Hasil Penelitian MUI tentang Pesantren (Mahad) Al-Zaytun yang Megah dan Mewah di Indramayu

September 9, 2005 at 3:16 pm 93 komentar

Sumber : alislam.or.id

Sejumlah negara tetangga telah mengambil sikap yang tegas terhadap pesantren Al-Zaytun (MAZ), Haurgeulis, Indramayu, Jawa Barat. Alim-ulama negara jiran Malaysia, misalnya, mereka menyatakan, pondok pesantren yang yang konon termegah se-Asia Tenggara itu berbahaya.

Bahkan, pemerintah Malaysia sudah menarik semua santrinya dari MAZ. “Istilah mereka adalah sudah meng-i’tiraf Al-Zaytun karena dianggap berbahaya. Kalau ada alumni MAZ di Malaysia, alumni itu tidak diakui ijazahnya,” kata K.H. Ma’ruf Amin, Ketua Tim Peneliti mahad Al-Zaytun Majelis Ulama Undonesia (MUI).

Hal itu bertolak belakang dengan kondisi di Indonesia. Dengan menangani kasus MAZ, pemerintah, dalam hal ini aparat berwenang, terkesan cuek alias acuh tak acuh. Lihat saja, sejumlah laporan dari masyarakat tidak ditanggapi. Bukti-bukti dan saksi-saksi, termasuk dari mantan pentolan dan korban Al-Zaytun juga tidak digubris.

Sikap MUI, setali tiga uang, alias sami mawon. Tengok saja, Pimpinan Harian MUI terkesan lelet dan ogah-ogahan saat merespon hasil penelitian Tim Peneliti MAZ MUI, Tim bentukan MUI sendiri. Berbulan-bulan hasil Tim tersebut mandeg di MUI, alias tidak disosialisasikan ke masyarakat. Ada apa?

Padahal, Tim peneliti yang terdiri dari tiga belas orang ini kerjanya terbilang tidak mudah. Lihat saja, untuk menelusuri dan melacak berbagai informasi tentang MAZ, Tim melakukan kerja keras selama empat bulan. Kajian pustaka dan dokumentasi dilakukan dengan mengambil semua sumber yang dapat memberikan informasi komprehensif tentang sejarah, latar belakang berdirinya MAZ, sistem pendidikan MAZ, dan organisasi NII KW IX.

Penelitian lapangan dilakukan dengan terjun langsung ke pondok pesantren Al-Zaytun sambil melakukan observasi yang terkait dengan penelitian. Hasil ini masih harus ditambah dengan melakukan pelacakan, penelusuran, serta mendatangi sumber informasi, seperti para korban, orang tua korban, mantan aktivis, simpatisan NII KW IX.

Tak hanya itu, Tim juga melakukan wawancara mendalam (indepth interviewing) dengan sejumlah sumber, baik yang pro maupun yang kontra terhadap MAZ. Sejumlah sumber yang diwawancara Tim antara lain Forum Ulama Umat Islam Indonesia (FUUI), Tim Investigasi Aliran Sesat (TIAS), Forum Masyarakat Korban NII KW IX, Solidaritas Umat Islam untuk Korban NII-Al-Zaytun Abu Toto (SIKAT), mantan Kabakin, Z.A. Maulani, Tim Litbang Departemen Agama, Badan Intelejen Mabes Polri, para santri, mudarris (guru), pegawai Al-Zaytun, serta sumber-sumber lainnya yang mengetahui MAZ dan NII KW IX.

Mengingat begitu mendesaknya jawaban MUI atas pertanyaan-pertanyaan masyarakat seputar Al-Zaytun, Tim yang dibentuk tanggal 29 Mei 2002 itu bekerja all out siang hingga malam. Bahkan, penelitian yang rencananya berjalan selama satu bulan, tetapi karena banyak hal yang harus diteliti dan demi kevalidan hasil penelitian, dalam perkembangannya memakan waktu empat bulan.

“Kami sedikit pun tidak melambat-lambatkan kerja. Sebaliknya, kami berusaha bekerja secara maksimal dan segera memberikan laporan agar permasalahan ini cepat clear. Tim sudah bekerja keras, tentu menginginkan ada tindak lanjutnya,” kata K.H. Ma’roef Amin.

Pendapat senada dikemukakan salah seorang anggota Tim peneliti MUI, Prof. Ali Mustofa Ya’qub, M.A. Menurutnya, hasil penelitian Tim sedikit banyak akan mampu menjawab keresahan masyarakat tentang ma’had Al-Zaytun. “Hasil penelitian itu 80% sudah menjawab pertanyaan-pertanyaan masyarakat tentang Al-Zaytun. Tapi, saya tidak tahu kenapa belum dipublikasikan,” kata Prof. K.H. Ali Mustofa.

Keprihatinan K.H. Ma’roef Amin dan Prof. Ali Mustofa tentu saja beralasan. Pasalnya, hasil penelitian Tim MUI adalah jawaban yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Ada kesan, Pimpinan Harian MUI menunda-nunda publikasi hasil penelitian Tim MUI. Padahal, menunda-nunda sesuatu yang menjadi kepentingan masyarakat tanpa alasan yang jelas tentu saja tidak bisa diterima. “Tidak boleh menunda-nunda keterangan ketika umat membutuhkan. Ketika orang bertanya harus ada jawaban,” tegas Prof. Ali Mustofa.

Benarkah hasil Tim MUI telah merespon pertanyaan-pertanyaan umat? Mudahnya, kita lihat saja hasil penelitian yang sejak bulan Oktober tahun 2002 lalu telah diserahkan ke Pimpinan Harian MUI.

Kesimpulan dan Rekomendasi Tim MUI

Kesimpulan tersebut antara lain:

1. Ditemukan indikasi kuat adanya relasi (hubungan) antara ma’had Al-Zaytun (MAZ) dengan organisasi NII KW IX. Hubungan tersebut bersifat historis, finansial, dan kepemimpinan.

1. Hubungan historis: kelahiran MAZ memiliki hubungan historis dengan organisasi NII KW IX.
2. Hubungan finansial: adanya aliran dana dari anggota dan aparat teritorial NII KW IX yang menjadi sumber dana signifikan bagi kelahiran dan perkembangan MAZ.
3. Hubungan kepemimpinan: kepemimpinan di MAZ terkait dengan kepemimpinan di organisasi NII KW IX, terutama pada figur AS Panji Gumilang dan sebagai pengurus yayasan.

2. Terdapat penyimpangan paham dan ajaran Islam yang dipraktikkan organisasi NII KW IX. Penyimpangan-penyimpangan yang terjadi antara lain dalam hal mobilisasi dana yang mengatasnamanakan ajaran Islam yang diselewengkan, penafsiran ayat-ayat Alquran yang menyimpang dan mengafirkan kelompok di luar organisasi mereka.
3. Ditemukan adanya indikasi penyimpangan paham keagamaan dalam masalah zakat fitrah dan kurban yang diterapkan pimpinan MAZ, sebagaimana dimuat dalam majalah Al-Zaytun.
4. Persoalan Al-Zaytun terletak pada aspek kepemimpinan yang kontroversial (AS Panji Gumilang dan sejumlah pengurus yayasan) yang terkait dengan organisasi NII KW IX.
5. Ada indikasi keterkaitan sebagian koordinator wilayah yang bertugas sebagai tempat rekrutmen santri MAZ dengan organisasi NII KW IX.

Berdasarkan kesimpulan di atas, Tim MUI merekomendasikan beberapa hal kepada Pimpinan Harian MUI:

1. Memanggil pimpinan MAZ untuk dimintai klarifikasi atas temuan-temuan yang didapat dari envestigasi Tim Peneliti MAZ MUI.
2. Dikarenakan persoalan mendasar MAZ terletak pada kepemimpinannya, diharapkan Pimpinan Harian MUI dapat mengambil inisiatif dan langkah-langkah konkret untuk membenahi masalah kepemimpinan di MAZ.
3. Pimpinan Harian MUI agar mengambil keputusan yang sangat bijak dan arif menyelamatkan pondok pesantren Al-Zaytun dengan berdasarkan pada prinsip kemaslahatan umat.

Demikian kesimpulan dan rekomendasi ini dibuat untuk dapat ditindaklanjuti dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah SWT senantiasa menganugerahkan hidayah dan inayah-Nya kepada kita semua. Amin.

Jakarta, 28 Rajab 1423 H
Jakarta, 5 Oktober 2002 M

Dengan hasil tersebut, MUI memberi kontribusi berarti dalam melindungi akidah umat dari doktrin dan paham keagamaan yang menyimpang dari Alquran dan sunah.

Beberapa Poin Penting Hasil Penelitian Tim MUI

1. Perihal Sumber Dana Mahad Al-Zaytun (MAZ)

Persoalan besar dan urgent yang timbul berkaitan dengan sumber dana MAZ adalah adanya beritaq penggalangan dana dari anggota dan aparat NII KW IX dalam proses pendirian dan perkembangan MAZ. Tim mendapati banyak sekali saksi dan sumber yang membenarkan adanya penggalian dana dengan memekai konsep-konsep ajaran Islam yang diselewengkan.

Dalam soal dana ini, tim juga menemukan adanya eksploitasi dan pemaksaan, sehingga anggota tergiring untuk melakukan tindakan kriminal. Saksi dan sumber, seperti para mantan anggota NII KW IX dari berbagai wilayah, para orang tua/wali, para mantan petinggi NII KW IX, Badan Intelejen Mabes Polri, Mantan Kabakin, Z.A. Maulani, serta masukan dari anggota yang masih aktif, secara eksplisit mengakui adanya penggalangan dana tersebut.

Setiap anggota yang masuk NII KW IX harus dibai’at dan membasar shadaqah hijrah dalam jumlah yang telah ditetapkan sebagai pembersih jiwa dan tanda perpindahan kewarganegaraan RI menjadi warga negara NII KW IX. Setelah masuk, setiap anggota diwajibkan menjalankan program, seperti binayah al-aqidah (pembinaan akidah), binayah al-dzarfiyah (pembinaan teritorial), binayah mas’uliyah (pembinaan aparatur), binayah maliyah (pembinaan keuangan), dan binayah al-shilah wa al-muwashalah (pembinaan komunikasi).

Dari kelima program itu, binayah maliyah (pembinaan keuangan) yang paling mendominasi. Dalam praktiknya, tim menemukan program binayah maliyah tidak hanya kegiatan penggalangan dana, tetapi juga program mobilisasi dana yang dibebankan kepada warga dan aparat NII KW IX. Ironisnya, tim menemukan penggalangan dana itu dibungkus dengan term-term (istilah-istilah) keagamaan yang ditafsirkan secara sembarang, seperti shadaqah hijrah, infak, qiradl, al-fa’i, shadaqah istighfar, shadaqah tahkim, shadaqah munakahat, dan lainnya.

Dari kesaksian mantan mudarris mah’ad Al-Zaytun, tim menemukan bahwa penyimpangan perilaku itu mendapat legitimasi dari doktrin ajaran NII KW IX sendiri. Dalan ajaran mereka, sekarang dikategorikan sebagai periode Mekah, yakni periode menegakkan negara Islam. Menurut doktrin mereka, perang adalah tipu daya, bukan perang jika tidak ada tipu daya. Oleh karena itu, menipu diperbolehkan.

Income keuangan MAZ sebagian besar berasal dari pengumpulan dana di tingkat teritorial (idariyah). Dari tingkat teritorial, dana kemudian dikirim ke MAZ. Bukti autentik adanya aliran dana diakui tim memang sulit ditemukan karena organisasi ini menggunakan sistem sel tertutup. Tetapi, indikasinya terlihat bahwa setiap sel di berbagai tempat memiliki kesamaan pola gerakan, istilah yang digunakan, format surah, dan catatan penerimaan dan pengeluaran uang.

2. Dugaan Keterkaitan Pemimpin MAZ dengan NII KW IX

Berdasarkan bukti-bukti dan kesaksian sejumlah sumber, tim melihat ada indikasi keterkaitan antara pemimpin Al-Zaytun dengan NII KW IX. Keterkaitan itu hingga kini masih terus berlangsung. Menurut data yang diterima tim, dlam struktur terbagi dua: aparatur fungsional (mereka yang berada di MAZ) dan aparatur teritorial (mereka yang berada di luar MAZ). Penggalangan dana berjalan dari teritorial ke MAZ.

Tim menemukan bahwa keterkaitan MAZ dengan NII KW IX bukan hanya pada sosok AS Panji Gumilang, tetapi juga orang-orang yang duduk sebagai pengurus yayasan. Data yang didapat tim menunjukkan bahwa seluruh pengurus atau eksponen adalah para petinggi NII KW IX.

3. Sistem Pendidikan di MAZ

Pada prinsipnya, tim menyimpulkan belum ditemukan adanya penyimpangan ajaran Islam dalam kegiatan belajar-mengajar, aktivitas ibadah dan aktivitas santri sehari-hari di MAZ, termasuk juga tidak ditemukan deviasi dalam kurikulum MAZ. Namun demikian, tim melihat ada dua persoalan keagamaan menyimpang yang dilakukan pemimpin pesantren, yakni masalah zakat fitrah dan kurban.

Penyimpangan mengenai zakat fitrah terjadi karena zakat fitrah tidak diberikan kepada fakir miskin untuk hari raya, melainkan untuk pembangunan MAZ. Demikian pula dengan kurban yang tidak dilakukan dalam bentuk penyembelihan hewan kurban, tetapi diganti dengan sejumlah uang untun pembangunan pesantren.

4. Mudarris (Guru)

Informasi yang didapat tim dari berbagai sumber dan penelitian lapangan, sebagian mudarris berasal dari anggota aparat NII KW IX di tingkat teritorial. Tim mengakui sangat sulit membedakan mudarris yang berasal dri NII dengan yang bukan, karena mereka menutup diri dan berbaur menjadi satu di MAZ, namun hal itu tampak jelas jika ada even-even tertentu.

Dalam proses belajar-mengajar, mudarris yang berasal dari NII KW IX tidak diperbolehkan memasukkan doktrin/ajaran NII ke santri. Hal ini didsarkan ketentuan dari pimpinan MAZ bahwa proses belajar-mengajar harus steril dari nuansa ke-NII-an.

5. Lingkaran Luar/Koordinator Wilayah MAZ

Tim menemukan indikasi adanya keterkaitan sebagian koordinator-koordinator wilayah NII sebagai tempat rekrutmen santri MAZ. Masing-masing santri direkrut melalui bantuan koordinator wilayah di daerah masing-masing.

Tim dapat informasi, satu tahun sebelum MAZ dibuka, pimpinan MAZ membuat koordinator-koordinator wilayah. Para mantan NII KW IX yang direkrut menjadi koordinator wilayah dikirim ke berbagai daerah. Mereka bertugas merekrut santri baru yang akan masuk MAZ.
Koordinator wilayah hanya mengurus proses administrasi serta memberikan bimbingan menghafal Juz ‘Amma sebagai syarat masuk MAZ. Namun, berdasarkan pengakuan sejumlah santri, mereka ada juga yang masuk dengan mendatangi langsung MAZ. (Rivai Hutpea)

Sumber: Laporan lengkap hasil penelitian TIM MUI tentang Mahad Al-Zaytun (Sabili, No. 15, 13 Februari 2003/11 Dzulhijjah 1423)

About these ads

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Surya Paloh Klarifikasi Kebenaran Al Zaytun Menguak Fakta NII AL Zaytun

93 Komentar Add your own

  • 1. NeWbIe  |  Juli 10, 2008 pukul 5:24 am

    ASS WR WB……
    Waduh mo ngomong apa lg tuh orang2 NII ???
    Apa cuma mo nge-gedein bangunan “megah” NII yang terlihat pada kasat matanya ??? dalemnya ???
    Apa mo berdalih lagi klo gw ga tau apa2, cuma tau kulitnya doank ??? atawa bilang “gw berani b’debat ma lu pada, walaupun kepala ini harus kepenggal…” ups itu omongan siapa ya ??? Pfuuuhhh. Orang2 pendakwah NII kampus aja gw ajakin b’debat malah kabur m’lulu. takut salah ngomong kaleh, klo salah ngomong ntar dikira pembohong, pembohong mana bisa jadi pendakwah islam (mudah2 an NII juga ngga gitu…… apa mang gitu???). lha wong ga salah ngomong aja NII ya NII, “dia” sudah begitu adanya.
    WASSALAM AH….

  • 2. M Susanto  |  Juli 25, 2008 pukul 9:10 pm

    Assalamu’alaikum warrahmatullohi wabarakatuh. Hamdan lillahi wama solian ala rosulillah Ama badu.
    Membaca kitab gundul telah menjadi momok bagi para santri di pondok pesantren, aktivis dakwah yang mengkaji kitab-kitab berbahasa arab dan siapa pun yang berminat mempelajari Islam langsung dari sumber yang kebanyakan menggunakan bahasa arab gundul. Berbagai metode ditawarkan dalam pembelajaran membaca kitab gundul ini. Namun tak banyak yang menjanjikan waktu singkat untuk menguasainya. Salah satunya adalah buku 150 Menit Belajar Membaca Kitab Gundul ini.
    Penulis buku ini menggunakan pembelajaran yang disebutnya dengan “As Shaff” yaitu metode pendekatan SAS (Struktural-Analitik-Sintetik) yang merupakan penyempurnaan dari metode sorogan di pesantren. Penulis sendiri merupakan pengasuh pondok pesantren dan trainer bahasa Arab yang telah sukses melatih ribuan orang untuk dapat membaca kitab gundul secara kilat.
    Metode “As Shaff” adalah kunci pembuka bagi siapa saja mau mempelajari kaidah-kaidah Nahwiyah dengan pendekatan sistemik dan penyederhanaan namun tidak mengurangi esensi teori yang dikandungnya.
    Disusun oleh Pengasuh Ponpes dan trainer arab yang telah sukses melatih ribuan orang untuk bisa membaca kitab gundul secara kilat. Metode ini sudah teruji di beberapa pesantren/sekolah. Dengan cepatnya belajar membaca kitab gundul dengan metode yang ditawarkan buku dan CD interaktif yang disertakan di dalamnya, tidak ada alasan lagi untuk malas belajar membaca kitab gundul.
    Bila Anda berminat/tertarik Dengan metode quantum yang Super cepat ini, silahkan untuk Menghubungi line telepon:
    (022) 251-07-93 /
    081-322-377-977 /
    e-mail: s_susanto@yahoo.co.id
    Jazakalloh.

  • 3. tatang  |  September 19, 2008 pukul 12:38 am

    Ass.Wr.Wb…

    Maju terus zaytun, kalian ibarat nabi Adam yg belajar ilmu2 bumi dari Allah/Alqur’an langsung tanpa merujuk kepada sekian banyak tafsir2 yg bertebaran yg menimbulkan banyak kerancuan. Sebuah ayat penjelasannya ada pada ayat yg lainnya, bukan sebuah ayat penjelasannya ada pada seribu orang alim yg merasa ulama. Maka akan timbul perbedaan, akan timbul keributan, akan timbul khilafiyah, akan timbul peperangan. Adam akan memimpin dunia ini tanpa pertumpahan darah dan peperangan, tetapi dengan mimpi2, program2 nyata, ekonomi pendidikan dan pendidikan ekonomi. Perang program, perang iptek, perang kecerdasan, perang kepintaran…amerika booo lawan urang tehh…

    Kalian ibarat nabi Nuh yg membuat kapal besar di puncak gunung yg dicemooh pengikut2 nya karena di anggap gila…bikin perahu kok dipuncak gunung…gelo siah…kalian adalah orang2 yg visioner. Tanamkan selalu dalam dada kalian bahwa setiap ada perubahan pasti ada korban..perubahan yg besar diperlukan pengorbanan yg besar pula. Anjing menggonggong calon2 khalifah tetap berkarya…

    Kalian ibarat Nabi Ismail yg terbuang karena kecemburuan istri pertama Nabi Ibrahim, kalian bentuk sendiri kehidupan yg madani bersama sang ibu pertiwi tanpa bantuan sang ayah.

    Kalian ibarat nabi Yusuf, walaupun dimusuhi saudara2 nya tapi tetap tunduk bekerja dan berkarya. Dhohirkan mimpi2/program2 kerjamu sebagaimana Yusuf mendhohirkan mimpi2nya.

    Kalian ibarat Nabi Sulaiman yg dengan wahyu kapitalisme duniawi kekayaannya bisa memberikan hidayah kepada orang2 yg blm mengerti.

    Kalian ibarat nabi Musa, walaupun dibimbing dibawah ketiak Fir’aun/Orang2 orde baru/BIN, tetapi kalian tetap focus akan ilham/wahyu yg Allah turunkan kepada ibu nya (alqur’an dijelaskan dgn alqur’an, ayat dijelaskan dgn ayat). Gunakan fasilitas Firaun untuk menghantam firaun. Manfaatkan teknologi dunia utk membekali kader2 mu menguasai dunia. Apalah arti nya sebuah negeri kecil ini. Tanpa kalian usik pun akan runtuh dengan sendiri nya. Kalian berkarya, maka Allah pun bekerja dengan tangan Nya sendiri, gempa maning…bencana maning..gagal maning…gagal maning.

    Kalian ibarat Nabi Isa, yg terlahir tanpa bapak yg mendanai kemajuan pembangunan kalian sehingga timbul banyak fitnah bak Maryam yg di anggap seorang Pelacur..Tuhan Bapak sang pengatur Rububiyah, Tuhan Ibu, sang pertiwi Mulkiyah, Tuhan anak, sang Isa al Masih..anak…ummat..Uluhiyah. Tri Tunggal…Wahyu yg tercecer yg salah penafsiran…Mabaditsalasa…Tauhid Rububiyah, Mulkiyah, Uluhiyah.

    Kalian ibarat Nabi Muhammad, walaupun cemoohan datang silih berganti tetapi kau lontarkan senyuman dan sapaan, kau lontarkan kerja dan langkah nyata. Opini buruk public dengan sendirinya akan reda dengan hasil kerja nyata mu nanti. Muhammad justru lebih dicintai oleh saudara2 nasrani nya daripada oleh kaumnya sendiri seperti halnya dirimu. Tegarlah zaytun ku…

    Tak ada Nabi yg tanpa musuh di dalam pencapaian pembentukan kehidupan yg madani, tak ada nabi yg tak di cemooh kaumnya, tak ada nabi yg berpartai, tak ada nabi yg tdk hijrah… Sunatullah tidak akan berubah sampai kapanpun.

    Bahwa: Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al-Quran itu bukanlah CERITA yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. (QS. 12:111)

    Kalian adalah satrio piningit ketujuh yg bersenjatakan trisula ditangan kanannya(paham rububiyah, Mulkiyah, Uluhiyah) yg akan memimpin dunia ini setelah 20 tahun berlalu program pendidikan mu. Karena satrio piningit adalah sebuah system bukan seorang personal individu. http://sabdopalon.wordpress.com/

    Wass. Wr. Wb…

    Golongan yg sedikit berkorban demi zahirnya kehidupan yg lebih buesaarrr…

    Maka tatkala Thalut keluar membawa tentaranya, ia berkata: Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan suatu sungai. Maka siapa di antara kamu meminum airnya, bukanlah ia pengikutku. Dan barangsiapa tiada meminumnya, kecuali menceduk seceduk tangan, maka ia adalah pengikutku. Kemudian mereka meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka. Maka tatkala Thalut dan orang-orang YANG beriman bersama dia telah menyebrangi sungai itu, orang-orang YANG telah minum berkata: Tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya. Orang-orang YANG meyakini bahwa mereka akan menemui Allah berkata: Berapa banyak terjadi GOLONGAN YANG SEDIKIT dapat mengalahkan GOLONGAN YANG banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang YANG sabar. (QS. 2:249)

  • 4. kwangie21  |  September 22, 2008 pukul 10:44 am

    Wah gile enak bnget bacanya, skrang gmna sih zaitun, gue jauh di madinah kgak tahu perkmbngannya.

  • 5. Luki  |  Oktober 6, 2008 pukul 5:01 pm

    Sungguh terlalu,orang yg mengaku dirinya muslim tdk menghendaki negrinya Menjadi negara islam,ditaruh dimana imanmu, adapun persoalan Al Zaytun itu aset bangsa,berdoa lah pada Allah semoga orang 2 Al Zaytun senantiasa dibingbing ke arah yg lebih lurus, agar negri ini bisa terselamatkan dari ke hancuran.Maju terus Al Zaytun wujudkan cita citamu

  • 6. Luki  |  Oktober 8, 2008 pukul 4:49 pm

    Ass wr wahai sodara2ku mari kita sama2 simak nasihat Nabi Muhamad Saw. ” Barangsiapa yg melihat amirnya/pimpinan ada sesuatu yg kamu benci/tdk sesuai dgn aturan Allah maka sabarlah ! (kenapa diperintah sabar,sebab ada gilirannya kita minpin,pimpinlah yg sesuai dgn kehendak Allah, ingat negara Madinah negara Allah bung,jangan macem 2). Barangsiapa yg keluar dari jamaah,maka matinya(dan hidupnya) jahiliyah.(mau bisa merubah bagaimana,kalau teriaknya diluar arena) istigfar saudara 2 ku jangan teriak 2 malu sama agama lain, masih yakin antum dgn Al qur,an ? yg merintah iman-hijrah ke Madinah Dan jihad itu Allah,bukan NII kw 9,ikhlas kan segala yg telah antum korbankan mudah 2 an jadi nilai ibadah lihat firman Allah qs 2:264 “Hai orang 2 yg beriman,jgnlah kamu menghilangkan pahala sdqh mu dgn menyebut 2 nya dan menyakití sipenerimanya……

  • 7. NeWbIe  |  Oktober 10, 2008 pukul 7:46 am

    hahaha luki… luki….. negara islam ya bagus tapi negara islam versi NII KW 9 apa bagusnya….. cetek ah…….

  • 8. Luki  |  Oktober 10, 2008 pukul 3:50 pm

    Embe,coba menurut kamu,versi negara islam yg baik yg gimana sih,soalnya aku tdk seburuk yg kau sangka, jadi apa yg kaslanis bilang,bagi aku may be yes,may be no, ingat pepatah mengatakan “kalau kita menanam jagung,yg tumbuh bukan hanya jagung tapi Rumput ilalang pun ikut,nah kalau kita nanam rumput ilalang apakah jagung akan ikut ? Firman Allah”boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal itu baik untk mu,dan boleh jadi kau menyukai sesuatu padahal buruk bagimu

  • 9. gogon  |  Oktober 24, 2008 pukul 12:25 pm

    NEGARA ISLAM INDONESIA………CAPEK DEHHHHH!!!!!!!

  • 10. wahyu  |  November 4, 2008 pukul 9:10 am

    Assalamu”alaikum,Wr.Wb,

    APAKAH SALAH BILA NEGARA ISLAM DITEGAKKAN DI BUMI ALLAH SWT!!, Allah berfirman: “Barang siapa yang memutuskn perkara tidak berdasarkan apa yang diturunkan Allah(Al Qur’an),mereka itulah orang2 yang KAFIR,FASIK,DAN DZOLIM”.

    SUDAHKAH KITA SEPENUHNYA MENJADIKAN AL QUR’AN SATU2NYA PEDOMAN HIDUP KITA???DAN ,MENJADIKAN AL QUR”AN DIATAS HUKUM MANUSIA???

    Ya Allah,mengapa pada saat ada hamba2Mu yang mau menegakkan din islam/haq dimuka bumi ini malah dihina, difitnah dan dihalang-halangi oleh hambaMu sendiri yang katanya mengaku dirinya muslim juga Ya Allah.

    Sebagai seorang muslim tentunya kita harus bangga dan bersyukur ternyata masih ada saudara kita yang peduli memperjuangkan kemasalahatan umat manusia didunia dengan iklas dan hanya berpikir membrikan kebaikan2 untuk umat manusia didunia ,tapi anehnya kenapa umat muslim sendiri malah takut jika din islam/negara islam benar2 tegak didunia ini sehingga hanya bisa mencemooh dan memfitnah SAJA,tidak malukah kita kepada Allah???Karena itu sama saja kita menghina Allah SWT.

    Bukankah dulu pada saat nabi mendirikan negara islam di Madianah dimana hukum negaranya adalah hukum islam,saat itu wilayah islam bisa mencapai 2/3 DUNIA???? DAN saat itu islam menjadi peradaban termaju didunia sepanjang sejarah HINGGA SEKARANG BELUM ADA yang menyamai kejayaan islam pada masa lampau!!

    Saya pikir sangat jarang sekali ada orang yang mau-maunya memperjuangkan sesuatu yang baik untuk orang lain.
    Coba kita Renungkan,Di Palestina,Irak,dan negara2 didunia banyak yg ditindas oleh kezdaliman,banyak saudara2 kita yang menderita dan membutuhkan pertolongan untuk keluar dari penderitaan akibat perang,penindasan DLL. Mereka membutuhkan penolong dari SAUDARNYA yAITU KITALAH SAUDARA MRK yang benar2 punya perasaan yang tulus. Pantaskah kita mengaku seorang muslim TETAPI MEMBENCI DAN MENHINA MUSLIM LAINNYA???SYUKUR2 kita bantu mereka.

    MAHAD AL ZAYTUN tetaplah terus berkarya,WALAUPUN ENGKAU DIHINA DAN DIFITNAH OLEH SAUDARAMU SENDIRI YANG MRK MENGAKU DIRINYA SEORANG MUSLIM. SUATU SAAT MEREKA PASTI AKAN BERTERIMA KASIH KEPADAMU. KARENA ALLAH SENANTIASA BERSAMA HAMBANYA YANG BERJUANG DIJALANNYA.

    WALAUPUN ORANG KAFIR SANGAT BENCI DAN INGIN MEMADAMKAN API RISALAH ALLAH,MAKA SUNGGUH ALLAH YANG AKAN MENJAGANYA DAN MEMBERIKAN KEMENANGAN KEPADAMU.

    MAJU TERUS AL ZAYTUN, CAYO…CAYO !!!

    Wassalamu”alaikum,wr.wb

  • 11. hema  |  Januari 9, 2009 pukul 5:11 am

    Maju terus Al-Zaytun…

  • 12. AQoe  |  Januari 9, 2009 pukul 5:02 pm

    Negara Islam Indonesia boleh……………..
    Tapi bukan Al Zaytun yg bikin………..
    Dari tulisan tajwidnya dah salah…
    yg betul Az Zaitun.pke idghom syamsiyah…..

  • [...] Hasil Penelitian MUI tentang Pesantren (Mahad) Al-Zaytun yang Megah dan Mewah di Indramayu [...]

  • 14. abid  |  Februari 19, 2009 pukul 8:50 am

    Tidaklah akan berdiri sebuah Negara Islam jika bukan Umat Islam itu sendiri yang mendirikan…..

    Bukanlah orang islam jika bukan Al-Qur’an sebagai sumber hukum kehidupanya…

    dan bukanlah sebuah kehidupan jika umat Muslim larut dalam kekafiran…..

  • 15. man farid jember  |  Maret 4, 2009 pukul 2:42 pm

    ternyata dalam menjalani kehidupan ini, kita dituntut untuk berfikir keras agar tidak sesat, kata kuncinya tetap ada pada hati, yaitu teguhkan niat semata-mata mencari rido Ilahi robbi. AMIN

  • 16. wongbulu  |  Maret 7, 2009 pukul 10:24 pm

    Negara Islam?….negara islam yang mana?…emang ada negara islam di dunia ini?…arab? hahaha…justru arab itu orang-orang munafik yang memanfaatkan agama untuk mempertahankan kekuasaannya. Mengenai MAZ ini aku pribadi tidak pro dan tidak kontra karena aku memang tidak tahu keadaan yang sesungguhnya. dari segi pendidikan bagus, dan memang pendidikan itu memerluakan biaya (jer basuki mawa bea) dan ini harus kita dukung bersama karena pendidikan itulah masa depan TAKLIM HUWA ALMUSTAKBAL. pendidikan..pendidikan..dan pendidikan TITIK. ga usah pake acara atau bawa-bawa agama, yang penting pendidikan. tanks

  • 17. leddie  |  Mei 7, 2009 pukul 2:41 pm

    assalamu’alaikum wr.wb

    indonesia menjadi negara islam sih boleh, hanya saja Islam nya itu harus bener2 Islam yang sesuai dengan syaria’t agama kita,sesuai dengan Al-Quran dan sunah Rasulullah. dari sebuah buku yang telah saya baca, kegiatan NII ini telah banyak melakukan tindakan di luar ajaran Islam. nah, bagaimana mungkin sebuah organisasi yang ingin mendirikan Indonesia sebagai negara Islam namun cara yang digunakannya menyimpang dari ajaran Islam?ck..ck..ck..ck….astaghfirullahal’adzim, negara macam apa nanti yang akan berdiri??/ akan kemanakah indonesia ini berkiblat??
    nah, bicara tentang MAZ, saya kurang tahu pasti bagaimana keadaan di dalamnya, hanya saja, sebuah lembaga pendidikan berfungsi untuk mendidik generasi muda sebagai penerus bangsa.

  • 18. orang  |  Mei 13, 2009 pukul 12:22 pm

    Pada prinsipnya, tim menyimpulkan belum ditemukan adanya penyimpangan ajaran Islam dalam kegiatan belajar-mengajar, aktivitas ibadah dan aktivitas santri sehari-hari di MAZ, termasuk juga tidak ditemukan deviasi dalam kurikulum MAZ. Namun demikian, tim melihat ada dua persoalan keagamaan menyimpang yang dilakukan pemimpin pesantren, yakni masalah zakat fitrah dan kurban.

    Penyimpangan mengenai zakat fitrah terjadi karena zakat fitrah tidak diberikan kepada fakir miskin untuk hari raya, melainkan untuk pembangunan MAZ. Demikian pula dengan kurban yang tidak dilakukan dalam bentuk penyembelihan hewan kurban, tetapi diganti dengan sejumlah uang untun pembangunan pesantren.

  • 19. Al din  |  Mei 14, 2009 pukul 5:50 am

    Pokoknya maju terus al zaitun, pantang menyerah ! ku kan slalu mendukungmu !!

  • 20. 321  |  Mei 26, 2009 pukul 8:37 am

    Gak ada sebuah negara yg menjajah rakyatnya sendiri..
    Begitu jg agama, agama gak ada yg menyusahkan kaumnya sendiri..

  • 21. Putra  |  Juni 24, 2009 pukul 4:16 pm

    boong…al zaytun tkng boong

  • 22. Korban NKA  |  Juli 8, 2009 pukul 5:17 am

    AH.. sumber dananya yang PASTI HASIL MENIPU KORBAN NII.. bener kan.. huh.. DASAR MUNAFIK.. EMANG GUE GAK TAU.. APA… UH.. KALIAN TUH YANG FASIK DAN MUNAFIK… dasar.. PENIPU GOBLOK… BODOH ..DAN SESAT … menegakkan syariat dengan cara yang KELIRU… SO…. PENIPU ULUNG 2.. PENIPU ULUNG.. GOBLOK..GOBLOK.. Yang udah Ikut AJARAN/ MONDOK DI sana… CUAPEK DEH… DASAR SESAT…

  • 23. sri kurniasih  |  Juli 11, 2009 pukul 10:58 pm

    ,pemerintahan yang benar itu ya kulafaur rasyidin(ABU bakar,umar,usman ,ali).Marilah kita biasakan anak-anak kita menghidupkan sunah agama sejak kecil sehingga waktu remajanya tidak kehausan ilmu agama,kehausan ilmu agama ini kalau bertemu aliran sesat(aliran yang menyimpang dari teladan Rasul SAW) bisa langsung kena tuh seperti pengalaman kita selama ini dan ada baiknya bergabung dengan salah satu organisasi atau kelompok yang sesuai panggilan jiwa kita, muslim adalah satu sepanjang tidak mengkafirkan saudaranya yang telah percaya kalimat sahadat.setiap kelompok atau organisasi punya kesempatan yang sama untuk menjadi golongan ahlulsunahwal jamaah tergantung kualitas drinya.aliran sesat itu ibarat kangker dalam tubuh islam kalau sampai meluas dien islam bisa punah dan yang tinggal adalah sekelompok penjahat yang mengatasnamakan islam alias mafia bernama islam.

  • 24. yesi  |  Juli 29, 2009 pukul 2:26 pm

    y sebaeknya cepetan di bubarin aj byar gak kaya aku ikut2n terjerumus…….. suul adzab mrk tu menghalalkan segala cra

  • 25. somplak  |  Agustus 11, 2009 pukul 6:22 pm

    iye nih NII kek MAZ kek ga ada gunanya…..tukang tipu semua….merasa dirinya Tuhan dengan mengkafirkan orang seenaknye aje….gara-gara ini anak jadi berani ama orang tua….jadi pinter bohong…jadi pinter nipu….semua demi uang untuk setoran ke bosnya….banyak temen-temen gw yg jadi korban….BUBARKAANNN

  • 26. mujur  |  Agustus 13, 2009 pukul 6:54 am

    one choice BUBARKAN

  • 27. Dira  |  Agustus 29, 2009 pukul 4:27 am

    Berikan sanksi tegas, kalau menyimpang dari Alqur’an dan Hadist
    seperti yang dikakukan KWIX

  • 28. brand new  |  Agustus 31, 2009 pukul 6:05 pm

    setau gw dri cerita tmn gw yg mantan santri d zaitun,
    pas gw baca komen2 yg pri zaitun jd bikin gw dikit mual,gimana enggak: neh jebolan zaitun sendiri lw yg cerita : d sana tuh ada kegiatan band,break dance, n pada saat istirahat bisa jd ajang pacaran buat santri n santriwati,rata2 punya pacar dlm lingkungan pesantren.. wueleh2… n jebolannye yg gw kenal pada malas belajar,”lewat” jauh dri gw yg sekolah d kampung…
    ah pokokx biasa bangetLah jebolanx.. cetek..

  • 29. abi  |  Oktober 19, 2009 pukul 8:55 am

    lu ga tw sih al zaytun s
    chool is the best

  • 30. Dave  |  Oktober 31, 2009 pukul 4:53 pm

    MAZ tu gag msk akal! fokus kgiatan utamany gag jauh2 dr dana,,dana,dan dana trus
    dan anehny lg knp mrk gag mikirin bahwa sebagian bsr org yg direkrut n yg ikut itu kan msh kuliah,otomatis apa2 msh minta ortu dunk,tpi mrk gag pduli…yg mrk peduliin cm bgmn crny mencapai target sadaqah wilayah…beuh! gag peduli crny gmn,mw boong sma tmn,boong sma ortu,jual brg,pinjem sna,pinjem sni mpe gag da yg pcy lg,gag mkn,mengorbankan uang utk urusan kuliah,mengorbankan waktu kuliah dan bersosialisasi…deelel…mrk pa gag mikirn smua itu????
    terkesan pkrn mrk pendek dan malas,klo mw dpt dana yg byk,knp gag bka usaha aja???? bknny MALAKIN org trus!
    gag mikir apa,stiap manusia tu jga bth mkn,minum,tdr,blajar,bersosialisasi…gmn mw maju suatu negara jika SDMny pd gizi buruk,gag pnh blajar,ngluyur aja kerjaanny!!! Mikirin,duuh spa lg target opersi slanjutny….??????duuh,gmn ya cr nyari pinjemannn????? duuuh,bsk hidup dr apa ya,uangny dah abis bwt muter2 ksna kmari…SMA SX GAG LOGIS!!!!
    yg usia kerja aja,pd gag kerja,mlh nongkrong2 gag jelas,pnh mkrn gag siy pgn pny msa dpn yg cerah?pgn bahagiain ortu?membalas jasa ortu slama ne?bknny malakin ortu mlu ato ngilang gag jelas!!!
    Gmn mw berkembang suatu negara jika SDMnya sdh dibiasakan spt itu? Tdk dibiasakn berkawan dg ilmu,krn habis waktuny utk mengurus ‘Negara’ kalian? gag logis sma sx…bgmn bsa suatu akhlak yg bae tbentuk dg membiasakan berbohong?????hmmm…
    yah,smua dana cm terpusat utk pembangunan AZ sja…!!! kpn bsedekahny???? bnr2 gag msk akal kelompok satu ne yg menyebut mrk sbg sbuah negara…=.=’
    sistemny bnr2 menyimpang!
    inget,bgmnpun ortu yg melahirkan dan merawat kalian(org2 NII) sejak kecil itu adl ortu kalian yg sesungguhnya! ridlo Allah adlh ridlo org tua kalian,wong surga aja ada di telapak kaki ibu koq…duh,bygn deh gmn kcewanya ortu kalian(org2 NII) klo tw kalian mengecewakan amanah mrk….

  • 31. anggun  |  November 1, 2009 pukul 10:30 am

    sbnrnya pesantren ini sesat ato nggak sih?trus knp bs muncul berita2 semacam itu?

  • 32. harum  |  November 12, 2009 pukul 1:22 pm

    Anggun…
    Satu2 nya jalan untuk membuktikannya adalah dengan datang ke sana dan melihat langsung kegiatan yang ada di sana, Anggun boleh ajak teman2 Anggun kalau memang ada perasaan takut dan was2.
    Saya seorang ibu rumah tangga yg menyekolahkan anak di sana, sekarang dia kelas 2 SD, dan saya akan terus bertekad untuk menyekolahkan anak2 saya yang lain di sana, karena memang hanya MAZ yang bisa merubah Indonesia.
    Kenapa pemerintah diam saja….????karena pada dasarnya pemerintah pun tahu bhw Al Zaytun tu benar dan Indonesia sgt membutuhkannya.
    Perlu diketahui bhw Al Zaytun telah menyumbang kepada pemerintah 18 ekor sapi pejantan unggul senilai Rp. 50 M untuk memenuhi kebutuhan susu nasional dlm rangka peningkatan gizi anak Indonesia.
    Silakan Anggun cek di google…” Al Zaytun hibahkan 18 sapi pejantan unggul…”

  • 33. biem  |  November 27, 2009 pukul 5:03 pm

    al zaytun, maju trusssss pantag mundur!!!

  • 34. seeyou  |  November 30, 2009 pukul 9:01 pm

    u sbagai alumni zaytun, sudah hijrah blom??? menjadi warga nii kw9. Klo blom tentu gak memahami hubungan diantaranya.
    Informasi telah sedemikian meluas. Apakah masih juga belom ngerti hubungannya azaytun dan niikw9???
    misalkan: niikw9 itu musangnya, maka maz itu bulu ayamnya.
    Sudah tahu tho??? Musang berbulu ayam. Itu misalnya!!!

  • 35. nissa  |  Desember 16, 2009 pukul 12:31 am

    saya alumni al zaytun th 2007 tapi sayang saya ingin kuliah di malaysia, tapi ternyata ijazah saya tidak di akui padahal saya ingin sekali kuliah di malay university, oh alangkah sialnya nasibku ini. jadi saya kuliah di BSI saja t4 obama pernah kuliah….

  • 36. muhamaad raihan agrfrana  |  Desember 27, 2009 pukul 9:14 am

    yah yah yah! sesat sesat sesat!

    hanya luar yang bagus bangunan bagus fasilitas dan macam-macam tapi aqidah buruk sekali

    dari pada masuk situ mending masuk pesantren salaf yaitu:

    al-irsyad, hidayatunnajah, ibnu taimiah, assunah, ihia assunah, dan lain lain

  • 37. enung nurteti  |  Januari 27, 2010 pukul 6:26 pm

    Suatu waktu pasti akan terjadi tragedi kemanusiaan di negeri ini. TRagedi tsb dipicu oleh NII & Al Zaytun.
    Hanya orang-orang bodoh dan tolol lah yang menganggap al Zaytun itu ponpes bagus.
    LIat photo ASPG aja kayak liat MAFIA….!

  • 38. enung nurteti  |  Januari 27, 2010 pukul 6:29 pm

    KAlo PONPES ini tidak sesat, tidak akan banyak kontradiktif yang muncul. TIdak mungkin AL CHAIDAR menulis buku tentang kesesatan MAZ.

  • 39. 39 bapake IBNU ISNAINIHAKIM  |  Februari 4, 2010 pukul 2:36 pm

    SEMOGA ANAK SAYA JADI ANAK YANG SHOLEH , DAN BER AHLAQ TAAT PADA ALLOH DAN ROSUL SAW, KELAK BISA BERGUNA BAGI BANGSA DAN NEGARA, SAYA IHLAS ,SEMOGA YANG NIPU SEGERA SADAR DIRI DAN TAUBAT PADA ALLOH SWT ENAK DI DUNIA BELUM TENTU NIKMAT DI AKHIRAT

  • 40. seyulieang  |  Februari 11, 2010 pukul 9:44 pm

    IBNU ISNAINIHAKIM, pulanglah nak!!!. Orangtuamu menunggu dengan harap cemas yang luar biasa. Kajilah!!, yang kamu menganggapnya jihad di jalan Allah, benar apa salah!. Pertanda jihad di jalan Allah itu mudah. Pintu masuknya kebenaran, dan pintu keluarnya kebenaran. Lha yang kamu alami beda. Pintu masuknya jebakan, dan dimana pintu keluarnya??? Kamu dijerat tak boleh keluar dari situ, untuk dimanfaatkan menjadi budak pencari uang haram. Memandu anak-anak lain agar menipu orangtuanya, temannya, tetangganya, dlsb.

  • 41. revolution  |  Februari 12, 2010 pukul 8:26 am

    soalnya nii kw9 aset nkri..mereka itu intel terdepan…karena yang sekarang berkuasa nkri..mereka ga akan ditangkap apalagi ditutup…tapi kalau nii yang berkuasa…para pejabat nii kw9 bakalan dipancung sebagai hukuman para munafikun…

  • 42. amin  |  Maret 10, 2010 pukul 1:20 pm

    bagus juga ini pesantren ………areanya luas.,banyak fasilitasnya…..pokoknya semuanya lengkap……dari tempat olahraga sampe ke studio band……….juga ada…….
    waktu itu gw pernah ke sana sama temen2 gw.yang gw suka dari pesantren itu adalah lapangan bolanya sama tempat studio bandnya…….tapi yang paling gw gk suka adalah pengawasaannya yang terlalu ketat.

  • 43. salep  |  Maret 12, 2010 pukul 12:39 am

    Hai Pesantren Area Luas!! pada dengar keluhan para santri !!. Sudah diberi kebebasan kaya gitu masih bilang pengawasannya terlalu ketat. Tambah kebebasan lagi agar supaya lebih kerasan. Kalo perlu biarkan mereka telanjang. Daripada gak dapat murid. “Pesantren toleransi”

  • 44. seyulieang  |  Maret 12, 2010 pukul 11:14 am

    IBNU ISNAINIHAKIM, pulanglah nak!!!. Orangtuamu menunggu dengan harap cemas yang luar biasa. Kajilah!!, yang kamu menganggapnya jihad di jalan Allah, benar apa salah!.

  • 45. hai !  |  Maret 20, 2010 pukul 2:51 pm

    Apakah Mereka atau Anda Pernah Tinggal di Al-Zaytun Selama Sembilan Tahun???

    saya tantang untuk diskusi di link :

    http://pujiaswari.blogspot.com/2010/03/apakah-mereka-atau-anda-pernah-tinggal.html

  • 46. seyulieang  |  Maret 22, 2010 pukul 10:47 pm

    sekian lama pujiaswari tinggal di Al-zaytun, tetapi belum tahu dan belum mengerti duduk persoalan tentang hubungan NII-Al-Zaytun dengan Mahad-Al-Zaytun. Selama itu memang pelajaran anak sekolah gak nyampe ke bidang dan hal-hal penipuan. Bahkan Sdri dikarantina untuk tidak mengetahui kegiatan yang digerakkan secara sembunyi ini. Paling-paling mbayar ini-itu untuk kegiatan sekolah. Pelajaran NII adalah pelajaran ektra kulikuler. Didapatkan dari kegiatan baca-baca dan ngintip sana-sini untuk direnungkan. Banyak yang sudah terjebak dan terjerat menjadi udak NII-kw9-Alzaytun. Mereka tersiksa masa depan dunia dan akheratnya. Kalau kamu tahu tentu kamu ikut kasihan. tak dapat kau menutupi aib ini hanya dengan cara Sdri menolak informasi. Selidiki dan pelajari, kalo perlu cari celah dan sdri masuk menjadi aktivis NII. Hingga Sdri percaya dan merasakan pahit-getirnya ditipu dan diperdaya untuk atas nama NII, padahal sejatinya adalah pelecehan Agama Islam, Agama yang kita junjung.

  • 47. bow  |  Maret 28, 2010 pukul 12:27 am

    sabar ya Al Zaytun…
    nanti juga mereka akan sadar. dan menyesal akan kata2nya. liat aja buktinya.

  • 48. radithT  |  Maret 28, 2010 pukul 12:36 am

    semua butuh pengorbanan, itulah orang Indonesia ngaku islam tapi gak mau ngejalanin Al Qur’an dan Sunah Rasul. mau nya enaknya doang. gak mau susah dulu. bisanya ngeJUDGE SESAT!!!! apakah mereka tidak melihat dirinya sendiri dan apa yang terjadi di indonesia. padahal Allah telah memberikan azab di indonesia dengan bencana2. apakah manusia lebih mencitai HARTA dan DIRI dari pada kepada Allah. padahal Allah hanya mencoba melalui ke 2 hal tersebut. alangkah bijaksananya jika mereka mau bersabar dan tidak mengikuti hawa nafsunya. INGAT AKAR, BATANG DAN BUAH.

  • 49. seyulieang  |  Maret 28, 2010 pukul 4:59 am

    Agama Islam ini harus diperjuangkan agar terhindar dari tindakan pembodohan, penipuan, dan pelecehan-pelecehan syariat dan hakikat Islam. Apalagi justru perbuatan negativ itu mengatasnamakan perjuangan kemenangan Islam. Memang Islam harus megah, harus menang, dan seribu kebaikan, serta sejuta kebenaran. Tetapi tidak, kalau cara mendapatkannya itu dengan cara yang justru ditentang oleh Islam itu sendiri.

    Sdr bow dan Sdr radithT masih salah faham dalam hal memperjuangkan Islam. Masalah pengorbanan. Apakah sdr mengira bahwa kami orang-orang Islam yang diluar kelompokmu duduk enak-enak tidak berjuang untuk menegakkan kalimah Allah. Hanya persoalan ini adalah bagaimana kamu berjuang mengatasnamakan kebenaran tetapi melalui jalan kesesatan??? Apakah perjuangan seperti itu dapat nyampai??? Apakah Allah SWT ridho dengan perbuatan yang menurut akal dan menurut nurani orang awampun adalah batal. Apakah AlQur’an sebagai kitab suci mengajarkan perbuatan nista untuk menjunjung-tinggi Tuhannya???.

    Masak berpikir mudah gitu masih tidak paham???

    Ajaran konyol saja kamu dapat menerima, tapi mengapa?? untuk berpikir dan merenung yang mudah saja kamu tolak??

    Bukalah nuranimu untuk menerima hikmah!!!

  • 50. Sudahlah ! Lebih baik introspeksi. Dr pada hanya sibuk mencari kesalahan pihak lain. Jangan berdebat. Apalagi dng orang bodoh.  |  April 7, 2010 pukul 6:53 am

    Sudahlah jangan sibuk dng kesalahan orang.! Lebih baik sibuk perbaiki diri.

  • 51. Mufti mubarok  |  April 7, 2010 pukul 6:58 am

    Pandanglah kebaikan orang. Debat tdk ada hasil. Kebencianlah yg timbul.

  • 52. ghani  |  April 14, 2010 pukul 9:04 pm

    menuju indonesia kuat

  • 53. budak bageur  |  April 17, 2010 pukul 6:07 am

    assalamualaikum wr. wb
    alhamduliah. masih banyak orang yang membicarakan kebenaran. tentunya akan semakin banyak orang yang melakukan kebenaran.
    namun begitu kaitannya denagn al zaytun tak bisa selesai jika hanya meraba dan membayangkan. itu tak ubahnya seperti ORANG BUTA yang memperebutkan definisi gajah.
    dan yang muncul kebanyakan hanyalah prasangka. masih lebih baik jika prasangka yang timbul dilatarbelakangi prasangka yang baik. jika buruk. bagaimana akibatnya?, bukan tidak mungkin yang terjadi adalah fitnah. dan kalo sudah fitnah kita semua tau bagaimana akibatnya.
    semestinya masalah zaytun ini di kaji dengan akal. karena tanpa akal semuanya akan ngawur. dan bisa berujung kepada fitnah. cobalah kaji kembali karena pada dasarnya asumsi kebenaran itu adalah asumsi yang tidak berujung. seperti kebenaran setiap nabi sebelum rasulullah senantiasa terus mengalami penyempurnaan. jika anda merasa benar dengan asumsi kebenaran pada fase sebelum alzaytun berada. atau anda kenal. apa mungkin itu tidak sama dengan proses pencarian keb
    enaran yang di
    di alami nabi ibrahim?.

  • 54. seyulieang  |  April 19, 2010 pukul 3:46 am

    Tidak sama, dan sama sekali tidak sama. Kalo Sdr mengasumsikan bahwa Nabi-Nabi sebelum Rasul SAW mencari penyempurnaan dalam ajarannya. Maka Sdr-pun ingin dan akan dan sedang mengasumsikan sebagaimana perjalanan para Rasulullah. Sehingga para aktivis NIIz mencari pembenaran dengan berbagai permutarbalikan ayat. Shalat diganti yang shalat aktual, artinya tidak shalat gak apa-apa. Demikian juga infaq yang dicapainya dengan menipu orangtua. Itu semua beda dengan para Rasulullah. Ingat bahwa aqidah yang dibawa oleh para Rasul adalah sama, yaitu: “sembahkah Allah dan jauhi thaghut” Pelaksanaan dan penjabarannya disesuaikan dengan zaman sebagaimana Rasul menjadi panutan umatnya.

  • 55. ican  |  Mei 8, 2010 pukul 10:38 am

    gw sih melihatnya hasil yah,,,toh apa yang d ciptakan zaytun spectakuler belum ada yang bisa ngebangun peradaban islam sehebat ini………………

    waow….

    mereka punya management yang rapi..

    gw dah pernah cek kesana…

    bahkan ponakan gw gw sekoahin disana……..

    sekarang kalau kalian bilang zaytun sesat apayang sudah kalian bangun buat bangsa dan negara mu???

    terlebih,,,islam…..???

    di negara ini orang mau bangu masjid …jadi pengemis di pinggir jalan ….

    apakah itu agama dan keyakinan yang kalian impikan????

    trus dunia khasanah yang kalian d`oakan mana????

    beda dengan zaytun yang selalu menjawab fitnah dan caci maki dengan hasil yang waou…..

  • 56. rena  |  Mei 26, 2010 pukul 1:03 pm

    aslmkm.saya mempunyai adik yg sekarang sedang bersekolah diponpes al zaytun.sebenarnya dariawal sy sudah curiga dengan adanya kemungkinan aliran sesat di ponpes tersebut.skrg dg adanya bukti ini saya berharap dapat kembalimeyakinkan ortu saya agar segera membawa adik saya pulang kembali kerumah.saya minta tolong dikirimi vidio tentang kesesatan2 yg terjadi disana. saya sudah coba donload di youtube tapi tidak berhasil mohon bantuannya.terima kasih banyak

    saya tunggu di alamat email : nanachubby_jepun@yahoo.com

    salam keluarga,
    rena

  • 57. adhy  |  Agustus 12, 2010 pukul 12:49 pm

    ass.wr.wb,maaf sblmnya….bwt org2 yg ngebuat gosip sperti ini mhonlah ampun…….ap klian sdar tlah bnyak mmbuat org berpikir jlek tntang islam itu sndri!!dan mmbuat org2 sling mmaki antar ssama…..byangkanlah buah dri perbuatan klian,allah mha melihat dan tidak pernah tidur.soal al-zaytun sesatnya g ad sma skli,mlah sntrinya aj kli ad yg tersesat,mdah2 an bgi mreka yg tersesat di tunjukkan jaln kpadanya…amin……..

  • 58. indra tasyoni  |  Agustus 18, 2010 pukul 4:52 pm

    Jdi Aku Pengen Belajar / Jadi Santri . . . Nih Indra Pengangguran Berat ,. . . . .

  • 59. bahtiar  |  Agustus 26, 2010 pukul 1:19 pm

    Bapak Ibu yang mendapati anaknya tersangkut NII Az Zaytun, silahkan membaca halaman depan http://www.niikw9.wordpress.com

    Cukup satu judul saja sudah menemukan cara menyadarkannya

  • 60. ali imron  |  September 20, 2010 pukul 4:02 am

    Saya terkesan saudraku,tp saya kurang sutuju dgn anda mndukung zaitun..
    Apakah anda udh mmpelajari sejarah brdirinya al zaitun termasuk pimpnan al zaitun saat ini, klu ingin tau boleh kug kita sharing bareng…di tunggu..
    Jazakallah……saudaraku….

  • 61. Pusat Rehabilitasi Korban Teroris NII NKA KW9 Az Zayton Nir Rojim  |  September 25, 2010 pukul 11:37 am

    Kasihan santri-santri polos zaytun jadi kena getahnya gara-gara ulah nii kw9 panji gumilang.

    Simak pengakuan terbaru mereka di http://niikw9.wordpress.com

    ¤

  • 62. john  |  Oktober 13, 2010 pukul 6:33 am

    untuk mencerdaskan masyarakat / santri salah satunyadengan buku, maka kami dari nararyabook yogyakarta,pengen sekali utnukmenggelar bazaar buku murah di pondok al-zaytun, barangkali ada pihakyg bisa membantu kami untuk penyelenggaraan event ini bisa kontak kami.08123519014,,,trmksh

  • 63. hendra  |  November 4, 2010 pukul 8:00 am

    kalian al zaitun mengarjankan pa……
    mempraktyekkan pa?
    bis keluar dari al zaitun….pulang kampung jadi jurkam kristem……
    millah abraham salah contoh yang terjadi d aceh……
    kalian menyesatkan ummat islam…..
    untuk tebus dosa pergi ke jawa…..gila…..
    belajar kitab apa sich……..injil

  • 64. miel  |  Desember 16, 2010 pukul 3:18 pm

    Waduhh kalian ini ngomong apa sih…
    Seharusnya kita sesama muslim saling bersatu
    jgn saling menjatuhkan, emang kalian ga senang kalu islam itu berjaya, ga dijajah oleh kafir terus??
    Bagi orang tua yg menyayangkan anaknya setelah keluar dr zaytun jd males atau ngelawan, ya harus diliat dulu dr bibit n bobotnya dulu, kalu ortunya males ya anaknya jd ikutan males, bisa juga ortunya dulu ngelawan ortunya sendiri jd senjata makan tuan anaknya skrg jd sk ngelawann balik ke diri anak itu sendiri, mungkin si anak malas n gak mau berubah untuk jd orang yg lebih baik
    Aq lulus dr zaytun ngerasa banyak bgt ilmu yg aq bs ambil n bermanfaat untuk aq terapin dikehidupan sehari-hari sekarang.. pokoknya aq bangga bs sekolah disekolahanmegah n berkualitas.. Jd mohon kalu mau ngomongin orang lain bercermin pd diri sendiri masing-masing dulu y saudara-saudara ku…

    Good luck Al Zaytun

    Caiyooo…

  • 65. anonim  |  Desember 18, 2010 pukul 4:26 pm

    gini aja deh…!jelaskan padaku dong, yang merasa berkomentar bahwa MAZ itu oke, kenyataannya dilapangan pegawai/karywan yang membangun MAZ pada banyak yang keluar dan mereka malah buka usaha sendiri… jadi nambah banyak aja tuh jumlah penduduk Indramayu khususnya Kec. Gantar dan Kec. Haurgeulis, one again: karyawan2 yng kerja di MAZ yang ngontrak di pemukiman sekitar, aku perhatikan mana ada yang ak lihat sholat/membaur dengan warga sekitar…ada apakah itu????????????????????????????

  • 66. firdausly@yahoo.co.id  |  Januari 13, 2011 pukul 2:52 pm

    yg ada di fikiran gw cuma 1.””KALO PESANTREN INI.GA SESAT.KENAPA HEBOH BANGET.!”……..(panji gumilang menjawab:”orang indonesia belum terbiasa melihat kesuksesan pihak lain”!).terus lg.knapa ya’ gw ko ngeliat org2 NII KW9 alzaitun’org nya katro katro.ndeso,awam&polos,blegak blegek .klo diajak ngomong ga nyambung.di skitar gw byk orang NII,malah ada yg udah gila,!treak2 tengah malem.!….ada yg akrab ama gw’dia ad kk,sring crita tang NII .gw dengerin trus.makin gw mrasa ada yg aneh!..(mo ngumpul ma org2 NII? dateng aja bulan Ramadhan di Masjid BPI PAMULANG pas buka puasa_)

  • 67. rooly  |  Januari 15, 2011 pukul 4:32 am

    Promo terbaru Bank UOB BUANA dapat kan Discount hingga 50 % untuk setiap pembelanjaan di CAREFOUR,ADA MALL,PALACE SQUARE.KEDAI AMARTA.KAMPUNG LAUT.SHABU SHABU.MAJESTI.PIZZA CAFE.DAN SUPERMARKET SELURUH INDONESIA,DISKON 30 % DI EUROSKIN LAB,20 % DI ESC,FREE VOUCHER AT GAYA SPA SENILAI RP 1000.000, DAN DISCOUNT 20 % AT ALL GAYA SPA,DAN DISCOUNT DISCOUNT HINGGA 30 % FOR CHEK UP AT PRODIA promo langsung bila apply lady’s card :
    1.mendapatkan 5 vouvher yaitu untuk spa,salon,body massage,dll di gya spa dan chemical salon.

    2.free check up di prodia

    3.discount up to 20% untuk vaccination dan check up di prodia OHI

    4.discount up to 20% untuk executive health screening dan skin rejuvenation di rumah sakit pondok indah

    5.discount 30% free skin treatment packages di euroskinlab

    6.discount 20% untuk slimming packages di european slimming center

    7.beli apapun dan dimana pun cicilan 0 % untuk 3 bulan

    8.asuransi program prudential : credit protection,pru ladies critical illness,pru investment with edu plan,purchase protection(asuransi atas barang yg dibeli)

    9.cicilan pendidikan 3-6 bulan 0,88%.dan 12 bulan 0,99%
    untuk pengajuan hubungi
    chairul sarto utomo
    asm Dewi ika
    UOB BUANA JL JEND SUDIRMAN NO 131
    SEMARANG,50000
    VIA SMS 085859467928 info fashion88unik.blogspot.com

  • 68. Eks NII Zaytun  |  Januari 19, 2011 pukul 5:13 am

    Alhamdulillah, makin banyak santri-santri Zaytun yang menyadari dirinya menjadi tameng hidup (Pagar Betis ke-2) atas kejahatan pemerasan uang oleh Ajaran NII NKA KW 9 Panji Gumilang

    Bukti dan pengakuan selengkapnya klik http://niikw9.wordpress.com

  • 69. kahaiky beyzuma  |  Januari 28, 2011 pukul 3:21 am

    pdaa debat gini ye…..hha……..
    w gx tw yang haruz di bnerin yang mna……..
    cba dwh cpa yang bisa ngsih tw w yang s’bner’x tuh mna yang bner……….???

  • 70. hermanto berutu  |  Januari 30, 2011 pukul 2:04 pm

    kpd orgtua harus jeli dlm memilih sekolah anaknya, ngapain megah klo mmang tdk bisa sbg jembatan anak tuk smakin dekat kpd Allah

  • 71. bahtiar  |  Januari 31, 2011 pukul 5:46 am

    terima kasih nasehatnya Bapak Hermanto Berutu

  • 72. eks eks eks  |  Februari 5, 2011 pukul 2:38 pm

    asmkm
    yg saya tau..saya sndiri pernah mengikuti latar belakang mereka…dan emang saya sengaja pengen tau….seperti apa sih kegiatan mereka itu??? dan ternyata wooowww jauh dari ajaran Allah SWT, jauh dari hadist nabi…mereka hanya mengartikan alquran brdasarkan terjemahannya saja…
    dan yang saya tau kita memang disuruh mengumpulkan dana entah dg cara apapun untuk mengembangkan negara mereka yg tidak lain negara islam indonesia penerus dari kahar muzakar..
    dan mereka memang ingin meneruskan cita2 dari KM untuk menjadikan negara indonesia ini sebagai negara islam…
    dan bayangkan saja sholat aja harus dijamak padahal ngga ada alasan apa2 untuk menjamak salat….
    melalui pembaiatan kita akan menjadi ummat mereka..
    dan di pemabiatan itu pula kita harus masuk warga negara mereka…..
    pembaiatan itu ngga dilakukan di MAZ tp dirumah2 yg dijadiin markas mereka…krn mereka berpindah pindah
    sekian sedikit pengalaman yg saya alami
    pesan saya…jauhkanlah keluarga kita dari MAZ
    karen ajarannya jauh sekali dari islam
    inti ajaran mereka adalah ingin membangun SDM yg kuat untuk mendirikan NII….wassalam

  • 73. Red_One  |  Februari 20, 2011 pukul 7:59 pm

    aswb…
    saya baca satu persatu komentar dari tahun 2008 s/d 2011, yang ada cm perdebatan semata, saya tahu persis ttng keterkaitan antara niikw9 dengan alzaitun, yah sudahlah ga perlu di perdebatkan, ga akan nyambung, paling paling ntar jadi debat kusir, kok bisa…yaiyalah…., yang merasa masih konsis di niikw9 akan membela mati-matian tempatnya ( padahal sih dah ga betah, tp dah terlanjur mo gimana ), yang dah keluar dr niikw9 akan mencemooh ( karna dah tau, bukan beratnya perjuangan lho, tu mah dah lumrah, ga adil masalahnya ), yang ga tau niikw9 pasti akan membelanya, ya seperti banyolan ttg si gajah itu ( mana yang di pegang itulah yg di ketahuinya ), buat saya sesat ga sesat tergantung hasilnya nanti, kalo orang sesat pasti kan ga akan pernah sampe ke tujuan, di puter puter dengan tujuan yang ga ada ahirnya, walaupun program2 untuk mencapai tujuannya bagus, ada yang stres karna ga nyampe nyampe, ada yang mati karna kelaparan, yah ada yang menghalalkan segala cara karna dah bingung , mo brenti ga punya keahlian apa2, takut menghadapi hidup di luar nii yang malah lebih berat, kalo di dalam ,kalo mau nyolong yah nyolong ajah, ga ada beban apa2 kok, yaudah ah kepanjangan komennya …
    maklum dah 11 taun ngalaminnya, ditambah dah 7 taun keluarnya..
    waswab

  • 74. ariel  |  Februari 21, 2011 pukul 12:30 pm

    woy yang nama na WONGBULU to begeok kali ya . . .masak yg d pkirin cuma pendidikan aja . . .kayak enggak bakalan mati aja to orang

  • 75. bahtiar  |  Februari 22, 2011 pukul 1:58 am

    Kepada Bapak dan Ibu yang anggota keluarganya atau anak-anaknya terkena / terjebak / terjerat Ajaran NII NKA KW 9 Panji Gumilang Mahad Zaytun Indramayu untuk penyadaran atau pemulihan pasca trauma dapat menghubungi web http://niikw9.wordpress.com, GRATIS

  • 76. shofie  |  Maret 5, 2011 pukul 8:56 am

    setahu sya,,,
    lw kita mw msuk kwasan MAZ hrus byar,,, msuk ke blok yb beda bayar lagi,,bgitu seterusnya,,,
    brita tntang MAZ yang sy kthui hngga saat ini yaitu Org2 MAZ lw sholat pada nitip ke org yg mw mlksanakan shlat,,so mesjid segitu luasnya hanya ada satu dua orang,,,,

  • 77. Anonymous  |  April 9, 2011 pukul 12:43 pm

    sesungguknya apa yang si peroleh seorang hamba tergantung dari apa yang di usahakan.selama tujuan baik jangan ragu mengakui baik

  • 78. bahtiar  |  April 10, 2011 pukul 1:55 pm

    Tujuan dianggap baik
    usaha untuk memperoleh dg menghalalkan segala cara :-(

  • 79. muslih abe  |  April 14, 2011 pukul 4:05 am

    ISLAM MEMANG HARUS TIDAK DIBENTUK SEBAGAI AGAMA, TAPI ISLAM WAJIB DIAPLIKASIKAN DALAM KEHIDUPAN BERNEGAARA, AGAR NEGARA NEGARA INI JAUH DARI SIFAT,SIKAP DAN MENTAL YANG BERTOLAK BELAKANG DARI PERINTAH TUHAN SEMESTA ALAM

  • 80. darika  |  April 19, 2011 pukul 5:39 am

    ..:)….. Indonesia akan menjadi negara Islam… bukan dengan berlomba2 mendirikan negara di dalam negara Indonesia itu sendiri, tapi… dirikan bangunan2 iman yang megah dlm pribadi2 Islam di Indonesia…. ke depannya, jangan bertarget!!! suatu hari kita akan dipimpin oleh oleh seorang Insan yang amanah & istiqomah di jalan Alloh… menegakkan & memenangkan agama Alloh…..SIP!… kita janganlah mengupas keburukan umat, kalau kita mengaku org Islam…. karena itu akan menjadi momok bagi Islam sendiri unt didekati. SO…

