ke arah pembohongan besar-besaran. Kalo seseorang dibohongi yang sudah kelihatan terang dustanya masih saja membenarkan dustanya, maka sepantasnya orang-orang seperti itu disiksa untuk mencari setoran sampai nyawa dikerongkongan. Sampai di akhir hayatnya. Orang-orang semacam kamu di-didik baikpun rasanya masih mencari tambahan ilmu setan. Sepatutnya kamu dijerat disitu saja agar tidak menulari yang lain. Toh mangsamu adalah kelompokmu sendiri. Kelompok yang setuju dirinya didustai. Kalau demikan nyata bohongnya,,,,, apakah kamu2 nantinya akan menyalahkan sang sutradara (ASGP) Héééé!!!. Siapakah?? Yang sabar menunggu futuh 2009 di tahun 2010 ini??? Masih belum terjaga-kah orang tertidur????

    Sudah saatnya penjabaran rahasia ilmu MAABADI’U SALASA disebarluaskan kepada khalayak umum.

  • 24. rini  |  Maret 18, 2010 pukul 2:00 pm

    islam yang benar yang berpegang teguh pada Al-quran dan hadist
    sekarang koreksi aja masing2 diri yang pernah belajar disana maupun yg tidak belajar disana…apakah sudah sesuai pedoman yang dua itu…ingat..kita di dunia untuk bekal di akhirat…surga yang kekal ada di akhirat loh.semoga kita semua termasuk golongan yang di beri petunjuk jalan yang benar oleh Allah SWT..amin..

  • 25. jangan fitnah  |  Maret 20, 2010 pukul 2:48 pm

    Apakah Mereka atau Anda Pernah Tinggal di Al-Zaytun Selama Sembilan Tahun???

    saya tantang untuk diskusi di link :

    http://pujiaswari.blogspot.com/2010/03/apakah-mereka-atau-anda-pernah-tinggal.html

  • 26. seyulieang  |  Maret 22, 2010 pukul 10:54 am

    semua umat Islam pegangannya adalah Al-Qur’an dan Al Hadist. Para penipu-pun juga bilang begitu. Lha kalo tak bilang begitu mana mungkin dapat menipu. Tapi walaupun bilang sampe kentut-kentut, kelihatan juga belang boroknya. Bagaimana mereka (NII-AlZaytun) menghormati AQ dan Hadist, kalo ternyata perintah shalat dan menipu orangtua digembosi justru dengan Al-Qur’an dan Al Hadist.

    Kalo Sdr/i adalah santri Mahad AlZaytun pelajarilah hubungannya mahad Sdr dengan kegiatan NII-Kw9

  • 27. Buat: http://pujiaswari.blogspot.com  |  Maret 27, 2010 pukul 10:33 pm

    Saya persilahkan Sdri secepatnya meng-approve komen yang masuk, kalo memang Sdri mempunyai komitmen dengan pernyataan yang terlanjur terpampang

  • 28. bahtiar  |  September 18, 2010 pukul 2:31 pm

    NII mahad Zayton nir rojim, makin diperjelas di http://niikw9.wordpress.com

    ¤

  • 29. bahtiar  |  September 25, 2010 pukul 11:45 am

    Kasihan santri-santri polos zaytun jadi kena getahnya gara-gara ulah nii kw9 panji gumilang.

    Simak pengakuan terbaru mereka di http://niikw9.wordpress.com

    ¤

  • 30. Traitement Du Cancer Du Sein  |  April 28, 2011 pukul 12:14 am

    saya temukan artikel ini dari detik forum

  • 31. indah  |  April 29, 2011 pukul 2:10 pm

    w gak setuju dgn apa yang org bilang tentang al-zaytun karena w bertahun2 disana dan gak ada 1 pun yang mengajarkan kesesatan,,yang w dapet seperti anak2 sekolah lainnya pelajaran di sekolah..
    kami di wajibkan tadarus setelah solat subuh dan magrib…
    yang di bilang sarang teroris darimananya c??

  • 32. syaz  |  Mei 1, 2011 pukul 2:43 am

    pergilah orang orang sesat

  • 33. erlang  |  Mei 30, 2012 pukul 12:14 pm

    semoga kebenaran ,,akan terang benderang ,,, Al-Zaitun Is the best

  • 34. wisnukrenz  |  Juni 29, 2012 pukul 8:55 am

    FUTTUH ITU PERJUANGAN,
    FUTTUH ITU PENGORBANAN,
    APA YANG KALIAN LAKUKAN SEKARANG AKAN DI NIKMATI OLEH GENERASI BERIKUTNYA,
    ANDAI KALIAN TIDAK BERJUANG SEKARANG MAKA GENERASI BERIKUTNYA TIDAK MENIKMATI APAPUN.
    SAYA BANGGA JADI NII,
    JANGAN PERNAH KALIAN BERHARAP APA YANG KALIAN BANGUN AKAN JADI DALAM SEKEJAP MATA.
    KAMI NII ADALAH ORANG2 GUA DAN MEREKA TAKKAN SEDIKITPUN MENGETAHUI KARENA MATA DAN HATINYA MEREKA SUDAH TERTUTUP KARENA KEBODOHAN MEREKA SENDIRI.
    MEREKA HANYA BISA MENGOLOK-OLOK KALIAN TANPA MEMPUNYAI ILMU SEDIKITPUN SEBAGAIMANA YG MEREKA LAKUKAN SEBELUMNYA.
    FUTTUH ITU SUDAH JANJI ALLAH CEPAT ATAU LAMBAT DI KEMBALIKAN KEPADA UMAT YG MAU BERJUANG.
    KITA LIAT SAJA NANTI SIAPA YANG TERTAWA BELAKANGAN,
    KAMI ATAU KALIAN.
    BACA(IQRA)…BACA(IQRA)..BACA(IQRA)
    SESUNGGUHNYA NEGARA KALIAN (NKRI) DI UMPAMAKAN BAGAI DAUN YANG DI MAKAN ULAT,PELAN NAMUN PASTI,ITU SUDAH JANJI ALLAH.
    BUAT MEREKA YANG MATA DAN HATINYA BISA MEMBACA MAKA BERGEMBIRALAH JANGAN PERNAH BERPALING,KARENA SYEITAN SELALU MENYESATKAN HINGGA AKHIR JAMAN.

  • 35. annisa lutfiah  |  Maret 10, 2015 pukul 1:30 am

    Al-zaytun memang tidak mengajari santri nya dengan ajaran sesat,jangan percaya dengan orang-orang yang telah menyebar isu seperti itu buktinya teman” saya mondok di sana tidak ada apa”senang,enak nyaman ajah tuh,fitnah lebih kejam dari pada pembunuhan, hanya orang musrik yang seperti itu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 553,748 hits
Maret 2008
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Flickr Photos


%d blogger menyukai ini: