Posts filed under 'Uncategorized'
KAMPUS BINUS SARANG NII SESAT
Jika anda diajak berbicara ttg agama oleh seseorang yang sangat “charming”..
Berhati2lah..
Mungkin mereka adalah salah seorang yang ingin mendoktrin anda supaya masuk “kelompok” mereka..
Kejadian ini berlangsung 2 minggu yang lalu, “Teman saya yang bernama ***** diajak berdialog ttg agama islam dengan seseorang bernama Fajar di dalam kampus Binus University. Awalnya mereka berdialog dengan tema yang wajar2 saja, tentang ke hebatan Al-Quran. Esoknya mereka membuat janji lagi di PIM (Pondok Indah Mall) untuk berdialog lagi. Karena ***** sudah terpikat oleh kepintaran Fajar, maka dia tidak ragu2 untuk mengikutinya. Tapi pada pertemuan ke 2 itu, mereka tidak lagi membahas tentang kehebatan Al-Quran, tapi membahas tentang siapa mereka, tujuan dia berdialog, bahkan menyinggung soal materi (uang) yang demi mereka, kita boleh (malah diharuskan) menyumbang sebagian besar uang kita bahkan uang orang tua kita untuk kepentingan mereka. Dan mereka juga menawarkan ***** untuk “berkunjung” ke tempat mereka, dan akhirnya **** pun mengikuti.
Entah apa yang terjadi pada ***** ketika beberapa hari “berkunjung ke tempat mereka, *****pun mulai didoktrin untuk mencari uang sebanyak-banyaknya untuk mereka.
Setelah beberapa hari, ia pun sadar setelah mentransfer total 20 juta kepada mereka, dan berfikir ulang, dan sadar bahwa dia telah ditipu dan dimanipulasi pikirannya oleh mereka.
Saya (TS) sangat lega karena dia akhirnya sadar, walaupun kehilangan 20 juta (dan sampai sekarangpun **** masih di teror oleh “mereka” untuk diajak ketemuan).”
Target korban mereka:
- Rata2 kebanyakan ialah mahasiswa yang baru masuk kuliah. Kenapa? karena mahasiswa yang baru masuk lebih cenderung “open minded”, mencari pergaulan dan sangat tertarik oleh hal-hal baru, yang tentu saja memudahkan mereka untuk mendoktrin sang mahasiswa baru tersebut, dan supaya mudah dilatih untuk mempengaruhi orang lain.
- Mereka tidak mencari orang yang bodoh untuk diajak berdialog, tapi justru orang yang antusias dengan hal-hal baru.
- Gak menutup kemungkinan anak SMA yang ditarget. Di SMA saya dulu juga ada korbannya.
Ciri – ciri sang “messanger”:
- Mereka adalah penipu kelas kakap, jika ditanya NII atau bukan, maka mereka akan menjawab semacam “maksudnya?” atau “wah, NII itu apa ya?”, dan hampir mustahil untuk menarik mereka kembali ke jalan yg benar.
- Cara berbicaranya sangat sopan.
- Sangat charming.
- Sangat memikat pada pandangan pertama.
- Membawa Al-Quran (Terkadang pakai mobile Qur’an lewat HP).
- Berpakaian rapih.
- Awalnya bisa juga dengan penawaran MLM.
- Mereka biasa beraksi di Mall, belakangan ini di kampus2 juga, yang sudah saya lacak seperti Bina Nusantara, Trisakti, Parmad, Untar, bahkan London School, kebanyakan mereka mengaku anak Psikologi (contoh: psiko UIN).
- Mereka selalu membuat anda kalah jumlah, ketika anda dipresentasikan, bersama beberapa orang, yang berpura2 mereka belum tahu ttg NII/NKA, padahal mereka adalah bagian NII juga.
- Terkadang mengaku berpendidikan tinggi (misal kuliah di mesir dll).
- Selalu bilang kalau kita itu “KAFIR”.
- Kalau ngutip Al-Quran, ayatnya selalu hanya sebagian. Ini senjata mereka yang paling dahsyat, karena mereka hanya mengutip sebagian2, mereka sambung2kan sehingga membuat definisi yang seperti keyakinan mereka. Ini contohnya http://members.tripod.com/darul_islam/ situs mereka, lihat cara mereka mengutip Al-Quran, selalu sebagian, dan terkadang tidak utuh.
- Mereka takut kalau kita terikat ke suatu organisasi seperti Abri, TNI, dll.
- Terkadang mereka menawarkan “quisioner” yang bertujuan supaya mengetahui sudut pandang kita terhadap agama. Dan biasanya tercantum kolom dimana anda harus mengisi alamat anda (Quisioner yang meminta alamat? Konyol sekali).
- Kalau lawan bicaranya perempuan, mereka akan mengirim laki-laki, sebaliknya kalau korbannya laki-laki, mereka akan mengirim perempuan, yang bertujuan supaya korban menjadi lebih simpatik.
- Jika mereka adalah teman dekat anda, biasanya dia akan menghubung2kan musibah yang menimpa anda (mungkin orang tua yang meninggal, atau orang dekat yg meninggal), dengan aliran NII/NKA mereka.
- Mereka biasanya juga adalah kakak kelas anda sendiri, yang memudahkan mereka karena sudah tau karakter anda.
Modus operasi mereka:
- Pertemuan pertama: Mereka memberi tahu kehebatan dan keajaiban (biasanya) tentang Al-Quran, yang bertujuan supaya si korban menjadi “open minded” dan mempercayai dan mengikuti mereka untuk pertemuan selanjutnya.
- Pertemuan kedua: Mereka mulai memberi tahu siapa mereka, bahwa kita masih belum hijrah (dan mengatakan kalau sekarang fase makkah, yang belum diwajibkan shalat dll) dan yang paling penting mereka mulai mengatakan kalau demi kelompok mereka, kita dihalalkan mencari uang sebanyak mungkin (bahkan uang orang tua) untuk kepentingan kelompok mereka (kenapa mereka ceplas ceplos berbicara seperti ini, karena di pertemuan pertama mereka telah membuat korban mereka terpikat).
- Pertemuan selanjutnya: Anda dibawa ketempat mereka. Saya tidak tau malapetaka apa yang tersimpan disana. Anda akan di”hijrah”kan oleh mereka. Setelah anda keluar dari tempat mereka, maka anda bukanlah orang yang sama lagi. Dan jika anda keluar/berbeda pendapat dengan mereka, mungkin anda di “murtad”kan oleh pemimpin mereka yang maksudnya ialah “halal/boleh dibunuh”.
Mohon sebarkan ini kesemua teman Muslim anda.
Mereka dalam bahaya.
Kesaksian tentang NII/NSA:
- http://azaytun.wordpress.com/2005/01…lam-indonesia/ lihat, presiden NII saja kalau habis buang air tidak cebok, dan menterinya agamanya tidak bisa berbicara bahasa arab / inggris.
- http://www.commongroundnews.org/arti…=ba&sid=1&sp=0 tentang orang yang mengikuti mereka selama 10 tahun, dan akhirnya bebas.
Kalian tidak berhenti mempengaruhi orang lain, kami pun tidak akan berhenti memberitahu dan menolong orang lain tentang kejahatan kalian, CAMKAN ITU WAHAI PARA PENGIKUT NII
Saya mendengar kalian membicarakan tentang thread ini wahai para pengikut NII. Kalian kira saya hanya menyebarkan kebenaran lewat kaskus? SALAH BESAR. Sebentar lagi, khususnya anda para teman2 saya yang terbawa, anda tahu siapa saya, tetapi saya juga tahu siapa anda, sampai nama anda di NII-pun saya tahu, kalian akan mendapat ganjarannya.
Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1746441
5 comments September 22, 2009
Zaytun Pusat Toleransi
Kedekatan Pesantren Az-Zaytun dengan pihak Nasrani memang berlebihan. Sampai-sampai, pada Natal 2005, pesantren ini memasukkan tamu dari Yayasan The Gideon
International untuk membagikan 1.400 Bibel gratis. Sementara pada perayaan Idul Fitri (13/10/2007), tim yang bertugas mendokumentasikan kegiatan adalah orang
Kristen. Acara yang digelar di ruang Mini Az-Zaytun Student Opera (Mini Zateso) ini, Tim Kesenian Az-Zaytun menyanyikan lagu “Gereja Tua” ciptaan Benny
Panjaitan. Ini dilakukan atas perintah langsung dari Syaikh Ma’had Panji Gumilang.
Dendangan lagu “Gereja Tua” di pesantren sangat aneh, karena lagu ini sama sekali tak ada sangkut-pautnya dengan makna Idul Fitri pasca shaum Ramadhan.
Apakah lagu “Gereja Tua” bisa meningkatkan iman, takwa, dan menguatkan akidah para santri? Yang jelas, terlalu dekatnya persahabatan Az-Zaytun dengan pihak
non-Islam justru menyebabkan banyaknya kemudharatan di pesantren ini. Salah satunya adalah murtadnya Saifuddin Ibrahim, seorang pengasuh ma’had.
Selain dimuat di Tabloid Reformata, kesaksian penginjil murtadin Az-Zaytun ini juga dimuat dalam sebuah diktat 138 halaman. Tim FAKTA mendapatkan diktat ini
dari Pendeta Makhrus Ali di Surabaya, setahun lalu. Salah satu alasan meninggalkan Islam, karena Islam mengajarkan radikalisme. Menurutnya, ayat-ayat perang
dalam al-Qur’an yakni, al-Baqarah: 191, at-Taubah: 5, dan at-Taubah: 29, mengajarkan membunuh orang kafir di mana saja berada.
Terhadap ayat-ayat di atas, Saifuddin juga berkomentar, “Saya tidak menemukan ayat dengan fi’il amar (kata perintah) dalam Alkitab yang gamblang menyuruh
membunuh orang, dan juga tidak menemukan ayat dalam kitab Tripitaka atau kitab Wedha perintah yang sama. Ini harus menjadi perhatian para ulama dan pendeta
untuk membimbing umat dengan arif, penuh toleran, dan damai.” (hlm. 35-36).
Sebenarnya, alasan murtad ini bukan pemikiran Saifuddin, tapi menjiplak penginjil lain. Tuduhan sebagai agama perang, sudah menjadi langganan para penginjil
dalam mendiskreditkan Islam. Tuduhan ini juga sudah dikupas pada rubrik ini (Baca Sabili Th XVI No 20/23 April 2009).
Karenanya, menuding Islam sebagai agama sadis adalah pembodohan atas nama agama. Karena ayat tentang perang terhadap kafir harbi (orang kafir yang melakukan
permusuhan) hanya berlaku dalam situasi perang, bukan dalam kondisi damai. Dalam peperangan, teori apapun pasti membolehkan mengangkat senjata untuk melawan
musuh yang zalim, atau musuh yang terlebih dulu melakukan penyerangan. Jadi tidak ada yang aneh dengan syariat perang yang diajarkan al-Qur’an.
Pernyataan Saifuddin yang mengatakan, “Saya tidak menemukan ayat dengan fi’il amar (kata perintah) dalam Alkitab yang secara gamblang menyuruh membunuh
orang…”, justru membuktikan bahwa dia terjebak dalam fatamorgana agama baru yang dianggapnya lebih menjanjikan. Dengan pernyataan ini, juga menunjukan
bahwa ia tidak memahami Alkitab (Bibel).
Dalam Bibel, ayat perang yang sangat buas justru diperagakan dengan kalimat sadis: “Majulah ke negeri Merataim, majulah menyerangnya dan menyerang penduduk
Pekod! Bunuhlah dan tumpaslah mereka, demikianlah firman Tuhan, lakukanlah tepat seperti yang Kuperintahkan!” (Yeremia 50:21).
”Karena Tuhan yang menyebabkan hati orang-orang itu menjadi keras, sehingga mereka berperang melawan orang Israel, supaya mereka ditumpas, dan jangan
dikasihani, tetapi dipunahkan, seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Musa,” (Yosua 11:20).
”Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kau biarkan hidup apa pun yang bernafas,
melainkan kau tumpas sama sekali, yakni orang Het, orang Amori, orang Kanaan, orang Feris, orang Hewi, dan orang Yebus, seperti yang diperintahkan kepadamu
oleh Tuhan, Allahmu,” (Ulangan 20:16–17, baca juga ayat 1-20).
Bahkan, untuk sekadar membalas dendam Israel pada orang Amalek, Tuhan mengeluarkan perintah (dengan fi’il amar) untuk membunuh dan menumpas seluruh rakyat
dan binatang ternak tanpa belas kasihan, baik laki-laki, perempuan, anak balita, maupun binatang ternak (1 Samuel 15: 1-11). Pada ayat lain, Tuhan
memerintahkan Yosua untuk membantai penduduk, membunuh makhluk yang bernafas, menjarah harta, dan membakar kota (Yosua 11:6-15).
Orang bisa menilai ayat-ayat Bibel itu. Tuhan memerintahkan (dengan fi’il amar) untuk membunuh dan menumpas seluruh penduduk yang bernyawa, laki-laki,
wanita, anak-anak, maupun binatang. Ayat-ayat Bibel ini jelas bertentangan dengan pernyataan Saifuddin bahwa dalam Bibel, Tuhan tidak pernah menyuruh orang
untuk membunuh.
Sementara Islam, membolehkan memerangi kafir harbi dengan etika dan aturan kemanusiaan yang sama sekali tak boleh dilanggar. Aturan itu, antara lain: tidak
boleh berlebih-lebihan dan melampaui batas (QS al-Baqarah: 190); dilarang menyiksa dan mutilasi, dilarang membunuh anak-anak, wanita dan orang tua, serta
dilarang membunuh orang yang ada di rumah ibadah. (HR Muslim).
Karenanya, alasan Saifuddin adalah salah besar. Untuk itu, harus dipikir ulang dengan hati nurani yang jernih, lepas dari keinginan dan iming-iming duniawi.
Jika ia tak bisa mengambil ibrah (pelajaran) dari fakta-fakta ini, maka benarlah firman Allah SWT dalam surat Hud: 24 yang menyatakan bahwa, perbandingan
golongan kafir dan mukmin itu seperti orang buta dan tuli dengan orang yang melihat dan mendengar.
Bisakah Saifuddin mengambil pelajaran dari perbandingan ini?
sumber : http://sabili.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=523:kesaksian-penginjil-dari-az-zaytun&catid=82:inkit&Itemid=199
Add comment Agustus 26, 2009
Pengakuan Karyawan Al Zaytun
Sy udah 5 tahun bekerja di AlZaytun mulai tahun 95saat awal pembangunan sd/2005 saya pulang kampung. Pada awalnya konsep Al Zaytun terlihat bagus, para exponen dan karyawan hampir tidak ada batas.Tapi seiring berlalunya waktu cita-cita dan program yg dulu pernah dicanangkan menjadi bias.Kasta menjadi semakin terlihat antara guru karyawan dan santri sangat jelas perbedaanya. Karyawan (muadlof) yg sejak awal berkorban untuk berdirinya mahad semakin terpinggirkan, bahkan untuk menyekolahkan anaknyapun mereka terkena kewajiban yg sama dengan orang2 yg belum pernah berjasa sama sekali dimahad. Padahal cita2 awal pembangunan dulu semua anak karya sekolah gratis
Jadi buat generasi muda yg sudah menerima janji2 manis dari panji gumilang dan anak buahnya perlu meneliti lagi janji2 nya.
Mudah berjanji mudah pula mengingkarinya
rozy234@gmail.com
5 comments Juli 29, 2009
BINGUNG NII KW 9 DI SMA SMART EI
Saya Ady 17thn skolah d sma smart ei. Saya punya banyak sekali pertanyaan ttg NII KW9. karena saya sndiri baru 2 minggu ikut. Tolong bgt y. Aqu bingung bgt. Tlng hub 085711495533. Makasih
2 comments Juli 8, 2009
BINGUNG NII KW 9 DI SMA SMART EI
Saya Ady 17thn skolah d sma smart ei. Saya punya banyak sekali pertanyaan ttg NII KW9. karena saya sndiri baru 2 minggu ikut. Tolong bgt y. Aqu bingung bgt. Tlng hub 085711495533. Makasih
Add comment Juli 8, 2009
KW 9 AL ZAYTUN MENGHACURKAN NII SMK
MANTAN Kuasa Usaha Daarul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) H Abdul Fathah Wirananggapati, mengatakan, keberadaan Negara Islam Indonesia Komandemen Wilayah IX (NII-KW IX) tidak ada kaitannya dengan NII Kartosuwiryo.
“NII Kartosuwiryo telah berakhir sejak tahun 1962, dan sampai tidak ada gerakan itu lagi,” katanya pada wartawan seusai Tablig Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI), di Masjid Istiqomah, Bandung, Minggu.
Ditambahkannya, meski muncul gerakan yang memakai nama sejenis atau menggunakan nama Islam pasca tahun tersebut, tapi itu bukan dari orang-orang NII Kartosuwiryo.
Kini, sisa-sisa mantan pejabat NII Kartosuwiryo yang masih hidup hanya empat orang, di antaranya, Adah Jaelani, Masduki, dan Abdul Fathah.
“Mereka sudah sepenuhnya tidak berniat lagi untuk beraktivitas melanjutkan perjuangan DI/TII,” katanya seraya berharap agar adanya NII-KW IX jangan dikait-kaitkan dengan NII Kartosuwiryo.
Ia menambahkan konsep negara juga telah berbeda jika NII Kartosuwiryo ingin menegakkan syari`at Islam dan menjalankan kenegeraan sesuai Al-Qur`an, sedangkan NII-KW IX hanya produk kepentingan politik tertentu.
“NII Kartosuwiryo tidak pernah meminta-minta pada umatnya untuk menyumbangkan demi kepentingan politik atau melakukan penipuan,” ucap Abdul Fathah yang pernah membai`at pimpinan DI/TII Aceh Daud Bereuh menanggapi pertanyaan ANTARA tentang modus penipuan yang dilakukan NII KW-IX terhadap pengikutnya dengan mengeruk uang.
Lebih jauh, diungkapkannya, demikian juga dengan kegiatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang sedang berlangsung saat ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan gerakan DI/TII.
Politik
Mantan Kapendam III Siliwangi dan Kepala Biro Humas Depdagri RI Kol (Purn) HY Herman Ibrahim, mengungkapkan, berdasarkan pengalaman sejarah NII KW-IX memang benar-benar ada tapi berkolaraborasi dengan intelijen pemerintah dan digunakan untuk menghancurkan NII itu sendiri.
“Maka dari pengalaman empirik bisa diambil kesimpulan bahwa penangkapan orang-orang NII yang dikaitkan dengan KW-IX hanyalah sebuah trik politik untuk membuat kesan Indonesia sungguh-sungguh melawan terorisme yang stigmanya senantiasa ditujukan pada Islam,” paparnya.
Disebutkannya, sebenarnya dalam sejarah NII Jawa Barat kata KW-IX tidak pernah dikenal, karena DI/TII hanya memiliki tujuh komandemen wilayah. “Dari sini bisa menjadi pertanyaan apakah NII-KWIX yang dipimpin oleh pimpinan Pontren Al-Zaytun adalah NII yang benar-benar menjalankan syari`at Islam,” sambungnya.
Dalam pandangan orang-orang NII sendiri, keberadaan NII KW-IX tidak lebih dari kelompok yang mengkhianati negara Islam sebelumnya.
Herman juga menceritakan salah satu pemanfaatan tokoh-tokoh NII yang dilakukan intelijen rezim Soeharto dengan iming-iming untuk menghancurkan komunisme, seperti membentuk Komando Jihad dibawah pimpinan Panglima NII H Ismail Pranoto (Hispran).
Kemudian gerakan tersebut dijebak untuk melakukan tindak kriminal, antara lain, merampok pom bensin, dan pembunuhan dosen Universitas 11 Maret, hingga pemerintah menghancurkan gerakan itu dengan dalih telah melakukan kejahatan kriminal.
“Tokoh-tokohnya ditangkapi dan dijebloskan ke dalam penjara, seperti, Adah Djaelani, Tahmid Basuki Rahmat, bahkan Danu Hasan dihilangkan nyawanya secara misterius,” tegasnya. [Dh, Ant]
Sumber : http://www.gatra.com/2002-05-19/artikel.php?id=17715
Add comment Juni 29, 2009
KW 9 AL ZAYTUN MENGHACURKAN NII SMK
MANTAN Kuasa Usaha Daarul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) H Abdul Fathah Wirananggapati, mengatakan, keberadaan Negara Islam Indonesia Komandemen Wilayah IX (NII-KW IX) tidak ada kaitannya dengan NII Kartosuwiryo.
“NII Kartosuwiryo telah berakhir sejak tahun 1962, dan sampai tidak ada gerakan itu lagi,” katanya pada wartawan seusai Tablig Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI), di Masjid Istiqomah, Bandung, Minggu.
Ditambahkannya, meski muncul gerakan yang memakai nama sejenis atau menggunakan nama Islam pasca tahun tersebut, tapi itu bukan dari orang-orang NII Kartosuwiryo.
Kini, sisa-sisa mantan pejabat NII Kartosuwiryo yang masih hidup hanya empat orang, di antaranya, Adah Jaelani, Masduki, dan Abdul Fathah.
“Mereka sudah sepenuhnya tidak berniat lagi untuk beraktivitas melanjutkan perjuangan DI/TII,” katanya seraya berharap agar adanya NII-KW IX jangan dikait-kaitkan dengan NII Kartosuwiryo.
Ia menambahkan konsep negara juga telah berbeda jika NII Kartosuwiryo ingin menegakkan syari`at Islam dan menjalankan kenegeraan sesuai Al-Qur`an, sedangkan NII-KW IX hanya produk kepentingan politik tertentu.
“NII Kartosuwiryo tidak pernah meminta-minta pada umatnya untuk menyumbangkan demi kepentingan politik atau melakukan penipuan,” ucap Abdul Fathah yang pernah membai`at pimpinan DI/TII Aceh Daud Bereuh menanggapi pertanyaan ANTARA tentang modus penipuan yang dilakukan NII KW-IX terhadap pengikutnya dengan mengeruk uang.
Lebih jauh, diungkapkannya, demikian juga dengan kegiatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang sedang berlangsung saat ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan gerakan DI/TII.
Politik
Mantan Kapendam III Siliwangi dan Kepala Biro Humas Depdagri RI Kol (Purn) HY Herman Ibrahim, mengungkapkan, berdasarkan pengalaman sejarah NII KW-IX memang benar-benar ada tapi berkolaraborasi dengan intelijen pemerintah dan digunakan untuk menghancurkan NII itu sendiri.
“Maka dari pengalaman empirik bisa diambil kesimpulan bahwa penangkapan orang-orang NII yang dikaitkan dengan KW-IX hanyalah sebuah trik politik untuk membuat kesan Indonesia sungguh-sungguh melawan terorisme yang stigmanya senantiasa ditujukan pada Islam,” paparnya.
Disebutkannya, sebenarnya dalam sejarah NII Jawa Barat kata KW-IX tidak pernah dikenal, karena DI/TII hanya memiliki tujuh komandemen wilayah. “Dari sini bisa menjadi pertanyaan apakah NII-KWIX yang dipimpin oleh pimpinan Pontren Al-Zaytun adalah NII yang benar-benar menjalankan syari`at Islam,” sambungnya.
Dalam pandangan orang-orang NII sendiri, keberadaan NII KW-IX tidak lebih dari kelompok yang mengkhianati negara Islam sebelumnya.
Herman juga menceritakan salah satu pemanfaatan tokoh-tokoh NII yang dilakukan intelijen rezim Soeharto dengan iming-iming untuk menghancurkan komunisme, seperti membentuk Komando Jihad dibawah pimpinan Panglima NII H Ismail Pranoto (Hispran).
Kemudian gerakan tersebut dijebak untuk melakukan tindak kriminal, antara lain, merampok pom bensin, dan pembunuhan dosen Universitas 11 Maret, hingga pemerintah menghancurkan gerakan itu dengan dalih telah melakukan kejahatan kriminal.
“Tokoh-tokohnya ditangkapi dan dijebloskan ke dalam penjara, seperti, Adah Djaelani, Tahmid Basuki Rahmat, bahkan Danu Hasan dihilangkan nyawanya secara misterius,” tegasnya. [Dh, Ant]
Sumber : http://www.gatra.com/2002-05-19/artikel.php?id=17715
1 comment Juni 29, 2009
KW 9 AL ZAYTUN MENGHACURKAN NII SMK
MANTAN Kuasa Usaha Daarul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) H Abdul Fathah Wirananggapati, mengatakan, keberadaan Negara Islam Indonesia Komandemen Wilayah IX (NII-KW IX) tidak ada kaitannya dengan NII Kartosuwiryo.
“NII Kartosuwiryo telah berakhir sejak tahun 1962, dan sampai tidak ada gerakan itu lagi,” katanya pada wartawan seusai Tablig Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI), di Masjid Istiqomah, Bandung, Minggu.
Ditambahkannya, meski muncul gerakan yang memakai nama sejenis atau menggunakan nama Islam pasca tahun tersebut, tapi itu bukan dari orang-orang NII Kartosuwiryo.
Kini, sisa-sisa mantan pejabat NII Kartosuwiryo yang masih hidup hanya empat orang, di antaranya, Adah Jaelani, Masduki, dan Abdul Fathah.
“Mereka sudah sepenuhnya tidak berniat lagi untuk beraktivitas melanjutkan perjuangan DI/TII,” katanya seraya berharap agar adanya NII-KW IX jangan dikait-kaitkan dengan NII Kartosuwiryo.
Ia menambahkan konsep negara juga telah berbeda jika NII Kartosuwiryo ingin menegakkan syari`at Islam dan menjalankan kenegeraan sesuai Al-Qur`an, sedangkan NII-KW IX hanya produk kepentingan politik tertentu.
“NII Kartosuwiryo tidak pernah meminta-minta pada umatnya untuk menyumbangkan demi kepentingan politik atau melakukan penipuan,” ucap Abdul Fathah yang pernah membai`at pimpinan DI/TII Aceh Daud Bereuh menanggapi pertanyaan ANTARA tentang modus penipuan yang dilakukan NII KW-IX terhadap pengikutnya dengan mengeruk uang.
Lebih jauh, diungkapkannya, demikian juga dengan kegiatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang sedang berlangsung saat ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan gerakan DI/TII.
Politik
Mantan Kapendam III Siliwangi dan Kepala Biro Humas Depdagri RI Kol (Purn) HY Herman Ibrahim, mengungkapkan, berdasarkan pengalaman sejarah NII KW-IX memang benar-benar ada tapi berkolaraborasi dengan intelijen pemerintah dan digunakan untuk menghancurkan NII itu sendiri.
“Maka dari pengalaman empirik bisa diambil kesimpulan bahwa penangkapan orang-orang NII yang dikaitkan dengan KW-IX hanyalah sebuah trik politik untuk membuat kesan Indonesia sungguh-sungguh melawan terorisme yang stigmanya senantiasa ditujukan pada Islam,” paparnya.
Disebutkannya, sebenarnya dalam sejarah NII Jawa Barat kata KW-IX tidak pernah dikenal, karena DI/TII hanya memiliki tujuh komandemen wilayah. “Dari sini bisa menjadi pertanyaan apakah NII-KWIX yang dipimpin oleh pimpinan Pontren Al-Zaytun adalah NII yang benar-benar menjalankan syari`at Islam,” sambungnya.
Dalam pandangan orang-orang NII sendiri, keberadaan NII KW-IX tidak lebih dari kelompok yang mengkhianati negara Islam sebelumnya.
Herman juga menceritakan salah satu pemanfaatan tokoh-tokoh NII yang dilakukan intelijen rezim Soeharto dengan iming-iming untuk menghancurkan komunisme, seperti membentuk Komando Jihad dibawah pimpinan Panglima NII H Ismail Pranoto (Hispran).
Kemudian gerakan tersebut dijebak untuk melakukan tindak kriminal, antara lain, merampok pom bensin, dan pembunuhan dosen Universitas 11 Maret, hingga pemerintah menghancurkan gerakan itu dengan dalih telah melakukan kejahatan kriminal.
“Tokoh-tokohnya ditangkapi dan dijebloskan ke dalam penjara, seperti, Adah Djaelani, Tahmid Basuki Rahmat, bahkan Danu Hasan dihilangkan nyawanya secara misterius,” tegasnya. [Dh, Ant]
Sumber : http://www.gatra.com/2002-05-19/artikel.php?id=17715
1 comment Juni 29, 2009
MERENUNGI PERJUANGAN NII KW 9 AL ZAYTUN
Semakin terdesak, maka semakin banyak akalnya. Mungkin idiom itu cocok dengan kondisi yang sedang terjadi dikalangan mas’ul dan jamaah teritorial NII KW9. Tiga hari yang lalu, saya mendapat sms dari beberapa teman. Mereka mengadu bahwa ada jaringan yang sama sedang mengolah suatu modus untuk membuat daftar perekrutan lewat respon sms. Bunyinya seperti ini, “tlg di frwrd, dicari gol darah AB Rh- u/ mbantu Dian Ekonomi 06 UNPAD, kanker otak stadium 4. jika ada tlg hub Ketut 081804167497. fwd please..kritis. .tlg frwrd ke semua”
Awalnya saya anggap sms biasa sebelum ada lima sms yang sama namun dengan nama asal (DIAN) dari kampus yang berbeda. Di sms lain, Dian adalah anak UPN Ekonomi 06, Binus dan FE UI. usut punya usut, ternyata Ketut itu adalah kader NII KW9. Menurut kawan-kawan dari UI, modus ini digunakan untuk merekrut orang-orang yang merespon ke nomor ketut yang bertindak sebagai CP dalam sms tersebut. Luar biasa bukan… Bayangkan kalau determinasi seperti ini digunakan benar-benar untuk berjihad di jalan Allah.
Selain modus diatas, gaya baru yang digunakan untuk perekrutan anggota baru dari kalangan SMU maupun mahasiswa baru adalah dengan menyebar questioner dan meminta biodata peserta questioner yang kemudian menjadi bahan utama perekrutan. hanya menunggu hari, para peserta questioner akan dihubungi untuk diikutsertakan dalam survei lanjutan yang akan berkembang menjadi perekrutan. Modus ini sedang berjalan di beberapa kampus di Jakarta , terutama untuk mahasiswa baru. Jaringan yang menggunakan modus ini juga menggunaka buku tahunan SMU-nya untuk mempermudah pergerakannya.
Menanggapi respon Mas Aji tentang Al Qur’an suci yang sempat heboh di Bandung beberapa waktu lalu, Saya hanya bisa menyatakan satu hal, mereka dari jaringan yang sama dengan NII KW9. Al Qur’an suci merupakan nama gerakan yang diangkat media, namun secara eksplisit belum ada nama yang muncul dari semua data yang ditemukan dirumah beberapa korban. Dari data yang saya lihat di detik, tidak ada keraguan dalam diri saya bahwa mereka KW9. namun, memang, jaringan yang berkembang bisa dari NII KW9 dari wilayah 7 (Jabar Selatan) atau Thaifah dari Jakarta yang banyak merekrut mahasiswa Bandung . Perlu diketahui bahwa Teritorial yang merekrut menjadi jamaah hanya enam wilayah, yaitu wilayah 1 (Jabar Utara), wilayah 2 (Jawa tengah), wilayah 3 (Jawa Timur), wilayah 7 (Jawa barat Selatan), wilayah 9 (Jakarta Raya) dan wilayah 18 ( Malaysia ). Selebihnya, kalau ada, hanya thaifah yang berbaiatnya di Jakarta atau di sekitar Ma’had Al Zaytun. Hampir semua Koordinator wilayah yang berasal dari masul Daerah dan Distrik yang ditempatkan di 28 propinsi hanya merekrut calon santri dan menggalang kekuatan simpatisan lewat dewan wali santri. Mereka tidak boleh merekrut orang menjadi NII.
Setiap wilayah yang bergerak (terutama yang enam) memiliki modus yang berbeda. Termasuk yang kini muncul dengan nama Al Quran suci. Gerakan ini sebenarnya sudah masuk Jakarta . Bahkan, sudah pernah ditangkap di Universitas Indonesia pada Bulan April olrh keamanan kampus. Dari empat orang yang ditangkap, semuanya adalah mahasiswi UNPAD yang seang merekrut mashsiswi UI. Data yang ada di deti dengan data yang saya temukan di lapangan, sama persis. Justru jaringan ini lebih rapi dan termanage secara tertulis. Dan, nuansa Multi Level Marketing sangat kental sekali. Dalam data-data itu juga muncul nama tsani atau nama kiri, syahid hijrah (tetapi bukan Isa Ilyas atau Malik Ridwan yang digubakan di Jakarta ), daftar setoran, tilawah dll. Pendeknya, mereka dari kelompok yang sama dengan NII KW9.
Terakhir, tentang modus, terutama menjelang Idul Adha, mereka akan membuat proposal untuk menampung uang qurban. Dari uraiannya, memang ada harga-harga kambing yang menjadi pilihan bagi orang yang akan berkurban. Namun, ada alokasi lain yang digunakan “seakan-akan” untuk memberikan bea siswa bagi siswa berprestasi. Tahun lalu mereka menggunakan nama Ikatan Sarjana Muslimin Indonesia , sekertariatnya konon di daerah Depok, tapi semua pake hp jadi sulit dilacak. Target untuk modus ini biasanya orang tua yang anaknya aktif di NII KW9.
Perkembangan Terakhir NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun
If you can’t beat them, join them. Itu sepenggal peribahasa dari Barat, yang kini sedang menjadi ancang-ancang NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun. Begitu banyak serangan dari mantan teman-temannya sendiri (bukan musuhnya ya, baca: Republik Indonesia )lama- lama bikin gerah Panji Gumilang juga. Perjalanan NII KW9 sejak reformasi di negara ini mengarah ke satu titik yang jelas, kompromistis.
Dalam doktrinnya, memang sedang berjuang dan diluar kelompoknya adalah kafir. Bahkan menggunakan hujjah, Nahnu Qaumu Yuharibu bi ma’unatil Musrikin (maaf kalau ada yang salah kata). artinya, kami adalah orang yang berjuang tanpa meminta bantuan dari orang-orang musyrik, dalam hal ini orang RI. Namun, apa lacur, hujjah itu hanya untaian kata tanpa isi.
Tahun 1999, masul fungsional yang menetap di Al Zaytun dikomando untuk nusuk GOLKAR. Tahun 2004, mas’ul fungsional diperintah imamnya untuk nusuk Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) yang dipimpin R. Hartono dan Tutut. Tak lama berselang, setelah negosiasi kompensasi uang=suara dengan Wiranto, masul fungsional dan teritorial dikerahkan ke Al Zaytun untuk nusuk calon pasangan presiden Wiranto-salahudin wahid. Bayangkan 13.000 suara bulat untuk pasangan tersebut. Tentang penusukannya sendiri, anda pasti sudah tau kelanjutannya tentang ramainya kasus penggelembungan suara ini dibicarakan. lebih menyedihkan lagi, santri-santri Zaytun juga di paksa nusuk.
Kini, Al Zaytun dibawah naungan Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) pimpinan Wiranto untuk membantu memenangkan calonnya ke kursi kepresidenan. Taukah umat NII KW9? Barangkali. Tapi beranikah mereka kritis menanggapi ini? Tidak akan. Apa pasal? Mereka digambarkan bahwa Wiranto sudah menjadi bagian dari mereka dan merupakan pintu untuk mencapai futuh. karena harus taat dengan ulil amri, ya percaya saja. Sampai sini anda sudah bisa menebak kan siapa menggalang siapa.
Sah-sah saja memang di negara yang tidak jelas ini melakukan itu semua, apalagi azas demokrasi ukurannya. Tapi, apakah begitu mudahnya aqidah digadaikan atas nama perjuangan, walaupun meminta bantuan kepada orang musyrik?. Entahlah. Tapi itu yang diyakini sekarang.
Politik pencitraan yang dilancarkan Panji Gumilang telah lama dilakukan. Panji mampu membayar dan menginstruksikan semua jamaah untuk membeli oplah beberapa media cetak yang menjadi corongnya. Salah satu diantaranya majalah Garda. Bayangkan, untuk artikel biasa saja, Panji menjamin pembelian 2.000 eksemplar diluar uang yang dibayar dimuka. Berhasilkah? Ya. tapi dilakalangan mereka sendiri untuk menaikan semangat umat. Diluar, citranya masih belum membaik. Buktinya, ketika dia membayar sebuah Koran untuk memuat dirinya sebagai calon DPRD di Jawa barat, ramai-ramai orang menjegalnya.
Dari kaum muslimin, ada beberapa langkah yang membuat Panji berbelok meminta dukungan dari kaum sepilis (sekuler, pluralis dan liberalis). Tahun 2002, FUUI membuat fatwa sesat tentang ajaran NII KW9, tahun 2003 MUI mengeluarkan penelitian yang menghasilkan hal yang sama dengan FUUI, tahun 2004 Litbang Depag memperuncing penelitian MUI. Hasilnya, NII KW9 sesat menyesatkan dan jelas hubungannya dengan Ma’had Al Zaytun Untuk penelitian Depag sudah ada buku yang diterbitkan tentang perkara ini.
Melihat perkembangan tersebut, Panji yang tahun 2003 diangkat menjadi ketua Alumni IAIN Syarif Hidayatullah merapat terus ke tokoh-tokoh ynag menempatkan dirinya menjadi tokoh islam moderat, seperti Nurcholis madjid dan Azyumardi Azra. Untuk membuktikan bahwa Zaytun tidak radikal dan bukan NII, Panji membangun gedung kalimatun sawa (kalimat yang sama) yang menampung santri dari Kristen, katolik, Budha, Hindu dll. Tambah runyam jadinya. Umat Kristen dijadikan teman, umat islam dikafirkan. Contoh yang gres, ketika pendeta katolik datang ke Zaytun disambut dengan shalawat badar. Sedangkan umat Islam yang datang, tidak akan ditemui Panji kecuali membawa uang sumbangan minimal 100 juta.
Memang, hal-hal yang tersebut diatas merupakan kebohongan bila dilihat dari dalam NII KW9. Bila dilihat dari luar, betapa nistanya perjuangan yang sedang dijalankan.
Sumber : www.zaytun.com
Add comment Juni 25, 2009
MERENUNGI PERJUANGAN NII KW 9 AL ZAYTUN
Semakin terdesak, maka semakin banyak akalnya. Mungkin idiom itu cocok dengan kondisi yang sedang terjadi dikalangan mas’ul dan jamaah teritorial NII KW9. Tiga hari yang lalu, saya mendapat sms dari beberapa teman. Mereka mengadu bahwa ada jaringan yang sama sedang mengolah suatu modus untuk membuat daftar perekrutan lewat respon sms. Bunyinya seperti ini, “tlg di frwrd, dicari gol darah AB Rh- u/ mbantu Dian Ekonomi 06 UNPAD, kanker otak stadium 4. jika ada tlg hub Ketut 081804167497. fwd please..kritis. .tlg frwrd ke semua”
Awalnya saya anggap sms biasa sebelum ada lima sms yang sama namun dengan nama asal (DIAN) dari kampus yang berbeda. Di sms lain, Dian adalah anak UPN Ekonomi 06, Binus dan FE UI. usut punya usut, ternyata Ketut itu adalah kader NII KW9. Menurut kawan-kawan dari UI, modus ini digunakan untuk merekrut orang-orang yang merespon ke nomor ketut yang bertindak sebagai CP dalam sms tersebut. Luar biasa bukan… Bayangkan kalau determinasi seperti ini digunakan benar-benar untuk berjihad di jalan Allah.
Selain modus diatas, gaya baru yang digunakan untuk perekrutan anggota baru dari kalangan SMU maupun mahasiswa baru adalah dengan menyebar questioner dan meminta biodata peserta questioner yang kemudian menjadi bahan utama perekrutan. hanya menunggu hari, para peserta questioner akan dihubungi untuk diikutsertakan dalam survei lanjutan yang akan berkembang menjadi perekrutan. Modus ini sedang berjalan di beberapa kampus di Jakarta , terutama untuk mahasiswa baru. Jaringan yang menggunakan modus ini juga menggunaka buku tahunan SMU-nya untuk mempermudah pergerakannya.
Menanggapi respon Mas Aji tentang Al Qur’an suci yang sempat heboh di Bandung beberapa waktu lalu, Saya hanya bisa menyatakan satu hal, mereka dari jaringan yang sama dengan NII KW9. Al Qur’an suci merupakan nama gerakan yang diangkat media, namun secara eksplisit belum ada nama yang muncul dari semua data yang ditemukan dirumah beberapa korban. Dari data yang saya lihat di detik, tidak ada keraguan dalam diri saya bahwa mereka KW9. namun, memang, jaringan yang berkembang bisa dari NII KW9 dari wilayah 7 (Jabar Selatan) atau Thaifah dari Jakarta yang banyak merekrut mahasiswa Bandung . Perlu diketahui bahwa Teritorial yang merekrut menjadi jamaah hanya enam wilayah, yaitu wilayah 1 (Jabar Utara), wilayah 2 (Jawa tengah), wilayah 3 (Jawa Timur), wilayah 7 (Jawa barat Selatan), wilayah 9 (Jakarta Raya) dan wilayah 18 ( Malaysia ). Selebihnya, kalau ada, hanya thaifah yang berbaiatnya di Jakarta atau di sekitar Ma’had Al Zaytun. Hampir semua Koordinator wilayah yang berasal dari masul Daerah dan Distrik yang ditempatkan di 28 propinsi hanya merekrut calon santri dan menggalang kekuatan simpatisan lewat dewan wali santri. Mereka tidak boleh merekrut orang menjadi NII.
Setiap wilayah yang bergerak (terutama yang enam) memiliki modus yang berbeda. Termasuk yang kini muncul dengan nama Al Quran suci. Gerakan ini sebenarnya sudah masuk Jakarta . Bahkan, sudah pernah ditangkap di Universitas Indonesia pada Bulan April olrh keamanan kampus. Dari empat orang yang ditangkap, semuanya adalah mahasiswi UNPAD yang seang merekrut mashsiswi UI. Data yang ada di deti dengan data yang saya temukan di lapangan, sama persis. Justru jaringan ini lebih rapi dan termanage secara tertulis. Dan, nuansa Multi Level Marketing sangat kental sekali. Dalam data-data itu juga muncul nama tsani atau nama kiri, syahid hijrah (tetapi bukan Isa Ilyas atau Malik Ridwan yang digubakan di Jakarta ), daftar setoran, tilawah dll. Pendeknya, mereka dari kelompok yang sama dengan NII KW9.
Terakhir, tentang modus, terutama menjelang Idul Adha, mereka akan membuat proposal untuk menampung uang qurban. Dari uraiannya, memang ada harga-harga kambing yang menjadi pilihan bagi orang yang akan berkurban. Namun, ada alokasi lain yang digunakan “seakan-akan” untuk memberikan bea siswa bagi siswa berprestasi. Tahun lalu mereka menggunakan nama Ikatan Sarjana Muslimin Indonesia , sekertariatnya konon di daerah Depok, tapi semua pake hp jadi sulit dilacak. Target untuk modus ini biasanya orang tua yang anaknya aktif di NII KW9.
Perkembangan Terakhir NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun
If you can’t beat them, join them. Itu sepenggal peribahasa dari Barat, yang kini sedang menjadi ancang-ancang NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun. Begitu banyak serangan dari mantan teman-temannya sendiri (bukan musuhnya ya, baca: Republik Indonesia )lama- lama bikin gerah Panji Gumilang juga. Perjalanan NII KW9 sejak reformasi di negara ini mengarah ke satu titik yang jelas, kompromistis.
Dalam doktrinnya, memang sedang berjuang dan diluar kelompoknya adalah kafir. Bahkan menggunakan hujjah, Nahnu Qaumu Yuharibu bi ma’unatil Musrikin (maaf kalau ada yang salah kata). artinya, kami adalah orang yang berjuang tanpa meminta bantuan dari orang-orang musyrik, dalam hal ini orang RI. Namun, apa lacur, hujjah itu hanya untaian kata tanpa isi.
Tahun 1999, masul fungsional yang menetap di Al Zaytun dikomando untuk nusuk GOLKAR. Tahun 2004, mas’ul fungsional diperintah imamnya untuk nusuk Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) yang dipimpin R. Hartono dan Tutut. Tak lama berselang, setelah negosiasi kompensasi uang=suara dengan Wiranto, masul fungsional dan teritorial dikerahkan ke Al Zaytun untuk nusuk calon pasangan presiden Wiranto-salahudin wahid. Bayangkan 13.000 suara bulat untuk pasangan tersebut. Tentang penusukannya sendiri, anda pasti sudah tau kelanjutannya tentang ramainya kasus penggelembungan suara ini dibicarakan. lebih menyedihkan lagi, santri-santri Zaytun juga di paksa nusuk.
Kini, Al Zaytun dibawah naungan Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) pimpinan Wiranto untuk membantu memenangkan calonnya ke kursi kepresidenan. Taukah umat NII KW9? Barangkali. Tapi beranikah mereka kritis menanggapi ini? Tidak akan. Apa pasal? Mereka digambarkan bahwa Wiranto sudah menjadi bagian dari mereka dan merupakan pintu untuk mencapai futuh. karena harus taat dengan ulil amri, ya percaya saja. Sampai sini anda sudah bisa menebak kan siapa menggalang siapa.
Sah-sah saja memang di negara yang tidak jelas ini melakukan itu semua, apalagi azas demokrasi ukurannya. Tapi, apakah begitu mudahnya aqidah digadaikan atas nama perjuangan, walaupun meminta bantuan kepada orang musyrik?. Entahlah. Tapi itu yang diyakini sekarang.
Politik pencitraan yang dilancarkan Panji Gumilang telah lama dilakukan. Panji mampu membayar dan menginstruksikan semua jamaah untuk membeli oplah beberapa media cetak yang menjadi corongnya. Salah satu diantaranya majalah Garda. Bayangkan, untuk artikel biasa saja, Panji menjamin pembelian 2.000 eksemplar diluar uang yang dibayar dimuka. Berhasilkah? Ya. tapi dilakalangan mereka sendiri untuk menaikan semangat umat. Diluar, citranya masih belum membaik. Buktinya, ketika dia membayar sebuah Koran untuk memuat dirinya sebagai calon DPRD di Jawa barat, ramai-ramai orang menjegalnya.
Dari kaum muslimin, ada beberapa langkah yang membuat Panji berbelok meminta dukungan dari kaum sepilis (sekuler, pluralis dan liberalis). Tahun 2002, FUUI membuat fatwa sesat tentang ajaran NII KW9, tahun 2003 MUI mengeluarkan penelitian yang menghasilkan hal yang sama dengan FUUI, tahun 2004 Litbang Depag memperuncing penelitian MUI. Hasilnya, NII KW9 sesat menyesatkan dan jelas hubungannya dengan Ma’had Al Zaytun Untuk penelitian Depag sudah ada buku yang diterbitkan tentang perkara ini.
Melihat perkembangan tersebut, Panji yang tahun 2003 diangkat menjadi ketua Alumni IAIN Syarif Hidayatullah merapat terus ke tokoh-tokoh ynag menempatkan dirinya menjadi tokoh islam moderat, seperti Nurcholis madjid dan Azyumardi Azra. Untuk membuktikan bahwa Zaytun tidak radikal dan bukan NII, Panji membangun gedung kalimatun sawa (kalimat yang sama) yang menampung santri dari Kristen, katolik, Budha, Hindu dll. Tambah runyam jadinya. Umat Kristen dijadikan teman, umat islam dikafirkan. Contoh yang gres, ketika pendeta katolik datang ke Zaytun disambut dengan shalawat badar. Sedangkan umat Islam yang datang, tidak akan ditemui Panji kecuali membawa uang sumbangan minimal 100 juta.
Memang, hal-hal yang tersebut diatas merupakan kebohongan bila dilihat dari dalam NII KW9. Bila dilihat dari luar, betapa nistanya perjuangan yang sedang dijalankan.
Sumber : www.zaytun.com
1 comment Juni 25, 2009
PENGAKUAN KORBAN NII KW 9
Aku ini korban nii kw 9,buat saudaraku muslim yang masih di nii tolong kembali pada ajaran Rosululloh SAW.nii tak mengakui nabi Muhammad SAW.Aku tak tahu hukuman apa menanti mereka .warga nii kalangan bawah benar-benar celaka dunia akherat.bAGI yang sulit keluar baca sholawat nabi yang banyak berdasarkan pengalamanku nanti ada hidayah dan dan kekuatan untuk bedakan haq dan batil.ini ajaran dajal lebih bahaya ketimbang ajaran setan sekalipun
sri kurniasih
4 comments Juni 16, 2009
PENGAKUAN KORBAN NII KW 9
Aku ini korban nii kw 9,buat saudaraku muslim yang masih di nii tolong kembali pada ajaran Rosululloh SAW.nii tak mengakui nabi Muhammad SAW.Aku tak tahu hukuman apa menanti mereka .warga nii kalangan bawah benar-benar celaka dunia akherat.bAGI yang sulit keluar baca sholawat nabi yang banyak berdasarkan pengalamanku nanti ada hidayah dan dan kekuatan untuk bedakan haq dan batil.ini ajaran dajal lebih bahaya ketimbang ajaran setan sekalipun
sri kurniasih
kurniasihsri79@gmail.com
http://carmelitflores.blogspot.com
2 comments Juni 16, 2009
PENGAKUAN KORBAN NII KW 9
Aku ini korban nii kw 9,buat saudaraku muslim yang masih di nii tolong kembali pada ajaran Rosululloh SAW.nii tak mengakui nabi Muhammad SAW.Aku tak tahu hukuman apa menanti mereka .warga nii kalangan bawah benar-benar celaka dunia akherat.bAGI yang sulit keluar baca sholawat nabi yang banyak berdasarkan pengalamanku nanti ada hidayah dan dan kekuatan untuk bedakan haq dan batil.ini ajaran dajal lebih bahaya ketimbang ajaran setan sekalipun
sri kurniasih
kurniasihsri79@gmail.com
http://carmelitflores.blogspot.com
Add comment Juni 16, 2009
TANTANGAN NII
NII apapun sebutannya KW berapapun dia tetap mewajibkan infak tiap bulannya …. satu lagi kesamaannya kita tidak tahu siapa pemimpin (khalifah/uril amri) atau apapun sebutannya…. yang jika memang solid seharusnya mengayomi kepada para pengikutnya. Solidaritas pengikut NIi memang layak diacungi jempol namun dibalik itu wallahu alam terdapat hal-hal yang tidak menentramkan hati. Bukankah lebih baik kita meninggalkan yang ragu2. uril amri (khalifah) jika tidak ada yang kita yakini (samar2) lebih baik kita kembalikan kepada Alllah. alah yang menjadi pemimpin kita tidak peduli kita berada di negara bagian manapun. Yakinlah pada akhirnya kita sendiri yang akan mempertanggung jawabkan perbuatan kita di akhirat kelak bukan atas nama golongan, aliran maupun negara. Saya tantang NII proyek apa yang anda akan lakukan bagi kemashlahatan umat dalam 2 tahun kedepan, jika prinsip yang anda anut itu benar adanya ??? i will wait n see
sumirto
0813 1700 5776
Add comment Juni 9, 2009
TANTANGAN NII
NII apapun sebutannya KW berapapun dia tetap mewajibkan infak tiap bulannya …. satu lagi kesamaannya kita tidak tahu siapa pemimpin (khalifah/uril amri) atau apapun sebutannya…. yang jika memang solid seharusnya mengayomi kepada para pengikutnya. Solidaritas pengikut NIi memang layak diacungi jempol namun dibalik itu wallahu alam terdapat hal-hal yang tidak menentramkan hati. Bukankah lebih baik kita meninggalkan yang ragu2. uril amri (khalifah) jika tidak ada yang kita yakini (samar2) lebih baik kita kembalikan kepada Alllah. alah yang menjadi pemimpin kita tidak peduli kita berada di negara bagian manapun. Yakinlah pada akhirnya kita sendiri yang akan mempertanggung jawabkan perbuatan kita di akhirat kelak bukan atas nama golongan, aliran maupun negara. Saya tantang NII proyek apa yang anda akan lakukan bagi kemashlahatan umat dalam 2 tahun kedepan, jika prinsip yang anda anut itu benar adanya ??? i will wait n see
sumirto
0813 1700 5776
Add comment Juni 9, 2009
JUAL DIRI DEMI INFAQ
iya nii tuh negara yg tukang meres duit orang gw pernah jadi korbang mape duit semesteran gw ambals,,,
mreka bilang (nii) gpp yg penting qt bs infak n ampe barang2 di kosan gw terjual abisss… setelah gw gak pnya uang mreka minta infakk lalu gw bilang apa gw mesti jual diri untuk dapet duit infakk.. mereka hanya tertawa,, kalu itu bisa lakukan ujar salah satu anggota nii
5 comments Juni 3, 2009
JUAL DIRI DEMI INFAQ
iya nii tuh negara yg tukang meres duit orang gw pernah jadi korbang mape duit semesteran gw ambals,,,
mreka bilang (nii) gpp yg penting qt bs infak n ampe barang2 di kosan gw terjual abisss… setelah gw gak pnya uang mreka minta infakk lalu gw bilang apa gw mesti jual diri untuk dapet duit infakk.. mereka hanya tertawa,, kalu itu bisa lakukan ujar salah satu anggota nii
2 comments Juni 3, 2009
JUAL DIRI DEMI INFAQ
iya nii tuh negara yg tukang meres duit orang gw pernah jadi korbang mape duit semesteran gw ambals,,,
mreka bilang (nii) gpp yg penting qt bs infak n ampe barang2 di kosan gw terjual abisss… setelah gw gak pnya uang mreka minta infakk lalu gw bilang apa gw mesti jual diri untuk dapet duit infakk.. mereka hanya tertawa,, kalu itu bisa lakukan ujar salah satu anggota nii
1 comment Juni 3, 2009
PESAN PARA MANTAN NII KW 9
Maklum klo orang kecewa jadinya emosi, itulah manusia normal. Hampir semua mantan nii-kw9 mengalami tahapan mental seperti itu. Orang lain melihatnya, koq gitu komennya, emosinya gak terkendali. Malahan memberikan nilai negatif bagi penontonnya. Siapa yang gak gondok, orang ditipu mentah2. Kadang terpikir, keserakahan serta kerapuhan diri sendiri yang menyebabkan berkeinginan untuk memiliki sorga dan dunia dengan jalan pintas.
Ini adalah ujian yang itungannya masih tergolong mudah. Sangat kelihatan sekali gak benernya. Kalaupun nii-kw9 berhasil berbenah memperbaiki ajarannya, jangan kawatir bahwa ujian semangkin sulit. Sebab sekali seseorang atau kelompok mengembangkan usaha menipu mencari uang , betapapun halusnya bujuk-rayu malahan korbannya merasa mual. Tanpa menggunakan metode me-nakut2i, nii-kw9 gak ada apa2nya bagi calon korban. Apalagi iming2 futuh nii gak akan pernah kesampaian. Kesanggupan batas waktu menunggu suatu harapan (futuh nii) bagi masing2 seseorang ber-beda2. Tidak sampai setahun, korban sudah mencium bau penipuan, ada yang lebih dari itu. Bahkan karena disampingnya ada nikmat2-an dan kecukupan fasilitas2-an, malahan korban jadi kerasan dan baik2 saja, sampai sekarang ini.
Marilah kita cermati, pesan yang terkandung dalam postingan ini. ’’Ingat berfikirlah secara matang2 dalam memahami Islam’’ (ini pesan bagi korban dan calon korban).
Dan bagi pembuat skenario nii-kw9, ’’Sekiranya Anda menipu Islam maka akibatnya adalah menimpa diri sendiri. Ingatlah bahwa Anda diberi waktu yang dipertangguhkan dalam suatu pesta yang pasti berakhir’’ Sebentar lagi ber-kemas2, hari hampir malam, kios dagangan sorga mau ditutup. Tidak ada waktu dan tempat lagi untuk kulak-an??
Add comment Juni 1, 2009


