  • 81. cayo sugianto  |  April 19, 2011 pukul 5:49 am

    klu emang MAZ bukan lanjutan dr NII KARTOSUWIRYO berakhir thn 62 knp didiamkan sj pemerinat/MUI sudah adili saj dan seret PANJI GUMILANG dan antek2nya kasihan saja orang2 yang disana sbg muadof,guru ,santri dll yang enak panji dong krn sj jg korban nya harta ku hampir ratusan juta tp gpp sy ikhlaskan klu emang benar tp klu menyimpang mungkin bahkan PASTI ALLAH TDK BUTA,TULI semuanya itu lihat dan dengar INGAT KEHANCURANNYA BILA TDK SESUAI DENGAN AJARAN NABI MUHAMAD SAW > SAYA PESAN TOLONG SEMUANYA YANG MASIH ADA DI MAHAD ALZAITUN SEGERA KELUAR SEBELUM ALLAH MENGAJABNYA DAN HUKUM MANUSIAPUN TURUN TANGAN semoga allah memberikan jalan dan sadar yang di jaitun maupun di teritorial amin….3x

  • 82. muslim  |  April 28, 2011 pukul 5:28 am

    Sya heran kenapa masih banyak orang2 bodoh yg mau dibodohi orang NII sesat versi KW 9. Katanya berjuang demi Islam, yg ada malah merusak Islam… Ya rabb… tolonglah mereka dari kesesatan….

  • 83. wow  |  April 29, 2011 pukul 7:47 pm

    aneh kok namanya AL ZAYTUN>>>???seharusnya orng yg mengerti bacaan alquran mestinya menulisnya AZ ZAITUN
    jadi sangat lah diragukan klu pesantren AL ZAYTUN benar2 menjalan kan islam yg sebenarnya krna dari tulisannya saja sdh nyeleweng pastilah nyeleweng jg dalam menjalankan syari’at islamnya kecuali nama ponpesnya AZ ZAITUN pastilah tak nyeleweng dalam menjalankan syari’at islamnya

  • 84. hidayat sbw  |  April 30, 2011 pukul 1:28 am

    nabi Muhammad saw bersabda bahwa di akhir zaman nanti umatku akan terpecah menjadi 72 golongan.dan ini benar terjadi di zaman ini,nah,skrng ini untuk mencari kebenaran,kita harus berpatok pada al-quran dan hadist(sunah nabi saw).tdk usah mengandalkan golongan atau aliran,yg kita inginkan adalah marilah islam ini bersatu.tumbuhkan rasa persaudaraan.kasih sayang,dan jalinlah hubungan silaturrokhim antar sesama umat islam.kalaulah umat islam ini mau bersatu,ta’at pada Allah dan rasulx.maka umat ini akan di tolong oleh Allah,mari kita terapkan pola khdpn islam yg sebenarx dlm khdpn kita.

  • 85. ALBASIANUS  |  Mei 2, 2011 pukul 3:09 am

    Ass.Wr.Wb.

    AGAMA ISLAM DATANG DENGAN MISSI UNTUK MENEGASKAN KEMBALI AJARAN MONOTHEISME / TUHAN YANG MAHA ESA YANG TELAH DISIMPANGKAN OLEH AGAMA NASRANI DENGAN TRINITASNYA / TUHAN TRITUNGGAL, AJARAN ISLAM MENGAJARKAN KEMULIAAN AKHLAK, BERAMAL DAN BERIBADAH DENGAN BAIK. MASUK KEDALAM SURGA ADALAH TUJUAN AKHIR BAGI SETIAP MUSLIM DAN UNTUK MENCAPAI SURGA DIPERLUKAN USAHA INDIVIDU UNTUK SELALU BERBUAT BAIK KEPADA SESAMA.
    AJARAN ISLAM SAMASEKALI TIDAK MEMINTA UMATNYA UNTUK MENDIRIKAN NEGARA ATAS NAMA ISLAM, APALAGI SAMPAI HARUS BERBOHONG DAN MENDURHAKAI ORANG TUA, SUNGGUH NII DAN NII KW-9 TELAH MENYIMPANG DARI AJARAN ISLAM.

    Wass.Wr.Wb.

  • 86. Anonymous  |  Juli 23, 2012 pukul 11:41 am

    waduh disini banyak orang pintar rupanya…shingga merasa bisa ngajarin ikan berenang

  • 87. Anonymous  |  Juli 31, 2012 pukul 3:08 pm

    Bravo Mahad Al-Zaytun..yang gongong kan biasanya Anjing, jadi bisanya ya cuma gongong doang dikasih tulang aj pasti diem…hhhe :P

  • 88. Neil Amstrong  |  Juli 31, 2012 pukul 3:13 pm

    Bravo Al-Zaytun..kan istilah nya ada, yang gonggong itu cuma Anjing..mau gmn lg bs nya cuma menggonggong, di kasih tulang aj pasti diem..hha

  • 89. Anonymous  |  Agustus 15, 2012 pukul 7:21 am

    Apaan ini sy tdk terima sklah sy di bilang nii!!!woy yg ska buat gosip jaga mulut mu!!!!!bisanya ngomong saja bilang saja kalau iri sesama manusia bukannya saling membantu malah bikin marah orang…..san
    a kalian datang ke maz sndiri!!!!

  • 90. yanto  |  Oktober 10, 2012 pukul 1:29 am

    Anak muslim yg sekolah international yg jelas yang punya orang kafir tdk di teliti, tdk takut jd kafir anak didiknya toh yg utama adalah mutu pendidikan dan kurikulum baik apa tdk itu yg waspadai, jangan jg yg mantan maling ngajar! ngaji trs curiga santrinya nnt jd maling, ini namanya pikiran sesat yg tdk boleh dipublikasi ke umat. Bigitu jg pesantren alzaytun lihat kurikulum dan apa yg diajarkan ke santrinya baik apa tdk semoga kita selalu ingat setan selalu membuat kerusakan dan kita setiap saat selalu mohon perlindungan alloh.swt

  • 91. yanto  |  Oktober 10, 2012 pukul 2:42 am

    Sdh di kasihtau kw9 itu sampah maka akan di daur ulang biar jernih tujuan hidup nya itu kw 9 jd tempat daur ulang cara berfikit emang banyak bau busuk namanya jg tempat daur ulang, krn segala macam latar belakang manusia ada dikw9, dunia ini ibarat negaranya
    Alloh maka diturunkan
    Alqur’an sebagai aturan. Eh malah bermunculan orang kafir mendirikan negara dan membuat aturan sendiri. Sampai kita tdk ada pijakan dibumi untuk memikul beban semua isi kitabuloh, yg ada hanya sebagian yang bisa kita pikul krn dilarang oleh yg punya negara.
    “Semoga
    Alloh mempergilirkan secepatnya dan menghapus negara2 yg sdh banyak merusak manus??ia dgn peraturan yg dibuatnya dan mengslihkan pandanganya

  • 92. yuki  |  Mei 30, 2013 pukul 7:12 am

    adakah yg memberi komentar disini sudah merasakan tinggal disana? sy alumni MAZ angkatan 3 tahun 2001-2007 . sedih setiap kali rumah kedua saya selalu diejek atau dipandang miring oleh masyarakat. kalian yang belum tahu bagaimana kehidupan sebenarnya disana ga usah sok tau. orang2 yang suka menyebarkan fitnah yg kmungkinan memang prnh tinggal di MAZ pun itu orang2 yg bermasalah & tidak mengikuti peraturan di MAZ. ya mungkin ntah krn dendam atau iri.. saya tidak tau. yang jelas, saya sbg alumni MAZ, sy tidak pernah merasakan hal2 jelek yg seperti kalian bicarakan. banyak teman2 saya yang sebelum masuk MAZ adalah anak2 yang bisa dibilang “tidak baik” di lingkungan atau keluarga, tapi mereka smua skrg mjd orang yang berguna.
    memang selama saya disana saya tidak mengetahui sm skali ttg NII atau yg spt kalian bilang. terlepas dari semua itu.. bisakah kalian menghargai anak-anak yang bersekolah disana??
    kami semua mendapatkan pelajaran yang sama dgn anak2 dr sekolah lain, bahkan ditambah ilmu2 agama yang lebih banyak. Disana kami tidak prnh diajarkan mengikuti cara NU atau Muhamadiyyah.. (spt misalnya takbiratul ihram sj berbeda sesuai dgn pemahaman msg2 organisasi), kami diajarkan mengikuti AL-QUR’AN dan SUNNAH. itu pedoman kami sehari-hari
    kalaupun menurut kalian pemimpin atau staf2 disana yang melakukan kesalahan, bisakah kalian mendoakan sesama utk ke arah yg lebih baik??? demi ksatuan umat islam?
    apa salahnya jika Indonesia punya tempat pendidikan yang bagus?
    kalian tahu bagaimana perasaan kami ketika byk pendidik dari luar negri memuji Indonesia krn adanya MAZ?? mrk tidak datang 1 atau 2 kali.. mrk slalu studi banding ke MAZ..
    di lain pihak, bangsa sendiri malah memojokkan kami, memandang rendah kami..
    tnyata benar pndapat org asing bilang klo org Indonesia itu…
    “INDONESIAN IS TOO HARD TO THEMSELF “

  • 93. Anonymous  |  Desember 28, 2013 pukul 1:04 am

    bubarkan sj

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 456,385 hits
September 2005
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Flickr Photos

Pacific Clave Plays Banten

Pacific Clave Plays Banten

Pacific Clave Plays Banten

Pacific Clave Plays Banten

Pacific Clave Plays Banten

Pacific Clave Plays Banten

Pacific Clave Plays Banten

Pacific Clave Plays Banten

Pacific Clave Plays Banten

Konsultasi Syariah Islam 7

More Photos

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: