HABIBIE & AL ZAYTUN

Presiden meresmikan Mahad AlZaytun bukan berarti Mahad itu baik atau jelek (benar atau salah). Presiden meresmikan Masjid, Gereja, Katedral, Kuil, Klenteng, tempat balapan, tempat wisata, hotel2, dlsb, juga berarti seperti itu. Baik dan jelek bergantung masing2 personal untuk mensikapi. Sekarang ini Anda mensikapi Mahad tersebut adalah baik. Itu terserah. Tetapi kami mantan korban ini berkewajiban menjelaskan kepada umat Islam bahwa telah terjadi kejanggalan dalam merekrut anggota NIIKW9 yang berkenaan atau bersinggungan dengan Islam sebagaimana semestinya. NIIKw9 inilah yang menjadi cikal-bakal adanya Mahad yang tampak berdiri megah itu. NIIKw9-AZ dikatakan sesat karena dalam penelitian dan investigasi dinyatakan terbukti kesesatannya. (Baca buku Islam aliran sesat di Indonesia, banyak di toko2). Andapun boleh mengadakan investigasi kepada umat Islam ini, dan membuat pernyataan semau Anda. Kalo aturan dan misi dari Islam yang semestinya disalahgunakan, maka kami yang Islam
ini gak terima, minimal menjelaskan duduk persoalannya. (Ini lho Islam yang semestinya,, dan ini lho ajaran salah guna yang memakai nama Islam, bahkan pura2 membela Islam).

Mahad sampai sekarang masih berdiri kokoh, Masjid Istiqal juga masih berdiri, tempat2 prostitusi di dalam maupun di luar negeri juga masih kokoh bahkan membangun terus, itu bukan bukti kalo semua itu diridho’i. Adalah kewenangan Tuhan. Karena baik dan jelek diberi jalan sendiri2, dan masing2 kita bebas memilih. Tapi mohon maaf jangan ganggu kami punya pilihan. Janganlah engkau rongrong kami punya pilihan Agama Islam yang semestinya ini.

Jelas tho??? bahwa kami bukan melakukan fitnah. Karena persinggungan inilah yang menyebabkan ketidaksenangan, ketidaknyamanan dan berseberangan, yang kemudian dibilang fitnah.

Add comment Juni 1, 2009

HABIBIE & AL ZAYTUN

Presiden meresmikan Mahad AlZaytun bukan berarti Mahad itu baik atau jelek (benar atau salah). Presiden meresmikan Masjid, Gereja, Katedral, Kuil, Klenteng, tempat balapan, tempat wisata, hotel2, dlsb, juga berarti seperti itu. Baik dan jelek bergantung masing2 personal untuk mensikapi. Sekarang ini Anda mensikapi Mahad tersebut adalah baik. Itu terserah. Tetapi kami mantan korban ini berkewajiban menjelaskan kepada umat Islam bahwa telah terjadi kejanggalan dalam merekrut anggota NIIKW9 yang berkenaan atau bersinggungan dengan Islam sebagaimana semestinya. NIIKw9 inilah yang menjadi cikal-bakal adanya Mahad yang tampak berdiri megah itu. NIIKw9-AZ dikatakan sesat karena dalam penelitian dan investigasi dinyatakan terbukti kesesatannya. (Baca buku Islam aliran sesat di Indonesia, banyak di toko2). Andapun boleh mengadakan investigasi kepada umat Islam ini, dan membuat pernyataan semau Anda. Kalo aturan dan misi dari Islam yang semestinya disalahgunakan, maka kami yang Islam
ini gak terima, minimal menjelaskan duduk persoalannya. (Ini lho Islam yang semestinya,, dan ini lho ajaran salah guna yang memakai nama Islam, bahkan pura2 membela Islam).

Mahad sampai sekarang masih berdiri kokoh, Masjid Istiqal juga masih berdiri, tempat2 prostitusi di dalam maupun di luar negeri juga masih kokoh bahkan membangun terus, itu bukan bukti kalo semua itu diridho’i. Adalah kewenangan Tuhan. Karena baik dan jelek diberi jalan sendiri2, dan masing2 kita bebas memilih. Tapi mohon maaf jangan ganggu kami punya pilihan. Janganlah engkau rongrong kami punya pilihan Agama Islam yang semestinya ini.

Jelas tho??? bahwa kami bukan melakukan fitnah. Karena persinggungan inilah yang menyebabkan ketidaksenangan, ketidaknyamanan dan berseberangan, yang kemudian dibilang fitnah.

Add comment Juni 1, 2009

PEMBELAAN WALI SANTRI AL ZAYTUN

Kalau memang Al Zaytun sesat kenapa nggak dimusnahkan sama pemerintah?????? dan kenapa Bp. Prof. B.J. Habibie Presiden RI pada saat itu mau meresmikan Mahad Al Zaytun????????? Bp. Prof. B.J. Habibie adalah orang tercerdas dan bukan orang sembarangan loh??????? dan kenapa sampai saat ini Mahad Al Zaytun masih tetap kokoh berdiri????????? itu semua……………. karena ridho dari Allah SWT. Jadi saya sarankan tidak perlu membuang-buang waktu untuk berbuat kezaliman……………

Astagfirullah….naudzubillahiminzalik…..saya sebagai salah satu orang tua santri di Zaytun sangat prihatin dengan segala komentar negative yang tidak berdasar dan fitnah belaka ttg Al Zaytun. Semoga Allah SWT mengampuni dosa kalian semua. Amin.

Ibu Khaerani – dkhaerani@yahoo.com di Jeddah +96 655 3427894 (boleh telp / sms)

1 comment Mei 25, 2009

SUARA AL ZAYTUN MALAYSIA

Penulis : siti
E-mail : dila08_ilp@yahoo.com

saye bekas santri al zaytun angkatan pertama 1999 dari malaysia, jangan la salahkan al-zaytun, pendidikannya sangat bagus

cuma pemimpinnya aja yang ada buat salah..saya rindu sama al-zaytun.. kapan ya boleh kesana lagi…

Add comment Mei 25, 2009

SUARA AL ZAYTUN MALAYSIA

Penulis : siti
E-mail : dila08_ilp@yahoo.com

saye bekas santri al zaytun angkatan pertama 1999 dari malaysia, jangan la salahkan al-zaytun, pendidikannya sangat bagus

cuma pemimpinnya aja yang ada buat salah..saya rindu sama al-zaytun.. kapan ya boleh kesana lagi…

Add comment Mei 25, 2009

NASEHAT DARI MANTAN NII KW 9

Penulis : ir.agus fatoni
E-mail : tomi.barock@gmail.com

nii sadarlah cambuk malaikat itu pedih,klu diantara saudaraku yg saat ini masih di nii besok tidak sadar hati – hati adzab

alloh dan kecelakan menantimu esok hari

0856 5566 8197

1 comment Mei 25, 2009

NASEHAT DARI MANTAN NII KW 9

Penulis : ir.agus fatoni
E-mail : tomi.barock@gmail.com

nii sadarlah cambuk malaikat itu pedih,klu diantara saudaraku yg saat ini masih di nii besok tidak sadar hati – hati adzab

alloh dan kecelakan menantimu esok hari

0856 5566 8197

5 comments Mei 25, 2009

ARINA LESTARI, SEMANGAT WARGA BARU NII KW9

janji futuh

Penulis : arina lestari
E-mail : theywe_lutu@yahoo.com

emang semakin tinggi pohon, angin makin keras….
liat donk pohon – pohon di sekitar lo…konseisten kan, dari mulai akar, batang, buah….
masa islam gak konsisten….
islam pke dasar islam (al-quran), batangnya islam(berwilayah islam,teritorial islam), buahnya juga islam(umat islam,yang

menggunakan al-quran sebagai dasar)…
inget inti al-quran……
inget nabi Muhammad…jangan salah lho….
nabi juga seorang pemimpin….seorang presiden….pemimpin presiden negara islam….
negara yang diridhoi Allah cuma ISLAM…..
selamat, sejahtera….
lo pada mw selamat dan sejahtera ga…????
menjadikan islam 1…..
mang bisa????
bisa lah….
wong nabi Muhammad aja bisa menjadikan islam 2/3 dunia…masa qt gag bisa….
kan di al-quran sendiri Allah menjanjikan 2 masa kebangkitan….
masa lo pada gak percaya????
tu dari al-quran lo….
klo lo gag percaya al-quran…
patut dipertanyakan kepercayaan lo sekarang….
masi pada islam KTP, alias ketipu……………………..ketipu sejarah………………

emang c banyak banget yang harus qt korbanin disini…….
itu lah cobaan…..Allah akan menguji qt dengan harta dan diri….
tawakal ajah…..
percaya dg janji Allah….Tuhan yang qt yakini……….
untuk terwujudnya negara Allah….negara yang diridhoi Allah……….
qt sedang membuat sejarah ke2……

semangat…semangat…..
ayo 2014….qt futuh…..

Add comment Mei 25, 2009

ARINA LESTARI, SEMANGAT WARGA BARU NII KW9

janji futuh

Penulis : arina lestari
E-mail : theywe_lutu@yahoo.com

emang semakin tinggi pohon, angin makin keras….
liat donk pohon – pohon di sekitar lo…konseisten kan, dari mulai akar, batang, buah….
masa islam gak konsisten….
islam pke dasar islam (al-quran), batangnya islam(berwilayah islam,teritorial islam), buahnya juga islam(umat islam,yang

menggunakan al-quran sebagai dasar)…
inget inti al-quran……
inget nabi Muhammad…jangan salah lho….
nabi juga seorang pemimpin….seorang presiden….pemimpin presiden negara islam….
negara yang diridhoi Allah cuma ISLAM…..
selamat, sejahtera….
lo pada mw selamat dan sejahtera ga…????
menjadikan islam 1…..
mang bisa????
bisa lah….
wong nabi Muhammad aja bisa menjadikan islam 2/3 dunia…masa qt gag bisa….
kan di al-quran sendiri Allah menjanjikan 2 masa kebangkitan….
masa lo pada gak percaya????
tu dari al-quran lo….
klo lo gag percaya al-quran…
patut dipertanyakan kepercayaan lo sekarang….
masi pada islam KTP, alias ketipu……………………..ketipu sejarah………………

emang c banyak banget yang harus qt korbanin disini…….
itu lah cobaan…..Allah akan menguji qt dengan harta dan diri….
tawakal ajah…..
percaya dg janji Allah….Tuhan yang qt yakini……….
untuk terwujudnya negara Allah….negara yang diridhoi Allah……….
qt sedang membuat sejarah ke2……

semangat…semangat…..
ayo 2014….qt futuh…..

2 comments Mei 25, 2009

MOHON INFO : CALON WALI SANTRI AL ZAYTUN

mohon masukan :

Penulis : ella m f
E-mail : ellamuthiafardhany@yahoo.com

tolong dong yg pernah sekolah di azaitun saya minta komentarnta tentang azaitun karena anak saya insya allah mau sekolah di sana

Add comment Mei 25, 2009

MOHON INFO : CALON WALI SANTRI AL ZAYTUN

mohon masukan :

Penulis : ella m f
E-mail : ellamuthiafardhany@yahoo.com

tolong dong yg pernah sekolah di azaitun saya minta komentarnta tentang azaitun karena anak saya insya allah mau sekolah di sana

1 comment Mei 25, 2009

KEHIDUPAN RUMAH TANGGA NII KW 9

Sudah jatuh tertimpa tangga pula, itulah gambaran lengkap tentang muadhof secara keseluruhan. Jika suaminya diteritorial dan di Al-Zaytun sudah habis – habisan, lho ini tak ketinggala pula bahwa istri- istri muadhof [ yang anak –anaknya jumlanya banyak, hingga begitu repotnya ] juga tak ketinggalan juga diexploitasi tenaganya oleh para exponen – exponen yang bermodus sebagai koordinator laundry pakaian santri. Anggapan exsponen bahwa memberikan pakaian kotor dari santri kepada istri – istri muadhof/ muadhof adalah tambahan rejeki yang mesti diterima tanpa harus banyak protes dan mengeluh tentang persoalan ekonomi, meski itu jauh dari memadai. Ya, bagaimana itu tidak jauh memadai, jika para exsponen yang merangkap sebagai koordianator laundry juga melakukan pemerasan dan pemotongan – pemotongan seenaknya terhadap jasa yang telah diberikan pada istri muadhof tersebut. Bagaimana exponen – exponen yang merangkap sebagai koordinator laundry
tersebut tidak senang, lho wong mereka itu tinggal tunjuk ini itu kepada istri muadhof, agar beres cuciannya tapi bisa mendatangkan pendapatan bagi dirinya sekitar Rp. 5.000.000,- [ lima juta rupiah ] sampai dengan Rp.8.000.000 rupiah sebulannya diluar gajinya, apa itu tidak enak hanya ongkang – ongkang kaki duit datang sendiri dan yang mengerjakannya adalah istri – istri muadhof. Bahkan jasa laundry ini telah demikian dikomersilkan oleh exponen; misalnya ; jika sebagai anggota suatu laundry pada exponen tertentu, maka harus beli juga sabun, pewangi disitu dan disamping itu pula dilakukan potongan seenaknya uang simpanan, uang becak dll, bahkan ada koordinator yang punya beberapa mesin cuci, demi uangnya tamabah bejibun. Rata – rata setiap exsponen yang merangkap sebagai koordinator laundry itu jumlah anggotanya ada yang sekitar 30, 40, 50, 60 sampai 70 orang, bayangkan tinggal hitung saja keuntungannya. Kalau kita ketahui bahwa seorang muadhof
yang sebagai karyawan bangunan di Al-Zaytun dapat gaji bersihnya antara Rp. 50.00- sampai Rp.75.000, terus apa yang bisa diperbuat oleh istri –istri muadhof yang rata – rata anaknya lebih dari dua, bahkan menurut pengamatan penulis ada yang empat, lima bahkan delapan juga ada. Tragis bukan. Apalagi dengan doktrin bahwa wanita – wanita NII KW IX Abu Toto itu dilarang KB yang berarti potensi punya anak banyak adalah satu kepastian, sehingga makin rumit dan kompleks tingkat persoalan ekonomi, beban hidup dan sulit keluar dari lingkaran setan ini sampai kapanpun. Sehingga tidak anehlah kalau anda melihat istri – muadhof yang main ke Al-Zaytun menuntun anak – anaknya yang banyak dan masih kecil dalam jarak yang tidak jauh.

SUMBER : http://www.nii-crisis-center.com/

1 comment Mei 13, 2009

KEHIDUPAN RUMAH TANGGA NII KW 9

Sudah jatuh tertimpa tangga pula, itulah gambaran lengkap tentang muadhof secara keseluruhan. Jika suaminya diteritorial dan di Al-Zaytun sudah habis – habisan, lho ini tak ketinggala pula bahwa istri- istri muadhof [ yang anak –anaknya jumlanya banyak, hingga begitu repotnya ] juga tak ketinggalan juga diexploitasi tenaganya oleh para exponen – exponen yang bermodus sebagai koordinator laundry pakaian santri. Anggapan exsponen bahwa memberikan pakaian kotor dari santri kepada istri – istri muadhof/ muadhof adalah tambahan rejeki yang mesti diterima tanpa harus banyak protes dan mengeluh tentang persoalan ekonomi, meski itu jauh dari memadai. Ya, bagaimana itu tidak jauh memadai, jika para exsponen yang merangkap sebagai koordianator laundry juga melakukan pemerasan dan pemotongan – pemotongan seenaknya terhadap jasa yang telah diberikan pada istri muadhof tersebut. Bagaimana exponen – exponen yang merangkap sebagai koordinator laundry
tersebut tidak senang, lho wong mereka itu tinggal tunjuk ini itu kepada istri muadhof, agar beres cuciannya tapi bisa mendatangkan pendapatan bagi dirinya sekitar Rp. 5.000.000,- [ lima juta rupiah ] sampai dengan Rp.8.000.000 rupiah sebulannya diluar gajinya, apa itu tidak enak hanya ongkang – ongkang kaki duit datang sendiri dan yang mengerjakannya adalah istri – istri muadhof. Bahkan jasa laundry ini telah demikian dikomersilkan oleh exponen; misalnya ; jika sebagai anggota suatu laundry pada exponen tertentu, maka harus beli juga sabun, pewangi disitu dan disamping itu pula dilakukan potongan seenaknya uang simpanan, uang becak dll, bahkan ada koordinator yang punya beberapa mesin cuci, demi uangnya tamabah bejibun. Rata – rata setiap exsponen yang merangkap sebagai koordinator laundry itu jumlah anggotanya ada yang sekitar 30, 40, 50, 60 sampai 70 orang, bayangkan tinggal hitung saja keuntungannya. Kalau kita ketahui bahwa seorang muadhof
yang sebagai karyawan bangunan di Al-Zaytun dapat gaji bersihnya antara Rp. 50.00- sampai Rp.75.000, terus apa yang bisa diperbuat oleh istri –istri muadhof yang rata – rata anaknya lebih dari dua, bahkan menurut pengamatan penulis ada yang empat, lima bahkan delapan juga ada. Tragis bukan. Apalagi dengan doktrin bahwa wanita – wanita NII KW IX Abu Toto itu dilarang KB yang berarti potensi punya anak banyak adalah satu kepastian, sehingga makin rumit dan kompleks tingkat persoalan ekonomi, beban hidup dan sulit keluar dari lingkaran setan ini sampai kapanpun. Sehingga tidak anehlah kalau anda melihat istri – muadhof yang main ke Al-Zaytun menuntun anak – anaknya yang banyak dan masih kecil dalam jarak yang tidak jauh.

SUMBER : http://www.nii-crisis-center.com/

3 comments Mei 13, 2009

SUMBER DANA NII KW 9

Pada dasarnya modus fa’i secara umum pasti dilakukan oleh seluruh warga NII Al Zaytun. Namun dalam pelaksanaan pola fa’i dilakukan dengan cara bermacam-macam, hal itu tergantung kepada kondisi materi (SDM) ummat yang dimiliki. Pola-pola ini terus berkembang sehingga ada yang menjadi trade mark bagi setiap daerah, namun masing-masing daerah memiliki pola yang khas dalam menjalankan tugas fa’i tersebut. Berikut ini contoh pola dan modus program fa’i yang sering dilakukan:

Di Daerah Jakarta Pusat:

Pola yang selama ini diterapkan adalah dengan mengkoordinir pembantu rumah tangga dan baby sitter untuk mencuri dan merampok isi rumah majikan atau tempat bekerja dalam waktu minimal 2-3 hari dan maksimal satu minggu, terhitung setelah masuk kerja. Untuk pola pembagian kerja fa’i tersebut digunakan berbagai sarana yayasan penyalur baby sitter dan PRT, dan sebelumnya mereka dibekali dengan identitas palsu oleh para mas’ul. Proses serah terima baby sitter dan PRT dilakukan secara formil sebagaimana biasa, dengan diantar oleh penanggung jawab yayasan yang nota bene adalah mas’ul NII juga, kemudian menandatangani pernyataan dan surat perjanjian.

Para pekerja wanita tersebut sebenarnya merupakan kader NII yang handal dan berani (militan), segera setelah melakukan aksi secepatnya, segera kembali ke markasnya dengan membawa hasil kejahatannya. Sebagaimana yang terungkap oleh pihak aparat Polsek Pulogadung, dua bulan lalu, para pelaku tindak kriminal dengan modus PRT & Baby Sitter memang terbukti dilakukan oleh komunitas NII dari Distrik dan Daerah Jakarta Pusat. Sayang aparat Polri malah menjeratnya hanya dengan pidana Tipiring (Tindak Pidana Ringan) yang berkenaan dengan masalah KTP semata. Padahal setelah mereka dilepas, hari itu pula mereka kembali berkumpul di malja’ mereka yang lain dan melakukan tindak kriminal lagi antara lain di kawasan Pondok Indah dan Kebon Jeruk dengan mengeruk dana hingga ratusan juta rupiah. Daerah operasi tindak kejahatan gerakan ini sangat luas, sesuai dengan keberadaan jaringan NII, diantaranya adalah kota Bandung, Purwokerto, Banyumas, Yogyakarta, Madiun,
Surabaya, Palembang, Jambi hingga Pekanbaru (Riau). Ini baru jaringan dari satu distrik Jakarta Pusat.

Di Daerah Jakarta Selatan

Pola dan program kebijakan praktek pelaksanaan fa’i yang diterapkan Daerah Jakarta Selatan mengalami perubahan setelah beberapa kali berurusan dengan pihak yang berwajib. Pola yang diterapkan sejak tahun 1995 s/d tahun 1999 lebih banyak menjurus kepada pencurian dan perampokan serta pembunuhan yang sudah direncanakan sebelumnya, seperti modus perampokan Taksi dan menggunakannya untuk merampok dan membunuh penumpang serta merampas mobil yang lain. Target dan sasaran operasi seperti Kampus, rumah kosong, perkantoran, SPBU, Toko, Supermarket serta para executive muda yang menjadi konsumen hiburan malam menjadi target utama operasi fa’i, bahkan rumah orangtua atau keluarga sendiri pun bisa menjadi target operasi.

Namun setelah tahun 1999 s/d sekarang, pola dan modus fa’i yang diterapkan berubah kepada modus penipuan, diantaranya ada yang berdalih sebagai panitia Bhakti Sosial dan pembangunan pesantren dengan melalui surat edaran resmi dari instansi tertentu yang dipalsukan kemudian diedarkan ke lingkungan saudara, teman dekat dan orang yang tergolong kaya. Namun apabila target pengumpulan dana ternyata tidak mencukupi juga maka jurus menipu orangtua dan keluarga sendiri hingga mencuri atau menggelapkan barang keluarga mau tak mau harus dilakukan.
Para anggota NII teritorial Jakarta Selatan yang bermalja’ (berdomisili) di Yogyakarta atau dalam istilah NII adalah Tha’ifah Yogyakarta, didalam melaksanakan praktek program fa’i antara lain menggunakan modus pencurian. Akan tetapi pola kriminalitas yang dipakai yaitu dengan berpura-pura mencari tempat tinggal (rumah kost) dan kemudian membayar sejumlah uang sebagai tanda jadi kurang lebih Rp. 10.000,00 dari harga sewa per bulannya sekitar Rp.75.000,00 sampai Rp. 100.000,00. Namun setelah tinggal di tempat kost tersebut hanya beberapa hari (sekitar tiga hari), mereka memanfaatkan keleluasaan untuk menjarah semua barang-barang yang berharga dari kamar-kamar kost yang letaknya sangat berdekatan dan aman, lantas dengan cara mencongkel pintu atau masuk lewat atas plafon kamar-kamar yang kosong, karena penghuninya sedang berada di kampus atau melakukan aktivitas yang lain.

Dengan dibantu oleh beberapa mas’ul (aparat Desa) yang datang dan biasanya mengaku sebagai keluarga atau orang tua anak kost, dan yang pasti dengan membawa sebuah kardus yang besar, yang berisi tas-tas kecil atau kardus-kardus yang tersusun berurutan ukurannya dari ukuran besar hingga ukuran kardus Indo Mie. Maka para mujahid NII dengan sangat leluasa sekali selalu berhasil membawa barang-barang elektronik seperti TV, VCD, Computer dan barang berharga lainnya milik para penghuni kontrakan mahasiswa atau kardus Indo Mie. Maka para mujahid NII dengan sangat leluasa sekali selalu berhasil membawa barang-barang elektronik seperti TV, VCD, Computer dan barang berharga lainnya milik para penghuni kontrakan mahasiswa atau karyawan tersebut tanpa kecurigaan dari para penghuni kontrakan tersebut maupun masyarakat sekitarnya.

Daerah Jakarta Timur dan Barat

Pola fa’i yang kerap dilakukan di daerah ini adalah melalui modus pengumpulan dengan dalih sumbangan pembangunan masjid, panti asuhan dan pesantren dengan menggunakan proposal pembangunan kartu selebaran dan kotak amal dari masjid atau pesantren yang bersangkutan yang alamat hingga tandatangan serta cap stempel panitia yang kesemuanya dipalsukan. Modus ini dilakukan banyak personil dengan tujuan meningkatkan hasil pendapatan, untuk modus ini dikerahkan 10-15 personil. Modus ini sering ditemui di pasar-pasar dan bis-bis umum di Jakarta dan sekitarnya. Secara umum seluruh ummat NII wajib melakukan aksi -aksi tersebut, baik secara individu atau kelompok bahkan untuk aksi pencurian dan penipuan terhadap harta orangtua sendiri adalah kebiasaan yang harus dilakukan warga NII. Namun modus kriminal yang sudah menjadi trademark kedua daerah ini.

Inilah hasil investigasi yang serius dan mendalam tentang gerakan NII faksi Al Zaytun yang bisa dipertanggungjawabkan validitasnya dalam sebuah penelitian sekaligus sebagai upaya pembuktian terhadap aspek kejahatan dan aspek keterkaitan langsung secara ideologis–sosio agama, budaya politik, ekonomi dan organisasi antara Ma’had Al Zaytun dengan gerakan NII yang sangat meresahkan tersebut.

sumber : http://www.nii-crisis-center.com/

Add comment Mei 13, 2009

SUMBER DANA NII KW 9

Pada dasarnya modus fa’i secara umum pasti dilakukan oleh seluruh warga NII Al Zaytun. Namun dalam pelaksanaan pola fa’i dilakukan dengan cara bermacam-macam, hal itu tergantung kepada kondisi materi (SDM) ummat yang dimiliki. Pola-pola ini terus berkembang sehingga ada yang menjadi trade mark bagi setiap daerah, namun masing-masing daerah memiliki pola yang khas dalam menjalankan tugas fa’i tersebut. Berikut ini contoh pola dan modus program fa’i yang sering dilakukan:

Di Daerah Jakarta Pusat:

Pola yang selama ini diterapkan adalah dengan mengkoordinir pembantu rumah tangga dan baby sitter untuk mencuri dan merampok isi rumah majikan atau tempat bekerja dalam waktu minimal 2-3 hari dan maksimal satu minggu, terhitung setelah masuk kerja. Untuk pola pembagian kerja fa’i tersebut digunakan berbagai sarana yayasan penyalur baby sitter dan PRT, dan sebelumnya mereka dibekali dengan identitas palsu oleh para mas’ul. Proses serah terima baby sitter dan PRT dilakukan secara formil sebagaimana biasa, dengan diantar oleh penanggung jawab yayasan yang nota bene adalah mas’ul NII juga, kemudian menandatangani pernyataan dan surat perjanjian.

Para pekerja wanita tersebut sebenarnya merupakan kader NII yang handal dan berani (militan), segera setelah melakukan aksi secepatnya, segera kembali ke markasnya dengan membawa hasil kejahatannya. Sebagaimana yang terungkap oleh pihak aparat Polsek Pulogadung, dua bulan lalu, para pelaku tindak kriminal dengan modus PRT & Baby Sitter memang terbukti dilakukan oleh komunitas NII dari Distrik dan Daerah Jakarta Pusat. Sayang aparat Polri malah menjeratnya hanya dengan pidana Tipiring (Tindak Pidana Ringan) yang berkenaan dengan masalah KTP semata. Padahal setelah mereka dilepas, hari itu pula mereka kembali berkumpul di malja’ mereka yang lain dan melakukan tindak kriminal lagi antara lain di kawasan Pondok Indah dan Kebon Jeruk dengan mengeruk dana hingga ratusan juta rupiah. Daerah operasi tindak kejahatan gerakan ini sangat luas, sesuai dengan keberadaan jaringan NII, diantaranya adalah kota Bandung, Purwokerto, Banyumas, Yogyakarta, Madiun,
Surabaya, Palembang, Jambi hingga Pekanbaru (Riau). Ini baru jaringan dari satu distrik Jakarta Pusat.

Di Daerah Jakarta Selatan

Pola dan program kebijakan praktek pelaksanaan fa’i yang diterapkan Daerah Jakarta Selatan mengalami perubahan setelah beberapa kali berurusan dengan pihak yang berwajib. Pola yang diterapkan sejak tahun 1995 s/d tahun 1999 lebih banyak menjurus kepada pencurian dan perampokan serta pembunuhan yang sudah direncanakan sebelumnya, seperti modus perampokan Taksi dan menggunakannya untuk merampok dan membunuh penumpang serta merampas mobil yang lain. Target dan sasaran operasi seperti Kampus, rumah kosong, perkantoran, SPBU, Toko, Supermarket serta para executive muda yang menjadi konsumen hiburan malam menjadi target utama operasi fa’i, bahkan rumah orangtua atau keluarga sendiri pun bisa menjadi target operasi.

Namun setelah tahun 1999 s/d sekarang, pola dan modus fa’i yang diterapkan berubah kepada modus penipuan, diantaranya ada yang berdalih sebagai panitia Bhakti Sosial dan pembangunan pesantren dengan melalui surat edaran resmi dari instansi tertentu yang dipalsukan kemudian diedarkan ke lingkungan saudara, teman dekat dan orang yang tergolong kaya. Namun apabila target pengumpulan dana ternyata tidak mencukupi juga maka jurus menipu orangtua dan keluarga sendiri hingga mencuri atau menggelapkan barang keluarga mau tak mau harus dilakukan.
Para anggota NII teritorial Jakarta Selatan yang bermalja’ (berdomisili) di Yogyakarta atau dalam istilah NII adalah Tha’ifah Yogyakarta, didalam melaksanakan praktek program fa’i antara lain menggunakan modus pencurian. Akan tetapi pola kriminalitas yang dipakai yaitu dengan berpura-pura mencari tempat tinggal (rumah kost) dan kemudian membayar sejumlah uang sebagai tanda jadi kurang lebih Rp. 10.000,00 dari harga sewa per bulannya sekitar Rp.75.000,00 sampai Rp. 100.000,00. Namun setelah tinggal di tempat kost tersebut hanya beberapa hari (sekitar tiga hari), mereka memanfaatkan keleluasaan untuk menjarah semua barang-barang yang berharga dari kamar-kamar kost yang letaknya sangat berdekatan dan aman, lantas dengan cara mencongkel pintu atau masuk lewat atas plafon kamar-kamar yang kosong, karena penghuninya sedang berada di kampus atau melakukan aktivitas yang lain.

Dengan dibantu oleh beberapa mas’ul (aparat Desa) yang datang dan biasanya mengaku sebagai keluarga atau orang tua anak kost, dan yang pasti dengan membawa sebuah kardus yang besar, yang berisi tas-tas kecil atau kardus-kardus yang tersusun berurutan ukurannya dari ukuran besar hingga ukuran kardus Indo Mie. Maka para mujahid NII dengan sangat leluasa sekali selalu berhasil membawa barang-barang elektronik seperti TV, VCD, Computer dan barang berharga lainnya milik para penghuni kontrakan mahasiswa atau kardus Indo Mie. Maka para mujahid NII dengan sangat leluasa sekali selalu berhasil membawa barang-barang elektronik seperti TV, VCD, Computer dan barang berharga lainnya milik para penghuni kontrakan mahasiswa atau karyawan tersebut tanpa kecurigaan dari para penghuni kontrakan tersebut maupun masyarakat sekitarnya.

Daerah Jakarta Timur dan Barat

Pola fa’i yang kerap dilakukan di daerah ini adalah melalui modus pengumpulan dengan dalih sumbangan pembangunan masjid, panti asuhan dan pesantren dengan menggunakan proposal pembangunan kartu selebaran dan kotak amal dari masjid atau pesantren yang bersangkutan yang alamat hingga tandatangan serta cap stempel panitia yang kesemuanya dipalsukan. Modus ini dilakukan banyak personil dengan tujuan meningkatkan hasil pendapatan, untuk modus ini dikerahkan 10-15 personil. Modus ini sering ditemui di pasar-pasar dan bis-bis umum di Jakarta dan sekitarnya. Secara umum seluruh ummat NII wajib melakukan aksi -aksi tersebut, baik secara individu atau kelompok bahkan untuk aksi pencurian dan penipuan terhadap harta orangtua sendiri adalah kebiasaan yang harus dilakukan warga NII. Namun modus kriminal yang sudah menjadi trademark kedua daerah ini.

Inilah hasil investigasi yang serius dan mendalam tentang gerakan NII faksi Al Zaytun yang bisa dipertanggungjawabkan validitasnya dalam sebuah penelitian sekaligus sebagai upaya pembuktian terhadap aspek kejahatan dan aspek keterkaitan langsung secara ideologis–sosio agama, budaya politik, ekonomi dan organisasi antara Ma’had Al Zaytun dengan gerakan NII yang sangat meresahkan tersebut.

sumber : http://www.nii-crisis-center.com/

Add comment Mei 13, 2009

NOMOR INDUK KTP NII KW 9

Penggunaan kode sandi teritori adalah susunan kode angka 4 s/d 6 digit yang menunjukkan identitas wilayah dan posisi seorang warga nii kw ix,pengunaan kode teritori ini hanya diberlakukan di pulau jawa atau aparat teritorial saja. Untuk aparat fungsional hanya menggunakan nama perwakilan YPI di suatu propinsi.

Berikut contoh penggunaan kode sandi teritori yang digunakan sampai hari ini

Penggunaan kode awal angka 1xxxx

Digunakan untuk menunjukkan wilayah (JABAR SELATAN=Priangan Timur) meliputi:Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Banjar Negara, Sumedang Majalengka, Indramayu, Subang dan Purwarkata.

sumber www.nii-crisis-center.com

Kode Awal Angka 2xxxx
Digunakan untuk menunjukkan Wilayah Jawa Tengah

Kode Awal Angka 3xxxx
Digunakan untuk menunjukkan Wilayah Jawa Timur

Kode Awal Angka 7xxxx

Digunakan untuk Wilaya (JABAR UTARA=Priangan Barat) meliputi Garut, Bandung – Padalarang,Cianjur, Bogor dan Sukabumi.

Kode digit kedua 71xxx
Digunakan untuk teritori daerah:

Kode angka : 71xx menunjukkan daerah teritori GARUT
Kode angka: 72xx menunjukkan daerah teritori BANDUNG
Kode angka 73xx menunjukan daerah teritori SUKABUMI
Kode angka 74xx menunjukkan Daerah teritori BOGOR

Kode awal 9xxxx
Digunakan untuk Wilayah 9 atau Jakarta Raya (Bekasi, DKI, Jakarta, Depok, Tangerang dan Banten)

Kode digit kedua 91xxx
Digunakan untuk Teritorial Daerah:

Kode Angka: 91xxx menunjukkan Daerah Teritori BEKASI
Kode Angka: 92xxx menunjukkan Daerah Teritori JAK. TIM
Kode Angka 93xxx menunjukkan Daerah Teritori JAK. SEL
Kode Angka 94xxx menunjukkan Daerah Teritori JAK. BAR
Kode Angka 95xxx menunjukkan Daerah Teritori JAK. UT
Kode Angka 96xxx menunjukkan Daerah Teritori JAK. PUS
Kode Angka 97xxx menunjukkan Daerah Teritori TANGERANG
Kode Angka 98xxx menunjukkan Daerah Teritori BANTEN UTARA
Kode Angka 99xxx menunjukkan Daerah Teritori BANTEN SELATAN

Kode digit ketiga 911xx

Digunakan untuk Teritorial District (Kabupaten). Untuk teritorial district, O.D.O dan Desa jumlah teritorial tersebut disesuaikan dengan teritorial yang ada di wilayah NKRI. Sebagai contoh:

Daerah Jakarta Selatan memiliki 10 Kabupaten (Distrik Office) meliputi:

Distrik Setia Budi (931xx)
Distrik Cilandak (932xx)
Distrik Mampang (933xx)
Distrik Tebet (934xx)
Distrik Ps Minggu (935xx)
Distrik Pancoran (936xx)
Distrik Jagakarsa (937xx)
Distrik Kebayoran Baru (938xx)
Distrik Kebayoran Lama (939xx)
Distrik Ulujami (9310xx)

Kode digit Keempat 9111x

Digunakan untuk Teritorial Onder Distrik Official (Kecamatan). Sebagai contoh:

Distrik Tebet memiliki 7 kecamatan (Onder Distrik Office), meliputi:

Kecamatan Kebon Baru (9341x)
Kecamatan Menggarai (9342x)
Kecamatan Bukit Duri (9343x)
Kecamatan Manggarai Selatan (9344x)
Kecamatan Tebet Barat (9345x)
Kecamatan Tebet Timur (9346x)
Kecamatan Menteng Dalam (9347x)

Kode digit Kelima 91111

Digunakan untuk Teritorial Desa. Sebagai contoh:

Kecamatan Bukit Duri memiliki 12 Desa, meliputi:

Desa 1 (9343/01)
Desa 2 (9343/02)
Desa 3 (9343/03)
Desa 4 (9343/04)
Desa 5 (9343/05)
Desa 6 (9343/06)
Desa 7 (9343/07)
Desa 8 (9343/08)
Desa 9 (9343/10)
Desa 10 (9343/10)
Desa 11 (9343/11)
Desa 12 (9343/12)

Desa dapat membawahi 3-10 Qabilah dan menambah kode dengan digit Keenam.

Sebagai contoh:

Desa 01 memiliki 5 Qabilah, meliputi:

Qabilah 1 (9343/01-01)
Qabilah 2 (9343/01-02)
Qabilah 3 (9343/01-03)
Qabilah 4 (9343/01-04)
Qabilah 5 (9343/01-05)

1 desa bisa memiliki: 3-10 RW atau Qabilah dengan jumlah anggota (ummat atau warga) berkisar 30-300 orang anggota/warga. Berdasarkan data dan perhitungan inilah kekuatan riil keanggotaan NII KW IX bisa diperkirakan

SUMBER : http://www.nii-crisis-center.com/

Add comment Mei 13, 2009

NOMOR INDUK KTP NII KW 9

Penggunaan kode sandi teritori adalah susunan kode angka 4 s/d 6 digit yang menunjukkan identitas wilayah dan posisi seorang warga nii kw ix,pengunaan kode teritori ini hanya diberlakukan di pulau jawa atau aparat teritorial saja. Untuk aparat fungsional hanya menggunakan nama perwakilan YPI di suatu propinsi.

Berikut contoh penggunaan kode sandi teritori yang digunakan sampai hari ini

Penggunaan kode awal angka 1xxxx

Digunakan untuk menunjukkan wilayah (JABAR SELATAN=Priangan Timur) meliputi:Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Banjar Negara, Sumedang Majalengka, Indramayu, Subang dan Purwarkata.

sumber www.nii-crisis-center.com

Kode Awal Angka 2xxxx
Digunakan untuk menunjukkan Wilayah Jawa Tengah

Kode Awal Angka 3xxxx
Digunakan untuk menunjukkan Wilayah Jawa Timur

Kode Awal Angka 7xxxx

Digunakan untuk Wilaya (JABAR UTARA=Priangan Barat) meliputi Garut, Bandung – Padalarang,Cianjur, Bogor dan Sukabumi.

Kode digit kedua 71xxx
Digunakan untuk teritori daerah:

Kode angka : 71xx menunjukkan daerah teritori GARUT
Kode angka: 72xx menunjukkan daerah teritori BANDUNG
Kode angka 73xx menunjukan daerah teritori SUKABUMI
Kode angka 74xx menunjukkan Daerah teritori BOGOR

Kode awal 9xxxx
Digunakan untuk Wilayah 9 atau Jakarta Raya (Bekasi, DKI, Jakarta, Depok, Tangerang dan Banten)

Kode digit kedua 91xxx
Digunakan untuk Teritorial Daerah:

Kode Angka: 91xxx menunjukkan Daerah Teritori BEKASI
Kode Angka: 92xxx menunjukkan Daerah Teritori JAK. TIM
Kode Angka 93xxx menunjukkan Daerah Teritori JAK. SEL
Kode Angka 94xxx menunjukkan Daerah Teritori JAK. BAR
Kode Angka 95xxx menunjukkan Daerah Teritori JAK. UT
Kode Angka 96xxx menunjukkan Daerah Teritori JAK. PUS
Kode Angka 97xxx menunjukkan Daerah Teritori TANGERANG
Kode Angka 98xxx menunjukkan Daerah Teritori BANTEN UTARA
Kode Angka 99xxx menunjukkan Daerah Teritori BANTEN SELATAN

Kode digit ketiga 911xx

Digunakan untuk Teritorial District (Kabupaten). Untuk teritorial district, O.D.O dan Desa jumlah teritorial tersebut disesuaikan dengan teritorial yang ada di wilayah NKRI. Sebagai contoh:

Daerah Jakarta Selatan memiliki 10 Kabupaten (Distrik Office) meliputi:

Distrik Setia Budi (931xx)
Distrik Cilandak (932xx)
Distrik Mampang (933xx)
Distrik Tebet (934xx)
Distrik Ps Minggu (935xx)
Distrik Pancoran (936xx)
Distrik Jagakarsa (937xx)
Distrik Kebayoran Baru (938xx)
Distrik Kebayoran Lama (939xx)
Distrik Ulujami (9310xx)

Kode digit Keempat 9111x

Digunakan untuk Teritorial Onder Distrik Official (Kecamatan). Sebagai contoh:

Distrik Tebet memiliki 7 kecamatan (Onder Distrik Office), meliputi:

Kecamatan Kebon Baru (9341x)
Kecamatan Menggarai (9342x)
Kecamatan Bukit Duri (9343x)
Kecamatan Manggarai Selatan (9344x)
Kecamatan Tebet Barat (9345x)
Kecamatan Tebet Timur (9346x)
Kecamatan Menteng Dalam (9347x)

Kode digit Kelima 91111

Digunakan untuk Teritorial Desa. Sebagai contoh:

Kecamatan Bukit Duri memiliki 12 Desa, meliputi:

Desa 1 (9343/01)
Desa 2 (9343/02)
Desa 3 (9343/03)
Desa 4 (9343/04)
Desa 5 (9343/05)
Desa 6 (9343/06)
Desa 7 (9343/07)
Desa 8 (9343/08)
Desa 9 (9343/10)
Desa 10 (9343/10)
Desa 11 (9343/11)
Desa 12 (9343/12)

Desa dapat membawahi 3-10 Qabilah dan menambah kode dengan digit Keenam.

Sebagai contoh:

Desa 01 memiliki 5 Qabilah, meliputi:

Qabilah 1 (9343/01-01)
Qabilah 2 (9343/01-02)
Qabilah 3 (9343/01-03)
Qabilah 4 (9343/01-04)
Qabilah 5 (9343/01-05)

1 desa bisa memiliki: 3-10 RW atau Qabilah dengan jumlah anggota (ummat atau warga) berkisar 30-300 orang anggota/warga. Berdasarkan data dan perhitungan inilah kekuatan riil keanggotaan NII KW IX bisa diperkirakan

SUMBER : http://www.nii-crisis-center.com/

Add comment Mei 13, 2009

DUKUNGAN NKRI PADA NII KW 9

Ada yang mendukung pemberitaan bahwa nii adalah boneka dari pemerintah. Bila bukan,
mengapa tidak digrebek saja?
ada 2 keuntungan bagi nii dengan berita ini, yaitu:
Pertama, nii mendapatkan sampul kulit harimau, sehingga orang diluar nii melihatnya tikus sebagai seekor harimau. Kedua, orang diluar nii mengarah dengan sendirinya untuk mendapatkan kambing-hitamnya.
Realitanya, apabila nii telah didukung pemerintah (sejak dahulu kala), mengapa futuh nii hanya digembar-gemborkan saja.. aneeh yaaaa??

ttd,
orang dalam nii kw 9

Add comment Mei 13, 2009

DUKUNGAN NKRI PADA NII KW 9

Ada yang mendukung pemberitaan bahwa nii adalah boneka dari pemerintah. Bila bukan,
mengapa tidak digrebek saja?
ada 2 keuntungan bagi nii dengan berita ini, yaitu:
Pertama, nii mendapatkan sampul kulit harimau, sehingga orang diluar nii melihatnya tikus sebagai seekor harimau. Kedua, orang diluar nii mengarah dengan sendirinya untuk mendapatkan kambing-hitamnya.
Realitanya, apabila nii telah didukung pemerintah (sejak dahulu kala), mengapa futuh nii hanya digembar-gemborkan saja.. aneeh yaaaa??

ttd,
orang dalam nii kw 9

Add comment Mei 13, 2009

KENALKAN, AGAMA BARU BERNAMA AGAMA AL ZAYTUN

Walau kenyataannya nii malahan menjerumuskan bagi korbannya, tapi kedok sebagai cap Islam tidak boleh dilepaskan (itu maunya). Gak mau diberi gelar sebagai agama alzaytun. Dengan cap Islam itulah nii merasa nyaman mencengkeramkan cakar pada korbannya. Justru menjadi warga malahan mendapatkan peng-aniaya-an. Sejak masuknya melewati jalan jebakan, sebagai warga di-takut2i sekaligus di-iming2i, untuk diperas tenaga dan finansialnya. Cocok klo diberi gelar sebagai Agama alzaytun, karena perilakunya sama sekali tidak Islami. Gelar itulah yang akan memandu kita (masyarakat) untuk secara sadar mau menelanjangi nii alzaytun tanpa kedoknya.
Sekarang kita tahu bahwa: Apa yang paling tidak disuka oleh gerakan niikw9-alzaytun adalah terlepas dari kedoknya.
Demikian jelek dan menakutkan-kah?? wajah aslinya??.

ttd,
Rosul Besar AS. Panji Gumilang

Add comment Mei 13, 2009

Next Posts Previous Posts


RSS www.nii-crisis-center.com

Blogroll

Tulisan Terakhir

Tulisan Teratas

Klik tertinggi

a

Blog Stats

 

November 2009
S S R K J S M
« Sep    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

RSS AKAR, BUAH, BATANG (Negara Anjing Gumilang Darus Salam)

Meta

RSS AL ZAYTUN – NII

RSS Sejarah dan pergerakan NII al Zaytun KW9 faksi Panji Gumilang

Flickr Photos

S4031297

SANY0310

S4031278

100_7101

S4031299

SANY0210

SANY0322

S4031307

P7020117

SANY0196

More Photos